PURWOKERTO.SUARA.COM, Minggu (26/2/2023) menjadi hari bersejarah bagi pengurus Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Pasalnya, Presiden AGSI Sumardiansyah Perdana Kusuma melantik mereka di titik nol kilometer Ibu Kota Negara (IKN).
Sejumlah 45 orang Pengurus AGSI Kaltim dilantik di wilayah yang masuk Kabupaten Penajam Paser Utara, Kecamatan Cipaku, Kaltim itu.
Sumardiansyah mengatakan, apa yang dilakukan oleh AGSI Kaltim menjadi peristiwa bersejarah untuk masa depan.
Ia menjelaskan, dalam pandangan sejarah nasional, Kaltim adalah titik awal peradaban nusantara. Ini dibuktikan melalui bukti tulis yang menerangkan Kutai sebagai Kerajaan Hindu tertua di Indonesia.
"Kita ingin mengembalikan kejayaan Nusantara bukan melulu dari narasi Jawa Sentris, melainkan juga melibatkan Borneo," tandas Sumardiansyah.
Ia juga berpesan kepada Pengurus AGSI Kaltim agar dapat menjadi guru-guru sejarah yang baik, menyenangkan, dan menguasai teknologi sehingga pembelajaran sejarah bisa bermakna.
Ketua AGSI Provinsi Kaltim Joni menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak sehingga mimpi untuk menciptakan sejarah bisa diwujudkan melalui pelantikan pengurus Kaltim di IKN.
"Tadinya pelantikan di titik nol IKN hanya sebuah gagasan yang agak gila awalnya, namun bisa kita realisasikan. Kita harapkan dari titik nol IKN ini, AGSI akan terus ada dan menjelajah di semua provinsi yang ada di Indonesia, mencerdaskan seluruh guru sejarah" harap Joni. (Irumacezza)
Baca Juga: Guru Ngaji Terdakwa Pencabulan 7 Santri di Banjarnegara Divonis 18 Tahun Penjara