Memaafkan di Hari Raya Idulfitri, Wajibkah Bagi Muslim kepada Nonmuslim?

Senin, 08 April 2024 | 11:55 WIB
Memaafkan di Hari Raya Idulfitri, Wajibkah Bagi Muslim kepada Nonmuslim?
ilustrasi lebaran (unsplash/Edwin Tan)

Suara.com - Idulfitri jadi momen untuk saling bermaafan. Lalu, bagaimana hukumnya meminta maaf kepada mereka yang nonmuslim?

Menjelaskan hal ini, Buya Yahya mengatakan, jika perkara yang dibicarakan adalah keimanan, memang tidak dimaafkan karena urusannya langsung dengan Allah SWT. Namun, jika perkara ini adalah urusan pribadi, maka sah-sah saja saling meminta maaf dengan orang lain meskipun berbeda agama.

“Kesalahan dengan Allah tidak bisa kita maafkan Adapun urusan kita pribadi dengan orang kafir atau nonmuslim itu sah saja. Kita minta maaf dan dia memaafkan, dia minta maaf kita maafkan sah saja,” kata Buya Yahya dalam video di kanal Youtubenya.

Dan faktanya, saling memaafkan dengan nonmuslim ini ternyata memang dianjurkan. Hal ini karena umat Muslim hidup berdampingan dengan nonmuslim. Artinya, harus saling tolong menolong dan memaafkan selama masalahnya adalah pribadi.

“Yang nggak boleh orang-orang itu adalah salah paham pada ‘Allah saja tidak mengampuni kamu’, nah ini adalah ngajak perang. Orang kafir yang hidup berdampingan dengan kita, kemudian melakukan kesalahan, terus dia minta maaf, ya kenapa tidak dimaafkan, orang dia minta maaf. Kan urusan dengan manusia, kecuali urusan sama Allah kita tidak bisa memaafkan urusan menyekutukannya itu,” sambungnya.

Buya Yahya menambahkan, umat muslim harus paham kalau dalam Islam mengajarkan untuk selalu lapang hati dalam urusan pribadi. Oleh sebab itu, lebaran menjadi saat untuk bermaafan, harus melapangkan dada, entah dia orang Islam atau bukan.

Sementara, jika urusannya sama Allah, bukan hanya orang nonmuslim yang tidak dimaafkan, karena umat muslim yang berbuat maksiat juga tidak dimaafkan karena urusannya dengan Allah.

“Islam mengajarkan kita lapang hati dengan mereka selagi urusan pribadi, bukan urusan Allah. Kalau urusan Allah, jangankan dengan orang kafir, urusan dengan orang mukmin atau muslim itu urusan Allah,” jelas Buya Yahya.

Dengan demikian, saat lebaran, diharapkan kita bisa saling memaafkan kesalahan pribadi, tanpa memandang agama orang tersebut.

Baca Juga: Hampers Lebaran Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Bikin Takjub

“Orang beragama Islam semakin indah lihat urusan kebersamaan saat menjunjung tinggi seperti ajaran Rasulullah SAW,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI