Buta Sejak Kecil, Pria Kediri Ini Justru Jadi Hafiz Qur'an dan Inspirasi Banyak Orang

Muhammad Yunus

Minggu, 16 Maret 2025 | 16:22 WIB
Buta Sejak Kecil, Pria Kediri Ini Justru Jadi Hafiz Qur'an dan Inspirasi Banyak Orang
Soni Primawanto, seorang tuna netra sejak usia tiga tahun, telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan berbagi ilmu [Suara.com/Antara/HO-dokumen pribadi Soni Primawanto]

Selain belajar membaca, ia juga diajari keterampilan memijat. Keterampilan itu kelak menjadi mata pencahariannya.

Tak hanya berhenti di situ, keahliannya membawanya hingga ke Jakarta sebagai salah satu lulusan terbaik.

Dari Jakarta, ia bekerja berpindah-pindah ke berbagai kota seperti Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya, sebelum akhirnya kembali ke Malang dan membuka praktik pijat refleksi sendiri.

Meski mengandalkan jasa pijat sebagai sumber penghasilan, Soni tak pernah memasang tarif tinggi.

“Seikhlasnya,” katanya.

Baginya, kebahagiaan bukan terletak pada nominal yang diterima, tetapi pada manfaat yang ia berikan kepada orang lain.

Amanat dari Sang Guru

Suatu hari, kabar duka datang dari kampung halamannya. Sang guru yang membimbingnya sejak kecil telah wafat.

Soni tak bisa tinggal diam. Ia merasa ada panggilan untuk kembali.

baca juga

Sebelum meninggal, gurunya berpesan agar ia menjaga pesantren salaf yang telah lama menjadi tempat menimba ilmu bagi santri-santri dari berbagai daerah.

Pesantren itu kini sepi. Tidak ada lagi lantunan ayat-ayat suci yang menggema seperti dulu.

Bangunannya yang telah berumur puluhan tahun berdiri kokoh, tetapi sunyi. Soni tahu, ia tak bisa membiarkan warisan ilmu itu hilang begitu saja.

Dengan tekad bulat, ia membawa serta istri dan anaknya kembali ke Kediri.

Mereka menempati bangunan pesantren yang luas, menjadikannya rumah sekaligus tempat pengabdian.

Dengan penuh tanggung jawab, Soni mulai menghidupkan kembali suasana pesantren, mengajak anak-anak di sekitar untuk mengaji.

Lambat laun, suara bacaan Al-Qur’an kembali terdengar di mushala kecil itu.

Bulan Ramadan yang Penuh Berkah

Bagi Soni, Ramadan adalah bulan penuh keberkahan yang tak boleh dilewatkan begitu saja. Kesibukannya sebagai pemijat tak menghentikannya dari berdakwah.

Setiap hari, ia membuka praktik pijat dari pagi hingga sore, lalu menjelang Magrib, ia mengajar anak-anak kecil mengaji.

Setelah berbuka puasa dan menunaikan salat Tarawih, ia kembali bekerja melayani pasien yang membutuhkan jasanya.

Tidak hanya itu, Soni juga memanfaatkan teknologi untuk berdakwah. Setiap malam Selasa dan Jumat, ia menggelar pengajian daring.

Tak peduli berapa orang yang hadir, entah 20 atau bahkan 100, ia tetap istiqamah berbagi ilmu.

Tema kajian pun beragam, mulai dari fiqih hingga sejarah Islam, disesuaikan dengan momen-momen keislaman.

“Anak-anak muda sekarang lebih suka bermain di media sosial. Maka, saya mencoba masuk ke dunia mereka dengan cara yang positif. Setidaknya, mereka bisa mendengarkan dan memahami sedikit ilmu agama,” katanya.

Mewariskan Cinta Al-Qur’an kepada Anak

Di tengah kesibukannya, Soni tak lupa untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada putranya, Muhammad Alif Ramadan.

Sejak usia empat tahun, Alif sudah mulai dikenalkan pada hafalan. Kini, di usianya yang masih belia, ia telah hafal beberapa juz.

Bahkan, saat duduk di kelas dua Madrasah Ibtidaiyah, ia sudah mengikuti lomba hafalan dan berhasil meraih juara satu.

Bagi Soni, tidak ada kebahagiaan yang lebih besar selain melihat anaknya tumbuh dalam nilai-nilai Islam.

Bersama sang istri, Yeni Rachmawati, ia terus berusaha menciptakan lingkungan yang kondusif bagi keluarga kecilnya.

Menyalakan Cahaya di Tengah Kegelapan

Soni Primawanto telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk menyerah.

Dalam dunia yang gelap, ia justru menjadi cahaya bagi orang lain.

Dengan kesabaran dan keikhlasan, ia terus berdakwah, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Bagi Soni, kebahagiaan sejati bukanlah tentang apa yang ia terima, melainkan tentang apa yang bisa ia berikan kepada orang lain.

Dan dengan caranya sendiri, ia telah membuktikan bahwa semangat, ketulusan, dan ilmu yang bermanfaat akan selalu menemukan jalannya untuk menerangi kehidupan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Ajaib: Gigi Jadi Kunci Kembalinya Penglihatan Wanita Setelah 10 Tahun Buta

Kisah Ajaib: Gigi Jadi Kunci Kembalinya Penglihatan Wanita Setelah 10 Tahun Buta

News | Senin, 03 Maret 2025 | 19:30 WIB

Deretan Program dan Sinetron Seru yang Tayang di TV Selama Ramadan

Deretan Program dan Sinetron Seru yang Tayang di TV Selama Ramadan

Entertainment | Selasa, 25 Februari 2025 | 16:19 WIB

Dikira Pindah Agama Padahal Hafizah Quran, Soraya Haque Akui Ajak Anak ke Gereja Sejak Kecil

Dikira Pindah Agama Padahal Hafizah Quran, Soraya Haque Akui Ajak Anak ke Gereja Sejak Kecil

Lifestyle | Selasa, 10 Desember 2024 | 14:46 WIB

Terkini

Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Apa? Ini Penjelasannya Lengkap dengan Review Pembeli

Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Apa? Ini Penjelasannya Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?

Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru

Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Real Cewek Manis, Intip 5 Ide Outfit Girly dan Simpel ala Chae SooBin!

Real Cewek Manis, Intip 5 Ide Outfit Girly dan Simpel ala Chae SooBin!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:30 WIB

3 Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Khidmat dan Penuh Makna

3 Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Khidmat dan Penuh Makna

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik

Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Apa Itu Skin Tint dan Bedanya dengan Foundation? Ini Penjelasannya

Apa Itu Skin Tint dan Bedanya dengan Foundation? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:19 WIB

Cara Mengatasi Lipstik Meleber Keluar dari Garis Bibir, Makeup Tetap Rapi Seharian

Cara Mengatasi Lipstik Meleber Keluar dari Garis Bibir, Makeup Tetap Rapi Seharian

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan

Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Contoh Teks MC Jalan Sehat 17 Agustus yang Santai dan Interaktif, Cocok untuk Acara Tingkat RT

Contoh Teks MC Jalan Sehat 17 Agustus yang Santai dan Interaktif, Cocok untuk Acara Tingkat RT

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:06 WIB

×