Sosok yang Bertanggung Jawab di Kerusuhan Kanjuruhan, Menurut Komika Abdur Arsyad

Selebtek

Senin, 03 Oktober 2022 | 12:03 WIB
Sosok yang Bertanggung Jawab di Kerusuhan Kanjuruhan, Menurut Komika Abdur Arsyad
Komika Abdur Arsyad. (Instagram/@abdurarsyad)

Selebtek.suara.com - Duka mendalam datang dari sepak bola Indonesia. Kerusuhan setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang menewaskan ratusan suporter Aremania.

Berbagai publik figur pun ikut berkomentar tentang tradegi berdarah ini. Salah satunya adalah komika Abdurrahim Arsyad atau dikenal sebagai Abdur Arsyad.

Melalui akun Instagramnya, pria yang sangat lama tingga di Malang ini merasa sedih sekaligus marah dengan kerusuhan Kanjuruhan

Ia sempat mencoba menahan diri untuk tidak berkomentar apapun perihal peristiwa tersebut. Abdur mengaku mendapat kabar duka itu dari istri dan keluarganya yang menonton di Stadion Kanjuruhan.

"Saya tadinya takut apa yang keluar dari mulut saya adalah makian karena saya marah sekali," kata Abdur yang tampak menahan air mata.

Ia mengatakan suporter tidak bisa disalahkan atas kasus kerusuhan Kanjuruhan. Karena menurutnya, suporter hanya korban dari buruknya sistem persepakbolaan Indonesia.

"'Bukan saatnya kita untuk saling menyalahkan, kita harus saling menguatkan,' sayangnya kalimat ini keluar dari orang-orang yang suka menyalahkan suporter," tuturnya.

"Bagaimana mungkin kita menyalahkan individu kecil yang mana mereka ini, kita semua tahu mereka diatur oleh sistem yang jelek," lanjut Abdur.

Pria yang sempat berkuliah di Universitas Negeri Malang ini memberi contoh soal sistem transportasi KRL di bawah tahun 2011. 

baca juga

Saat itu banyak orang yang naik ke atap KRL. Kecelakaan demi kecelakaan pun terjadi, namun hal itu tak membuat orang kapok untuk kembali naik ke atap KRL.

"Lalu kenapa sekarang tidak naik, karena sistemnya diubah. Sistemnya dibuat bagus dan ternyata individu yang sama ini ternyata bisa diatur kalau sistemya bagus. Sayangnya sepakbola kita tidak begitu," katanya.

Menurutnya, sistem persepakbolaan Indonesia diatur oleh orang-orang bodoh. Dan hal ini adalah problem yang selama ini ada di sistem persepakbolaan Indonesia.

"Selama orang orang ini masih mengatut kita di situ maka kita akan dibawa dari satu kedukaan ke kedukaan yang lain, dan itu sedih," tutupnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menpora  Minta PSSI Evaluasi Total Sistem Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Menpora Minta PSSI Evaluasi Total Sistem Kompetisi Sepak Bola Indonesia

Metro | Senin, 03 Oktober 2022 | 11:59 WIB

Hirup Gas, Suporter Arema FC Ini Terjebak di Stadion Kanjuruhan Berlinang Air Mata, Warganet: Gabisa Ngebayangin

Hirup Gas, Suporter Arema FC Ini Terjebak di Stadion Kanjuruhan Berlinang Air Mata, Warganet: Gabisa Ngebayangin

Kaltim | Senin, 03 Oktober 2022 | 11:43 WIB

'Kerja Jauh demi Anak, Kalau Gini Rasanya Sia-Sia', Mrebes Mili, Ibu Curhat Putranya Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan

'Kerja Jauh demi Anak, Kalau Gini Rasanya Sia-Sia', Mrebes Mili, Ibu Curhat Putranya Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan

Hits | Senin, 03 Oktober 2022 | 11:37 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×