Seni Gumira Ajidarma Sebut Citayam Fashion Week Tunjukkan Bergaya Bukan Milik Kalangan Atas

Selebtek

Minggu, 31 Juli 2022 | 08:26 WIB
Seni Gumira Ajidarma Sebut Citayam Fashion Week Tunjukkan Bergaya Bukan Milik Kalangan Atas
Seno Gumira Ajidarma mendatangi rumah duka Arswendo Atmowiloto. [Yuliani/Suara.com] (Yuliani/Suara.com)

Selebtek.suara.com - Budayawan Seno Gumira Ajidarma menyebut Fenomena Citayam Fashion Week di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat sebagai upaya menerobos monopoli fashion oleh kalangan atas atau elit.

Walau banyak pro dan kontra mengenai fenomena ini. Seno menilai pagelaran busana jalanan, menimbulkan gerakan bahwa bergaya tidak memandang kelas atas atau bawah.

"Gaya itu hak semua orang, maka saya bilang jangan dilihat kelasnya. Emang kelas bawah itu enggak boleh punya apa-apa? Enggak boleh bergaya apa-apa? Boleh dong," kata Seno dalam Obrolan Malam Suara (Ormas) pada Jumat (29/7/2022) malam kemarin.

Menurutnya, fenomena pagelaran busana jalanan ini adalah sebuah gejala kebudayaan anak muda. "Yang kemunculannya itu mungkin kayak tidak terwadahi begitu ya. Ada kebutuhan yang selama ini tidak terwadahi kemudian dapatnya jalanan itu," ujarnya.

Rektor Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini berujar, selama ini jarang ada ruang bagi anak muda untuk bisa menampilkan gaya berbusana. Sementara dengan Citayam Fashion Week mereka mendapat tempat untuk diapresiasi.

"Kalau ini kan orang apresiasi, mereka ngerti benar panggungnya. Cuma panggung benarannya enggak ketembus gitu loh. Jadi paling enggak di Dukuh Atas-lah, di sini anak mudanya diapresiasi," kata Seno.

Merebaknya fenomena Citayam Fashion Week ke sejumlah daerah lain dengan melakukan hal yang sama, menurutnya semakin menguatkan kebutuhan ruang untuk mengekpresikan diri lewat busana.

"Itu menular ke banyak kota begitu. Ini menunjukkan bahwa ada kebutuhan yang sama, bahwa fashion itu bukan monopoli kelas elitis. Satu bajunya itu kan bisa sebulan gajinya kelas bawah kan itu," ujar Seno.

Kendati demikian, fenomena Citayam Fashion Week tidak murni tentang fashion, namun lebih ke ruang ekspresi yang terhambat dampak dari pandemi Covid-19 beberapa tahun ini.

"Kebutuhannya enggak murni fashion. Saya bilang gejala kebudayaan, itu karena ada yang mampet begitu. Mampet, artinya ada ruang yang tidak terbuka. Ruang ekspresi tidak terbuka, juga apa yang disebut wacana diborong oleh politik. Kemudian diborong kriminalitas, jadi dunia ini suram gitu loh. Mau omongin film, bioskopnya kayak gitu," kata Seno.

"Ini-kan ada ruang luas, ada musik ada orang cantik. Itu kan segar gitu. Seperti kataris, kesumpekkan, yang sudah lama dialami semua orang dengan pandemi ini. Seperti ending pandemi enggak habis-habis gitu. Enggak nyampe-nyampe gitu loh. Ini alternatif, ini jebol ini," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Video Viral, Bonge Citayam Fashion Week Beralih Profesi Jadi Penjual Kopi Keliling: Yang Penting Halal

Video Viral, Bonge Citayam Fashion Week Beralih Profesi Jadi Penjual Kopi Keliling: Yang Penting Halal

Jawa Tengah | Minggu, 31 Juli 2022 | 08:15 WIB

Seno Gumira Ajidarma Menyebut Citayam Fashion Week Tunjukan Bergaya tak Hanya Kalangan Atas

Seno Gumira Ajidarma Menyebut Citayam Fashion Week Tunjukan Bergaya tak Hanya Kalangan Atas

Depok | Minggu, 31 Juli 2022 | 08:10 WIB

Viral Video Marah-marah, Jeje Slebew Minta Maaf: Nggak Ada Niat Menyakiti Hati Teman-teman

Viral Video Marah-marah, Jeje Slebew Minta Maaf: Nggak Ada Niat Menyakiti Hati Teman-teman

Bogor | Minggu, 31 Juli 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan

Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:20 WIB

Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah

Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah

Jabar | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:10 WIB

Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026

Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026

Entertainment | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:00 WIB

Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit

Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit

Jakarta | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:58 WIB

Listrik Jabodetabek Padam Bergilir

Listrik Jabodetabek Padam Bergilir

Bogor | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:56 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel

Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel

Banten | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:49 WIB

Kronologi Pria Ngamuk Bawa Parang di Sekayu Muba, Lukai Warga hingga Tewas Dilumpuhkan

Kronologi Pria Ngamuk Bawa Parang di Sekayu Muba, Lukai Warga hingga Tewas Dilumpuhkan

Sumsel | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:45 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga

41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga

Banten | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB