Selebtek.suara.com - Kiper Timnas Maroko, Yassine Bounou menganggap kemenangan timnya atas Portugal adalah sebuah mimpi. Karenanya ia meminta dicubit untuk meyakinkan diri bahwa pencapaian tersebut adalah kenyataan.
"Cubit aku, sepertinya aku sedang bermimpi!" kata Bounou dalam wawancara selepas kemenangan Maroko atas Portugal mengutip Suara.com dari Yahoo Selasa (13/12/2022).
Dalam pertandingan bersejarah itu, Yassine Bounou juga dinobatkan sebagai Player of the Match oleh FIFA. Ia menjadi salah satu pemain Maroko paling berjasa dalam mengantar The Atlas Lions ke semifinal Piala Dunia 2022 Qatar.
Kiper 31 tahun itu jadi pahlawan kemenangan Maroko saat menumbangkan Spanyol di babak 16 besar dengan menggagalkan seluruh dari tiga penendang La Furia Roja di babak adu penalti.
Sementara di perempat final, Bounou tampil ciamik untuk menggagalkan berbagai peluang emas Portugal hingga akhirnya bertekuk lutut dengan skor 1-0.
Salah satu penyelamatan krusial Bounou adalah menepis tembakan keras striker Portugal, Joao Felix yang mengarah ke pojok kanan atas gawangnya di saat tim Maroko tengah berjuang mempertahankan skor yang telah unggul 1-0.
Kemenangan atas Portugal membuat tim asuhan Walid Regragui tersebut mencetak sejarah sebagai tim Afrika pertama yang mampu melaju ke babak empat besar atau semifinal Piala Dunia.
Dalam babak tersebut, Maroko akan menantang juara bertahan Prancis di di Stadion Al Bayt, Al Khor, Qatar pada Kamis (15/12/2022) pukul 02.00 WIB.
Bounou menegaskan mentalitas dia dan rekan-rekannya kini berbeda jelang lawan Prancis. Mengikuti perkataan pelatihnya, ia menyebut Maroko berada di titik siap dan sanggup untuk mengalahkan tim manapun di Piala Dunia 2022 Qatar.(*)
Sumber: Suara.com