Rayakan Pesta Halloween, 146 Orang Tewas dan Ratusan Terluka di Itaewon, Seoul Korea Selatan

Selebtek

Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:30 WIB
Rayakan Pesta Halloween, 146 Orang Tewas dan Ratusan Terluka di Itaewon, Seoul Korea Selatan
Yonhap

Selebtek.suara.com - Lebih dari 100 orang mengalami serangan jantung dan ratusan orang terluka parah karena terinjak-injak di Itaewon, Seoul Subway Line 6 Korea Selatan dimana terdapat ribuan orang berkumpul untuk merayakan Halloween. 

Pada malam 29 Oktober waktunya Seoul, lebih dari 100.000 orang berkumpul di sekitar Itaewon untuk merayakan akhir pekan Halloween. Diduga karena lonjakan massa, lebih dari seratus orang dilaporkan menderita serangan jantung. Rekaman individu terluka yang sedang menerima CPR beredar luas di media sosial.

Menurut petugas pemadam kebakaran darurat, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 22:15 KST, tepat sebelum polisi menerima laporan bahwa sekitar 20 orang pingsan karena lonjakan massa. 

Berdasarkan liputan Edaily pada tanggal 29 Oktober, polisi memperkirakan lebih dari 100.000 orang berkumpul di sekitar Itaewon, Yongsan-gu, Seoul hari itu. 

Pemadam kebakaran dan polisi menanggapi laporan bahwa sekitar 20 orang pingsan saat mereka terjebak oleh kerumunan sekitar pukul 22:40 KST. Pemadam kebakaran yang dikirim ke tempat kejadian melakukan resusitasi jantung paru pada korban yang jatuh dan mengambil tindakan pertolongan pertama, saat membawa mereka ke rumah sakit.

Korban berjatuhan di Itaewon [n.news.naver.com]
Korban berjatuhan di Itaewon (sumber: n.news.naver.com)

Sebelumnya, jalan di belakang Hotel Hamilton di Stasiun Itaewon dipenuhi orang sejak sekitar pukul 17.00 sore. Dari jalanan di utara Stasiun Itaewon hingga jalan restoran di selatan, sebagian besar restoran, bar, dan kafe penuh. Jalan-jalan Itaewon dipenuhi orang sampai-sampai mereka tidak bisa berjalan dengan baik saat orang-orang dan penonton yang berpakaian Halloween berkumpul.

Papan nama toko-toko di lantai pertama bergetar karena kerumunan yang tak tertahankan, dan orang-orang berteriak dapat terdengar di mana-mana. Seorang wanita berusia 20-an yang sedang berada di sebuah teras bar berkata, "Ada begitu banyak orang di jalan bahkan meja sampai terdorong.."

Seorang petugas pemadam kebakaran mengatakan, "Kami menerima laporan bahwa ada banyak orang tergeletak di jalan dan diberangkatkan ke rumah sakit."

Sementara itu update dari BBC pada Minggu (30/10) pihak berwenang sekarang menyebut setidaknya 146 orang dilaporkan tewas dan 150 orang lainnya terluka dalam insiden tersebut. 

baca juga

Jumlah korban tewas meningkat dengan cepat. Data korban tewas pertama kali disampaikan sebanyak 59 orang dan 150 terluka. Dalam satu jam mengalami lonjakan menjadi 120 orang tewas dan 100 orang terluka. Saat ini jumlahnya menjadi 146 orang tewas dan 150 terluka.

Mengidentifikasi jenazah diperkirakan akan memakan waktu, menurut petugas pemadam kebakaran. Sebagian besar yang tewas berusia 20-an. Petugas pemadam kebakaran memperkirakan jumlah korban akan terus meningkat sepanjang hari. 

Sumber: 

n.news.naver.com
m.koreanherald.com
bbc.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesaksian Penyintas Tragedi Itaewon, Teriakan Pilu Para Korban: Selamatkan Saya!

Kesaksian Penyintas Tragedi Itaewon, Teriakan Pilu Para Korban: Selamatkan Saya!

Blitz | Minggu, 30 Oktober 2022 | 01:01 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×