PURWOKERTO.SUARA.COM Puasa Sya’ban merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dilakukan di bulan Sya’ban. Lalu, apa keutamaan puasa bagi umat Islam?
Terdapat banyak hikmah dari memperbanyak puasa Sya’ban. Sya’ban dianggap sebagai bulan yang sering lupakan sebab berada diantara dua bulan mulia yaitu Rajab dan Ramadhan.
Bulan Sya’ban merupakan bulan dimana laporan tahunan amal manusia kepada Allah swt, sehingga disunnahkan untuk puasa Sya’ban agar saat laporan tahunan tersebut orang dalam keadaan berpuasa.
Keutamaan Puasa Sya’ban
Banyak sekali keutaman puasa Sya’ban, Salah satunya akan mendapatkan syafaat Rasulullah saw pada hari kiamat kelak.
Dikutip dari nu.online Syekh Nawawi al-Bantani berkata:
.
Artinya, “Puasa sunnah yang keduabelas adalah Puasa Sya’ban, karena kecintaan Rasulullah saw terhadapnya. Karenanya, siapa saja yang memuasainya, maka ia akan mendapatkan syafaat belau di hari kiamat.” (Muhammad bin Umar Nawawi al-Jawi, Nihâyatuz Zain fi Irsyâdil Mubtadi-în, [Bairut, Dârul Fikr], h. 197).
Tata Cara Puasa Sya’ban
Puasa Sya’ban dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1.Niat di hati.
Bacaan Niat Puasa Sya'ban
Nawaitu shauma sya’bâna lilâhi ta’âlâ.
Artinya, “Saya niat puasa Sya’ban karena Allah ta’âlâ.
Selain di dalam hati, niat puasa disunnahkan untuk diucapkan dengan lisan.
Sama halnya dengan puasa sunnah lainnya, niat puasa Syaban dapat dilakukan sejak malam hari hingga siang sebelum masuk waktu zawal (saat matahari tergelincir ke barat), dengan syarat belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar atau sejak masuk waktu subuh. (Al-Malibari, Fathul Mu’în, juz II, h. 223).
2.Makan sahur.
Makan sahur dianjurkan untuk dilakukan menjelang masuk waktu subuh sebelum imsak.
3.Melaksanakan puasa dengan menahan diri dari segala hal yang membatalkan, seperti makan, minum dan semisalnya.
4.Menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan pahala puasa seperti berkata kotor, menggunjing orang, dan segala perbuatan dosa.
5.Segera berbuka puasa saat tiba waktu maghrib.