4 Risiko Beli Mobil Bekas dengan Kilometer Sudah Tinggi

Selebtek | Suara.com

Sabtu, 25 Juni 2022 | 14:04 WIB
4 Risiko Beli Mobil Bekas dengan Kilometer Sudah Tinggi
Lifepal

Selebtek.suara.com - Saat ini industri pasar mobil bekas merupakan salah satu sektor yang terus bangkit sejak pandemi COVID-19 melanda.

Pelonggaran serta mulai kembalinya aktivitas seperti perkantoran, pariwisata dan lain-lain secara langsung meningkatkan kebutuhan akan mobilisasi masyarakat.

Kendaraan bekas, menjadi salah satu pertimbangan bagi masyarakat saat ingin mencari kendaraan pribadi untuk menunjang mobilitas. 

Harganya yang lebih terjangkau dari mobil bekas dibandingkan kendaraan baru tentunya menjadi faktor utama, ditambah bahwa mobil bekas tidak berarti kondisinya jelek karena tergantung dengan riwayat perawatan oleh pemilik sebelumnya. Salah satu hal yang menentukan harga jual dari sebuah mobil bekas adalah jarak tempuh.

Semakin sedikit jarak tempuhnya, bisa semakin mahal harganya. Sebaliknya, apabila jarak tempuhnya tinggi maka kemungkinan besar harganya juga lebih tinggi. 

Berikut ini 4 (empat) dampak yang perlu diperhatikan dari mobil bekas dengan kilometer tinggi. Berikut simak penjelasan lebih detail dari Benny Fajarai, Co-Founder Lifepal.co.id: 

1. Turun Mesin

Salah satu resiko pertama dari mobil dengan kilometer tinggi adalah kerusakan turun mesin atau overhaul. Perbaikan mobil ini sangat dihindari pemilik mobil. Diambil dari berbaai sumber, biasanya kerusakan turun mesin dapat terjadi pada interval 150.000 kilometer. 

Perlu diketahui bahwa perbaikannya memakan biaya yang tidak sedikit. Kisaran anggaran yang harus disiapkan bila kendaraan turun mesin antara Rp3 juta – Rp5 juta, atau bahkan lebih. 

2. Interior Memudar 

Mobil yang dipakai untuk aktivitas harian pasti berpengaruh pada jarak tempuh yang tinggi. Karena dipakai sehari-hari maka berimbas pada kondisi interior seperti setir, dashboard dan juga jok mobil.

Maka jangan lupa perhatikan kondisi interior sebelum memutuskan membeli kendaraan bekas dengan kilometer tinggi.

Apabila kondisinya sudah tidak mendukung, maka kamu perlu mengeluarkan biaya lagi untuk detailing di salon interior mobil. 

3. Penggantian Beberapa Komponen 

Saat membeli mobil bekas dengan kilometer tinggi paling tidak kamu sudah tahu resikonya yaitu perlu mengganti atau memperbaiki beberapa komponen mobil. Hal ini dikarenakan mobil tersebut kerap melakukan perjalanan jarak jauh atau rutin, sehingga seiring waktu menggerus usia pemakaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diprotes Gegara Arogan Nyalakan Rotator di Jalan, Mobil Ormas Ini Ternyata Bawa Ini

Diprotes Gegara Arogan Nyalakan Rotator di Jalan, Mobil Ormas Ini Ternyata Bawa Ini

Sumut | Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:09 WIB

Berapa Biaya Perawatan Mobil Listrik DFSK Gelora E?

Berapa Biaya Perawatan Mobil Listrik DFSK Gelora E?

| Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:00 WIB

Usai Jitak Kepala, Kini Viral Pengemis Lempar Sandal Jepit ke Arah Pengendara Mobil Karena Tak Diberi Uang

Usai Jitak Kepala, Kini Viral Pengemis Lempar Sandal Jepit ke Arah Pengendara Mobil Karena Tak Diberi Uang

Hits | Sabtu, 25 Juni 2022 | 09:44 WIB

Tips Merawat Baterai Mobil Listrik ala Hyundai

Tips Merawat Baterai Mobil Listrik ala Hyundai

Otomotif | Jum'at, 24 Juni 2022 | 23:49 WIB

Produsen Mobil Stellantis Hentikan Operasi Pabrik Akibat Kekurangan Chip

Produsen Mobil Stellantis Hentikan Operasi Pabrik Akibat Kekurangan Chip

Bisnis | Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:37 WIB

Terkini

23 Gedung di Jakarta Terancam Disegel Imbas Tak Punya Izin SLF, Termasuk Pasar Asemka!

23 Gedung di Jakarta Terancam Disegel Imbas Tak Punya Izin SLF, Termasuk Pasar Asemka!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:00 WIB

Kritik Tajam di Film Gowok: Tradisi yang Terlalu Lama Disembunyikan

Kritik Tajam di Film Gowok: Tradisi yang Terlalu Lama Disembunyikan

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:00 WIB

Puluhan Hakim, Panitera hingga ASN di Bengkalis Mendadak Dites Urine

Puluhan Hakim, Panitera hingga ASN di Bengkalis Mendadak Dites Urine

Riau | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:58 WIB

Edarkan Tramadol dan Hexymer, Tiga Pelaku di Bekasi Diciduk Polisi

Edarkan Tramadol dan Hexymer, Tiga Pelaku di Bekasi Diciduk Polisi

Bekaci | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:56 WIB

Warga Pernah Menang Gugatan Banjir, Tapi Palembang Masih Tergenang

Warga Pernah Menang Gugatan Banjir, Tapi Palembang Masih Tergenang

Sumsel | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:55 WIB

Reaksi Presiden Irlandia Usai Adiknya Ditangkap Israel di Global Sumud Flotilla

Reaksi Presiden Irlandia Usai Adiknya Ditangkap Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:53 WIB

Berawal dari Pesta Miras, Siswi SMA di Bandar Lampung 5 Kali Dicabuli Kenalan Baru

Berawal dari Pesta Miras, Siswi SMA di Bandar Lampung 5 Kali Dicabuli Kenalan Baru

Lampung | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:53 WIB

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:51 WIB

Trump Tunda Serangan ke Iran Usai Desakan Negara Teluk, Takut Dibalas Rudal Teheran

Trump Tunda Serangan ke Iran Usai Desakan Negara Teluk, Takut Dibalas Rudal Teheran

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:50 WIB

TAUD Laporkan Tiga Hakim Kasus Andrie Yunus ke MA, Pengadilan Militer Buka Suara

TAUD Laporkan Tiga Hakim Kasus Andrie Yunus ke MA, Pengadilan Militer Buka Suara

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:50 WIB