Selebtek.suara.com - Selama bulan Ramadan dan Lebaran 2022, Llion Parcel mencatat peningkatan volume pengiriman hingga 30 persen dibanding rata-rata per bulan sebelumnya. Peningkatan ini bisa menjadi indikator makin berputarnya roda perekonomian di Tanah Air.
Walaupun bulan Ramadan dan Lebaran tahun ini diperbolehkan melakukan kegiatan mudik setelah dua tahun dilarang, nyatanya permintaan terhadap layanan pengiriman tetap terus bertambah.
“Kunci dari keberhasilan Lion Parcel dalam menghadirkan layanan yang tetap prima di tengah lonjakan permintaan pelanggan adalah berkat kesiapsiagaan infrastruktur dan jaringan kami yang telah menjangkau lebih dari 98% area di Indonesia. Lebih dari 15.000 kurir antar dan 3.000 armada pun telah mendukung kelancaran aktivitas pengantaran yang kami lakukan," ucap CEO Lion Parcel Farian Kirana pada rilis yang diterima Selebtek.suara.com, Rabu (18/5/2022).
Farian juga meyakini jumlah pengguna Lion Parcel akan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Hal tersebut didasari pada tingginya antisias masyarakat yang mendaftar sebagai agen Lion Parcel dengan rata-rata 2.000 pendaftar baru per bulan.
"Sebagai perusahaan logistik terintegrasi terdepan di Tanah Air, ini merupakan bentuk penegasan dari komitmen berkelanjutan Lion Parcel dalam turut mengakselerasi roda perekonomian nasional, termasuk pengembangan bisnis UMKM Indonesia melalui layanan yang aman dan terpercaya,” ujar Farian.
Lebih dari itu, upaya lain yang dilakukan Lion Parcel dalam mengantisipasi lonjakan transaksi pengiriman selama Ramadan maupun perkembangan bisnis Lion Parcel yang terus meningkat dari waktu ke waktu seiring dengan maraknya e-commerce maupun UMKM, Lion Parcel juga telah menghadirkan gudang baru sebagai hub Lion Parcel di Bandung, Surabaya, dan Palembang.
“Hub-hub baru ini merupakan bukti nyata dari komitmen kami untuk terus memperkuat infrastruktur pengiriman Lion Parcel, sehingga proses layanan yang kami berikan dapat terus berkembang menjadi lebih baik, murah, aman, dan terpercaya untuk menjawab permintaan pasar yang terus meningkat terhadap layanan logistik di seluruh area di Indonesia,” tambah Farian. (*)