Kenalkan "Tim Cuan", Sindikat Spesialis Pencurian Helm di Banyumas

Purwokerto | Suara.com

Sabtu, 11 Maret 2023 | 07:44 WIB
Kenalkan "Tim Cuan", Sindikat Spesialis Pencurian Helm di Banyumas
Helm hasil curian tim Cuan, sindikat spesialis pencuri helm di Banyumas. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Kamu pernah kehilangan helm? Bisa jadi, pelakunga adalah Tim Cuan, sindikat spesialis pencuri helm di Banyumas. Sindikat ini disikat Polresta Banyumas baru-baru ini.

Unit Reskrim Polsek Kembaran Polresta Banyumas bersama Unit Resmob Satreskrim Polresta Banyumas menangkap enam pelaku sindikat spesialis pencurian helm yang terjadi di area kampus UMP Jl KH Ahmad Dahlan, Dusun 3 Desa Dukuhwaluh Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. 

"Kami berhasil mengamankan enam pelaku spesialis pencurian helm yang berawal dari pengaduan para korban Ke Polsek Kembaran," kata Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Edy Suranta Sitepu, melalui Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriadi S, Jumat (10/3/23). 

Adapun enam pelaku tersebut antara lain, AS (21) warga Desa Kebumen, Kecamatan Baturraden (pemetik), AB (21) warga Arjawinangun Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas (pemetik), AK (23) warga Arjawinangun Kecamatan Purwokerto Timur (pemetik) , FA (22) warga Desa Kalikidang Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas (pemetik), DW (26) wara Kecamatan Sidanegara Kabupaten Cilacap (pemetik) dan AA (28) warga Desa Kebanggan Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas (penadah). 

Kasat Reskrim menjelaskan kronologi kejadian tersebut pada rentan waktu antara bulan November 2022 sampai dengan bulan Maret 2023 di area kampus UMP Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Sebanyak enam orang mahasiswa UMP  yang melaporkan kehilangan helmnya ke Polsek Kembaran.

Menindak lanjuti laporan tersebut, polisi melakukan olah TKP dan hasil analisis CCTV yang ada di kampus UMP. Terpantau beberapa pelaku yang terlihat dalam CCTV. Selanjutnya polisi menyelidiki secara intensif dan mengarah kepada salah satu pelaku yang bernama AS. 

Setelah melakukan penyelidikan dan profiling, pada hari Rabu (8/3/23), sekira pukul 22.00 WIB, petugas berhasil mengamankan AS. Dari hasil introgasi awal selanjutnya mengembang adanya pelaku lainya. 

"Dari keterangan pelaku AS, selanjutnya kami berhasil mengamankan lima orang pelaku lainnya sebagai pemetik dan satu orang penadah. Sedangkan satu orang lagi masih belum tertangkap (DPO)", kata Kasat Reskrim. 

Dari keterkaitan tersebut, Kasat Reskrim menyebutkan bahwa ke enam pelaku tersebut adalah sindikat pelaku spesialis pencurian helm yang saling mengenal dengan nama genk "TEAM CUAN".

Kasat reskrim menjelaskan modus oprandi para pelaku yaitu mengambil helm tanpa ijin pemilik yang dilakukan secara bersama dan bergantian pasangan dengan peran masing masing dan selanjutnya helm curian tersebut dijual kepada penadah. 

"Helm hasil curian tersebut dijual kepada penadah dengan harga bervariatif antara Rp 170.000 - Rp 700.000," ucap Kasat Reskrim. 

Dari hasil pengembangan, para terduga pelaku mengakui telah melakukan perbuatan pidana pencurian helm di beberapa tempat antara lain di Purwokerto selatan (STT Telkom tiga buah helm), Purwokerto timur 15 helm ( Pantai asuhan Darmo yuwono lima buah helm), Purwokerto Utara (komplek Unsoed, wilayah grendeng sembilan buah helm), Wangon 16 helm, Jatilwang 16 buah helm, Patikraja 16 buah helm, Rawalo 16 buah helm, Kab. Cilacap 48  buah helm, Kab. Kebumen 30  buah helm dan di Kabupaten Banjarnegara 32 helm. 

"Jadi total 201 buah helm yang berhasil mereka curi", ungkap Kasat Reskrim. 

Para pelaku yang tertangkap berikut barang bukti saat ini sudah diamankan di Mako Sat Reskrim Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas diantaranya lima unit sepeda motor roda dua, enam buah helm yaitu dua buah merek  KYT dan tiga buah helm merek INK, satu buah helm merek Carglos, celana dan pakaian para pelaku. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bentrok Antar Ormas di Banyumas, Polisi Tangkap Satu Lagi Tersangka

Bentrok Antar Ormas di Banyumas, Polisi Tangkap Satu Lagi Tersangka

| Sabtu, 11 Maret 2023 | 07:29 WIB

Di Watuagung, Kapolresta Banyumas Menebar Benih Ikan

Di Watuagung, Kapolresta Banyumas Menebar Benih Ikan

| Sabtu, 11 Maret 2023 | 07:18 WIB

Kekerasan Terhadap Anak di Banyumas Raya Tinggi, Ini Saran Ahli Kesehatan Jiwa Anak

Kekerasan Terhadap Anak di Banyumas Raya Tinggi, Ini Saran Ahli Kesehatan Jiwa Anak

| Jum'at, 10 Maret 2023 | 18:11 WIB

Banyumas Jadi Contoh Kota Berwawasan Lingkungan di Asia Tenggara, Ini Keunggulannya

Banyumas Jadi Contoh Kota Berwawasan Lingkungan di Asia Tenggara, Ini Keunggulannya

| Kamis, 09 Maret 2023 | 16:28 WIB

Terkini

Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah

Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 23:33 WIB

PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 23:15 WIB

Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar

Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 22:54 WIB

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:49 WIB

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 22:46 WIB

Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi

Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi

Surakarta | Selasa, 21 April 2026 | 22:44 WIB

Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua

Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 22:41 WIB

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:36 WIB

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama

Sport | Selasa, 21 April 2026 | 22:29 WIB

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:17 WIB