Kawanan Napi Lapas Bojonegoro Kendalikan Penipuan Online dari Lapas, Korban Warga Purbalingga

Purwokerto

Jum'at, 19 Mei 2023 | 16:05 WIB
Kawanan Napi Lapas Bojonegoro Kendalikan Penipuan Online dari Lapas, Korban Warga Purbalingga
Kapolres Purbalingga AKBP Hendra Irawan mewawancarai tersangka kasus penipuan berkedok jual beli online di Aula Mapolres Purbalingga, Jumat 19 Mei 2023. (Afgan)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Kawanan narapidana alias napi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bojonegoro, Jawa Timur mengendalikan aksi kejahatan penipuan bermodus jual beli online dari dalam sel. Satu di antara korbanya adalah warga Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Dalam konferensi pers di Aula Loka Aninditha Polres Purbalingga, keempat pelaku ditanya Kapolres AKBP Hendra Irawan perihal bagaimana para pelaku menjalankan aksi penipuan online dari dalam Lapas.

JD salah seorang pelaku menjelaskan penipuan dilakukan bermodal telepon pintar alias smartphone. Dengan smartphone ini, mereka leluasa mencari korban, menyiapkan dokumen palsu, menggerakkan orang di luar lapas, hingga mencari pembeli brang hasil kejahatan penipuan ini.

Semua diatur secara terorganisasi dengan rapi dari dalam sel. Pertanyaan berikutnya, dari mana mereka mendapat smartphone sementara mereka adalah tahanan?

"Dari teman sesama napi," jawab JD.

JD juga mengaku menjalankan aksi penipuan bermodus jual beli online agar keluarga di rumah tak perlu repot mencukupi kebutuhannya di dalam sel.

"Tidak ingin merepotkan orang rumah," kata dia sambil menunduk.

Operasi kejahatan terorganisasi ini dilakukan dengan sangat tertata. Pertama JD berperan mencari korban dan berpura-pura menawar barang. Barang yang disasar yaitu truk bernilai ratusan juta rupiah.

Dapatlah ia mangsa seorang warga Desa Beji, Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga. Ia menawarkan truk Toyota Dyna.

baca juga

Setelah tawar menawar, mereka sepakat pada harga Rp 120 juta. JD kemudian meminta rekan satu sel, YM untuk membuat bukti transfer palsu.

Bukti transfer hasil editan itu dikirim ke korban. Sindikat ini kemudian memblokir rekening korban agar tak bisa mengecek saldo rekening.

"Caranya dengan melaporkan nomor rekening ke BRI lewat nomor 147," kata Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Suyanto.

Dalam waktu singkat, pelaku menyuruh orang di luar lapas untuk ke Purbalingga mengambil truk. Korban yang yakin uang telah masuk menyerahkan truknya begitu saja.

Setelah rekening kembali pulih, ia baru sadar ia baru saja ditipu. Ia tak punya pilihan selain lapor polisi.

Sementara truk dibawa sopir suruhan pelaku. Truk dibawa ke penadah yang telah disiapkan tersangka TS yang juga di dalam sel.

Truk dijual dengan harga Rp 33 juta. Hasil penjualan dibagi ke para tersangka.

Mereka yang di lapas menerima Rp 3 juta plus untuk membeli HP di dalam lapas. Mereka mengaku, uang mereka gunakan untuk kebutuhan sehari-hari.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Kerja Jadi Gubernur Jateng, Akhir Pekan Ganjar Pranowo ke Daerah Sosialisai Pencapresan

Hari Kerja Jadi Gubernur Jateng, Akhir Pekan Ganjar Pranowo ke Daerah Sosialisai Pencapresan

News | Jum'at, 19 Mei 2023 | 10:37 WIB

Kebakaran di Purbalingga, Rebus Air Malah Rumah Ikut Terpanggang

Kebakaran di Purbalingga, Rebus Air Malah Rumah Ikut Terpanggang

Purwokerto | Jum'at, 19 Mei 2023 | 09:03 WIB

Ganjar Pranowo Minta Pendukungnya Agar Tak Lakukan Black Campaign ke Lawan Politik

Ganjar Pranowo Minta Pendukungnya Agar Tak Lakukan Black Campaign ke Lawan Politik

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 15:59 WIB

Cerita Sukses Produsen Susu Kurma dan Roti Maryam di Purbalingga, Punya 53 Reseller

Cerita Sukses Produsen Susu Kurma dan Roti Maryam di Purbalingga, Punya 53 Reseller

Purwokerto | Rabu, 17 Mei 2023 | 22:34 WIB

Terkini

Siap-siap BBM Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Telah Melonjak 4 Hari

Siap-siap BBM Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Telah Melonjak 4 Hari

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:09 WIB

Mensos Gus Ipul: Setiap Siswa Sekolah Rakyat  Berharga

Mensos Gus Ipul: Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:08 WIB

Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen  di Sragen

Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:03 WIB

Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?

Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:01 WIB

The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!

The Odyssey: Hadir dengan Tema Kesetiaan dan Perjalanan Heroik yang Epik!

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:00 WIB

Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air

Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:00 WIB

Kemlu Iran: Tidak Ada  Negosiasi Damai dengan Amerika!

Kemlu Iran: Tidak Ada Negosiasi Damai dengan Amerika!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:56 WIB

Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY

Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:56 WIB

LG Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi di SMK, Kelas Multimedia Berstandar Industri Hadir

LG Perkuat Pembelajaran Berbasis Teknologi di SMK, Kelas Multimedia Berstandar Industri Hadir

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:55 WIB

Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026

Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:49 WIB

×