Bertambah 3, RSUP M Djamil Padang Kini Rawat 7 Anak Gagal Ginjal Akut

Ranah Suara.Com
Senin, 24 Oktober 2022 | 14:59 WIB
Bertambah 3, RSUP M Djamil Padang Kini Rawat 7 Anak Gagal Ginjal Akut
Konsultan Emergency Rawat Intensif Anak RSUP M Djamil Padang, Indra Ikhsan. (Irwanda Saputra)

RanahSuara.id - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang saat ini merawat tujuh orang anak yang diduga mengalami gagal ginjal akut misterius. Ini berarti terjadi penambahan jumlah anak yang dirawat dari sebelum hanya empat orang.

Konsultan Emergency Rawat Intensif Anak RSUP M Djamil Padang, Indra Ikhsan mengatakan, dari tiga anak tambahan yang dirawat tersebut, terakhir masuk penambahan rujukan dari Kabupaten Sijunjung.

"Jadi total yang ditangani di RSUP M Djamil Padang 23 kasus, 10 anak di antaranya meninggal dunia,” ungkap Indra, Senin (24/10/2022).

Indra menjelaskan bahwa penanganan terhadap anak yang dirawat telah dilakukan sesuai panduan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Tindakan medis seusai dengan tingkat kegawatan yang dialami.

“Jadi, kalau pasiennya mengalami gagal nafas, kami bantu dengan ventilator mekanik. Kemudian, kami berikan refiksi cairan, karena anak-anak ini rata-rata masuk dalam kondisi sudah sembab,” bebernya.

Selain itu terang Indra, tim dokter juga berusaha mengeluarkan urine anak. Tindakan ini dilakukan dengan cara pengobatan atau cuci darah.

“Tujuh anak itu ada dua anak yang sudah cuci darah berkala. Kemudian, empat kami planning untuk cuci darah, kemarin sudah dua anak, hari ini dua anak lagi. Satu anak observasi, indikasi untuk cuci darah juga. Dua anak masih bertahan mengunakan ventilator,” tutur Indra.

Ia mengatakan, bagi anak yang sudah sembuh, masih akan melakukan perbaikan fungsi ginjal, tapi tetap memerlukan cuci darah rutin.

Indra mengharapkan kepada orang tua agar lebih memperhatikan terkait jumlah buang air kecil anak. Jika tidak buang air kecil selama 12 jam, maka perlu diwaspadai. Hal ini karena anak idealnya selalu buang air kecil selama 4-6 jam.

Baca Juga: 3 Akibat Buruk Menghalalkan Segala Cara Demi Viral dan Terkenal

“Biasanya pakai pempers kapan diganti, saat diganti apakah masih tetap kosong. Sebaiknya buang air kecil ditampung, sehingga kita tahu jumlah urine. Kalau tidak buang air kecil selama 12 jam, itu sudah warning atau tanda bahaya, sehingga harus dibawa ke puskesmas terdekat,” terang Indra. (Irwanda Saputra)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI