Hadits ini menegaskan bahwa meminta-minta tanpa alasan yang kuat dapat membawa akibat buruk di akhirat.
3. Kondisi tertentu
Meskipun secara umum mengemis dilarang, ada pengecualian dalam keadaan darurat atau ketika seseorang benar-benar membutuhkan. Dalam hal ini, Rasulullah SAW menyebutkan tiga golongan yang diperbolehkan untuk meminta-minta:
- Orang yang menanggung beban hutang yang berat.
- Orang yang tertimpa musibah yang menghabiskan seluruh hartanya.
- Orang yang sangat miskin sehingga dianggap oleh orang-orang di sekitarnya sebagai orang miskin.
4. Menghargai kehormatan diri
Islam mendorong umatnya untuk menjaga kehormatan dan tidak mengandalkan orang lain tanpa alasan yang jelas. Dalam konteks ini, mengemis dianggap sebagai pengingkaran terhadap nikmat Allah dan potensi diri untuk bekerja.
5. Ayat Al-Qur'an
Dalam Al-Qur'an, Allah juga menekankan pentingnya menjaga diri dari meminta-minta:
"Orang lain yang tidak tahu, menyangka bahwa mereka adalah orang-orang kaya karena mereka menjaga diri (dari meminta-minta)." (QS Al-Baqarah: 273)
Ayat ini menunjukkan bahwa sebaiknya umat Islam berusaha untuk mandiri dan tidak tergantung pada orang lain.