* Sicincin-Malalak
* Mangopoh-Padang Luar
* Payakumbuh-Batas Riau
Arah Selatan
* Padang-Painan
* Painan-Tapan
* Tapan-Batas Jambi (Kerinci)
Titik rawan macet/pasar tumpah di Sumbar
1. Pasar Lubuk Alung
2. Pasar Sicincin
3. Objek Wisata Lembah Anai
4. Objek Wisata Mifan, RM Pak Datuak, Sate Mak Syukur
5. Pasar Koto Baru
6. Pasar Padang Luar
7. Pasar Baso
8. Sp. Piladang
9. Pasar Payakumbuh
10. Sp. Gaung Teluk Bayur
11. Sepanjang ruas jalan Tarusan-Painan
12. Pasar Kambang
Jalur Alternatif di Sumbar
1. Simp. Polsek BIM-Simp. Pasar Usang
2. Simp. Polsek BIM-Simp. Katapiang-Jambak Lubuk Alung
3. Simp. Polsek BIM-Simp. Katapiang-Pariaman
4. Sicincin-Malalak
5. Simp. Pandai Sikek-Pasar Amur
6. Simp. Batu Palano-Sei.Puar-Simp. Tanjung Alam
7. Simp. Ampek Angkek Canduang-Tabek Patah-Situjuah-Payakumbuh
8. Simp. Bungus Teluk Kabung-Tarusan
9. Simp. Padang Sawah-Kumpulan
Sebelumnya, Kepala Dishub Sumbar Heri Noviardi menjelaskan pada lebaran tahun 2022 ini pemerintah pusat memperbolehkan masyarakat untuk mudik di kampung halaman.
“Pemprov mencatat data perkiraan akan ada sebanyak 1,8 juta perantau Minang yang akan pulang ke kampung,” katanya, Kamis (21/4/2022).
Bagi pemudik yang melewati jalan darat, diingatkan terkait adanya jalur rawan longsor. Pihaknya mencatat ada sejumlah ruas jalan rawan longsor yang tersebar di 19 kabupaten dan kota.
Kemudian Heri mengingatkan bagi para pemudik yang datang ke Sumbar agar hati-hati di jalan. Pengemudi harus perhatikan jalur rawan macet, rawan kecelakaan, dan longsor di sejumlah titik.
“Medan jalan kita di Sumbar banyak jalan yang tanjakan tinggi, ada jurang dan sebagainya, jadi masyarakat tolong perhatikan rambu-rambu,” katanya.
Kemudian pengemudi diminta mengecek betul-betul kesehatan kendaraan baik mesin, oli, lampu dan lainnya. Termasuk dokumen kendaraan harus dibawa dengan lengkap.
Selanjutnya terang Heri, pemudik juga dapat mengunakan informasi cuaca dan iklim dari internet atau dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG).
Sehingga pemudik dapat memperkirakan bagaimana perjalanan yang akan ditempuh nantinya.
“Kemudian manfaatkan juga GPS, nanti di sana ada jalur merah, jalur kuning, jalur biru, informasi di sana bisa digunakan,” katanya.
Pihaknya nanti juga bakal menempatkan petugas yang akan bersiaga di lokasi rawan longsor ini.