Tingkat Efektivitas Fomepizole untuk Obati Gagal Ginjal Akut

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 24 Oktober 2022 | 14:27 WIB
Tingkat Efektivitas Fomepizole untuk Obati Gagal Ginjal Akut
Ilustrasi tingkat efektivitas fomepizole bagi pasien gagal ginjal akut (Pexels)

Suara.com - Usai meningkatnya kasus penyakit gagal ginjal akut pada anak-anak, pemerintah melalui Kemenkes (Kementerian Kesehatan) terus berupaya mengatasi kasus penyakit tersebut. Salah satu caranya yaitu dengan mendatangkan obat Fomepizole. Lantas, bagaimana tingkat efektivitas fomepizole? Berikut ini penjelasnnya.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan (Menkes) telah menegaskan bahwa pemerintah akan mendatangkan obat Fomepizole sebanyak 200 vial, yang mana obat tersebut akan digunakan sebagai antidote untuk penderita gagal ginjal akut (acute kidney injury/AKI).

Budi menyampaikan bahwa vial obat tersebut diimpor dari Australia dan Singapura. Adapun satu vial obat akan digunakan untuk satu pasien. Budi juga menyampaikan bahwa harga per vial obat ini mencapai Rp 16 juta.

"Satu vialnya Rp 16 juta harganya, itu untuk sementara kita (negara) yang nanggung," tutur Budi dalam konferensi pers.

Lantas, sebenarnya apa itu obat fomepizole dan bagaimana cara kerja maupun tingkat efektifitasnya? Untuk selengkapnya, berikut ini ulasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Apa itu fomepizole?

Fomepizole merupakan obat untuk menangkal racun jenis tertentu. Fungsi fomepizole ini digunakan untuk mengobati seseorang dari keracunan zat etilen glikol atau metanol yang biasa terkandung dalam bahan bakar, pelarut, maupun bahan kimia rumah tangga lainnya).

Melansir dari Drugs.com, kadang obat fomepizole ini digunakan sebagai bahan campuran hemodialisis untuk membuang racun yang ada di dalam tubuh. Lalu, bagaimana cara kerja obat fomepizole?.

Cara Kerja dan Tingkat Efektivitas Fomepizole

Mengenai cara kerjanya, obat ini pertama-tama akan disuntikkan ke vena pasien melalui infus. Nantinya, obat ini mungkin akan dicampur dengan obat-obatan lainnya serta cairan IV untuk proses pengobatan dan perawatan pasien

Setelah memasukan obat fomepizole ke dalam tubuh pasien, pihak medis akan mengawasi secara ketat mengenai pernapasan tekanan darah, fungsi ginjal, kadar oksigen, serta tanda-tanda vital lainnya pada tubuh pasien. 

Selain itu, darah maupun urin pasien juga akan sering dilakukan pengujian selama proses perawatan. Fungsi jantung juga memerlukan pemeriksaan menggunakan elektrokardiograf atau EKG.

Untuk tingkat efektivitasnya, obat ini disebut  sebagai treatment untuk para pasien yang menderita gagal ginjal akut yang sedang berada dalam proses penyembuhan. Obat fomepizole ini diketahui sudah diberikan pada 10 pasien yang melakukan perawatan di RSCM. 

Setelah pasien mengonsumsi obat fomepizole, hasilnya cukup baik. Hal inilah yang kemudian membuat kemenkes tergerak untuk kembali memesan obat fomepizole sebanyak 200 vial.  

"Sudah ketemu obatnya nanya Fomepizole kita coba ke 10 pasien di RSCM dari kondisinya sebagian membaik dan sebagian stabil. Bahwa kami beranggapan obat ini efektif dan kami akan mendatangkan obatnya lagi," ucap Budi. 

Budi juga menambahkan, semoga obat ini mampu menurunkan fatality rate-nya. Dengan kata lain, diharapkan obat ini bukan hanya untuk mencegah penyakitnya, tapi juga sebagai treatment-nya.

Demikian ulasan mengenai tingkat efektifitas fomepizole lengkap dengan cara kerja dan tingkat efektifitas. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah 133 Anak Meninggal Akibat Gangguan Ginjal Akut Misterius, Kok Pemerintah Belum Tetapkan Sebagai KLB?

Sudah 133 Anak Meninggal Akibat Gangguan Ginjal Akut Misterius, Kok Pemerintah Belum Tetapkan Sebagai KLB?

Health | Senin, 24 Oktober 2022 | 13:45 WIB

Tanya Dokter: Obat Sirup Dilarang, Kalau Anak Demam Bagaimana Dok?

Tanya Dokter: Obat Sirup Dilarang, Kalau Anak Demam Bagaimana Dok?

Health | Senin, 24 Oktober 2022 | 12:58 WIB

30 Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi, Hasil Pengawasan BPOM Terkait Cemaran EG dan DEG

30 Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi, Hasil Pengawasan BPOM Terkait Cemaran EG dan DEG

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 12:47 WIB

Sempat Cuci Darah Sebanyak 4 Kali, Seorang Balita di Kebon Jeruk Meninggal Diduga Gagal Ginjal Akut

Sempat Cuci Darah Sebanyak 4 Kali, Seorang Balita di Kebon Jeruk Meninggal Diduga Gagal Ginjal Akut

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 10:30 WIB

Menanti Gebrakan Polri Usut Tindak Pidana Impor Bahan Obat Sirup Di Kasus Gagal Ginjal Akut

Menanti Gebrakan Polri Usut Tindak Pidana Impor Bahan Obat Sirup Di Kasus Gagal Ginjal Akut

News | Senin, 24 Oktober 2022 | 09:18 WIB

Cegah Gangguan Ginjal Akut Misterius, Orangtua Diminta Catat Obat Apa Saja yang Dikonsumsi Anak

Cegah Gangguan Ginjal Akut Misterius, Orangtua Diminta Catat Obat Apa Saja yang Dikonsumsi Anak

Health | Senin, 24 Oktober 2022 | 07:05 WIB

Terkini

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 20:55 WIB

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

×