Hasil olah TKP juga ditemukan surat dari Rumah Sakit JIH Sleman didalam tas milik korban mengenai hasil pemeriksaan psikologi TSR.
“Surat keterangan psikologis (bahwa) korban memang terganggu,” tambah Sumanto.
4. Jenazah Sudah Dibawa Keluarga untuk Dimakamkan
Sumanto mengatakan bahwa kedua orang tua korban sudah datang ke RS Bhayangkara dan langsung membawa pulang jenazah korban ke Kendal, Jawa Tengah untuk dimakamkan.
“Semalam informasinya langsung dibawa ke Kendal untuk dimakamkan. [korban] kelahiran Cimanggis, Depok tapi untuk jenazah dibawa ke Jawa Tengah sana,” ucapnya, Minggu (9/10/2022) kemarin.
5. Tanggapan pihak UGM
Departemen Ilmu Komunikasi UGM menyampaikan bela sungkawa terhadap kejadian yang terjadi pada mahasiswa baru UGM prodi ilmu komunikasi angkatan 2022 itu.
Hal ini disampaikan oleh Kabag Humas dan Protokol UGM Dina W Kariodimedjo
"UGM berduka cita mendalam atas meninggalnya salah satu mahasiswa kami di Hotel Porta sebagaimana telah diberitakan di media sosial dan berita online. Untuk selanjutnya terkait motif dan lain-lain sepenuhnya diserahkan kepada pihak Kepolisian," katanya
6. Pihak Hotel Angkat Bicara
PR Porta by Ambarrukmo, Precilia Grace menyebutkan bahwa korban sebelumnya telah diperingatkan agar tidak berada di area staf.
“Sebenarnya ditegur, itu kan di atas rooftop ya, jadi kami mengimbau untuk area yang ditempati oleh korban itu tidak didatangi karena itu staf only jadi kami hanya memperingatkan itu,” kata PR Porta by Ambarrukmo, Precilia Grace saat dihubungi wartawan, Minggu (9/10/2022) seperti dikutip dari detik.com.
7. Bukan Tamu Hotel
Precilia menjelaskan lantai 11 merupakan lokasi bar dan resto. Selain itu, korban juga bukan tamu yang menginap di hotel.
“Jadi kami tidak tahu motif apapun dari korban atau pelaku, tapi kami hanya memperingatkan agar tidak berada di area staf itu,” jelasnya.
8. CCTV Hotel Disita Polisi
Dari pantauan karyawan hotel, lanjut Precilia, korban datang sekitar pukul 14.30 WIB.
“Kalau dari karyawan itu melihatnya sekitar setengah 3 tapi kami memang lagi mendalami CCTV, dan CCTV sedang disita oleh polisi. Jadi kami juga masih menunggu kepastian dari polisi karena CCTV langsung diambil sama polisi kemarin,” ujarnya.
9. Lantai 11 Hotel Sedang Ada Acara
Saat kejadian, lanjut Precilia bahwa sedang ada event di lantai 11 sehingga perhatian orang yang berada di situ pun tidak hanya tertuju pada satu orang.
Oleh karena itu, tidak ada yang tahu jika korban akan melompat.
“Tidak ada. Kondisinya pada saat itu event kopi sedang break. Jadi memang rundownnya itu di jam 3 ada proses break itu untuk melanjutkan ke final. Jadi memang tidak ada yang notice dengan korban pada saat itu,” katanya.