Mengenal Pelimpahan Berkas Perkara Kasus dari KPK ke JPU, Belajar dari Tindakan Suap Lukas Enembe

Purwokerto | Suara.com

Jum'at, 12 Mei 2023 | 16:54 WIB
Mengenal Pelimpahan Berkas Perkara Kasus dari KPK ke JPU, Belajar dari Tindakan Suap Lukas Enembe
Lukas Enembe, Eks Gubernur Papua saat dibawa KPK RI. ((Foto. PMJ News))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan pelimpahan berkas perkara kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infratruktur di lingkungan Pemprov Papua dengan tersangka Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe (LE).

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan berkas perkara penyidikan Lukas Enembe tersebur akan diserahkan kepada tim jaksa penuntut umum (JPU) pada hari ini, Jumat (12/5/2023).

"Setelah berkas perkara, baik syarat formil maupun materiilnya lengkap. Hari ini (12/5) diagendakan pelaksanaan penyerahan tersangka dan barang bukti dengan tersangka LE dari tim penyidik kepada jaksa KPK," ujar Ali dalam keterangannya dikutip PMJ News.

Sementara untuk kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) Lukas Enembe, lanjut Ali, masih berjalan dalam tahap penyidikan KPK. Tim penyidik masih membutuhkan waktu merampungkan berkas TPPU tersebut.

Untuk diketahui, pelimpahan berkas perkara kasus suap ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) merupakan tahap penting dalam proses hukum di Indonesia.

Pelimpahan berkas perkara ini dilakukan oleh penyidik kepada JPU setelah penyidikan selesai dilakukan dan tersangka telah ditetapkan. Pelimpahan berkas perkara ini memiliki beberapa tahapan, yaitu:

1. Penyerahan berkas perkara oleh penyidik ke JPU

Setelah penyidikan selesai dilakukan dan tersangka telah ditetapkan, penyidik wajib menyerahkan berkas perkara kepada JPU. Berkas perkara ini berisi seluruh dokumen dan bukti yang dikumpulkan selama penyidikan dilakukan.

2. Pemeriksaan berkas oleh JPU

Setelah menerima berkas perkara, JPU akan melakukan pemeriksaan terhadap berkas tersebut untuk memastikan bahwa seluruh dokumen dan bukti yang diperlukan telah terkumpul dan lengkap.

3. Penyusunan surat dakwaan oleh JPU

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap berkas perkara, JPU akan menyusun surat dakwaan. Surat dakwaan ini berisi tuduhan terhadap tersangka beserta bukti-bukti yang dimiliki untuk mendukung tuduhan tersebut.

4. Pemeriksaan surat dakwaan oleh hakim

Setelah surat dakwaan disusun, JPU akan mengajukan surat dakwaan tersebut ke pengadilan. Hakim akan melakukan pemeriksaan terhadap surat dakwaan dan memutuskan apakah kasus tersebut layak untuk disidangkan atau tidak.

5. Sidang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wali Kota Bandung Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaannya

Wali Kota Bandung Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaannya

| Sabtu, 15 April 2023 | 12:25 WIB

Dugaan Suap Walikota Bandung, KPK Amankan Barang Bukti Uang dan Sepatu LV

Dugaan Suap Walikota Bandung, KPK Amankan Barang Bukti Uang dan Sepatu LV

| Minggu, 16 April 2023 | 13:27 WIB

ASN Kebumen Dilarang Minta "THR" Lebaran, Emang Ada yang Suka Minta-minta?

ASN Kebumen Dilarang Minta "THR" Lebaran, Emang Ada yang Suka Minta-minta?

| Rabu, 12 April 2023 | 12:30 WIB

KPK OTT Pejabat PJKA Jateng terkait Proyek Jalur Kereta

KPK OTT Pejabat PJKA Jateng terkait Proyek Jalur Kereta

| Selasa, 11 April 2023 | 22:07 WIB

Terkini

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:54 WIB

Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Serial Disney+ 'Made in Korea 2'

Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Serial Disney+ 'Made in Korea 2'

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:49 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB

Apa Itu Inflasi, Deflasi, dan Stagflasi? Kenali Perbedaan serta Dampaknya

Apa Itu Inflasi, Deflasi, dan Stagflasi? Kenali Perbedaan serta Dampaknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:40 WIB

Kurs Rupiah Anjlok ke Rp17.409, Investor Pantau Data Pertumbuhan Ekonomi Q1

Kurs Rupiah Anjlok ke Rp17.409, Investor Pantau Data Pertumbuhan Ekonomi Q1

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:37 WIB

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:36 WIB

Temuan 13 Sumur Migas Baru di Samboja, Pengeboran Dipercepat

Temuan 13 Sumur Migas Baru di Samboja, Pengeboran Dipercepat

Kaltim | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:36 WIB

Apa Saja Jenis Pinjaman yang Tercatat dalam BI Checking? Ini Daftar Lengkapnya

Apa Saja Jenis Pinjaman yang Tercatat dalam BI Checking? Ini Daftar Lengkapnya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:35 WIB

108 Desa di Bali Kini Dikepung Ribuan BTS, Wilayah Blank Spot Semakin Minim

108 Desa di Bali Kini Dikepung Ribuan BTS, Wilayah Blank Spot Semakin Minim

Bali | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:28 WIB

Kiper Keturunan Surabaya Sabet Pemain Terbaik Eredivisie Bulan April, Segera Dilirik John Herdman?

Kiper Keturunan Surabaya Sabet Pemain Terbaik Eredivisie Bulan April, Segera Dilirik John Herdman?

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:28 WIB