Syngenta Dorong Masa Depan Pertanian Berkelanjutan yang Lebih Baik

Selebtek | Suara.com

Kamis, 16 Maret 2023 | 15:00 WIB
Syngenta Dorong Masa Depan Pertanian Berkelanjutan yang Lebih Baik
Syngenta Dorong Masa Depan Pertanian Berkelanjutan yang Lebih Baik (dok. pri)

Selebtek.suara.com - Menghasilkan pangan sampai meja makan ialah proses amat kompleks yang harus dijalani petani. Sebagai pekerja tangguh di sektor pertanian, petani harus didukung untuk membentuk masa depan pertanian yang maju. 

Di sisi lain, pemerintah dan pihak swasta berperan sangat penting untuk membantu petani mengatasi berbagai persoalan demi pertanian yang maju.

Hadir sejak 1960-an di Indonesia, Syngenta sebagai sektor swasta turut mendukung ketahanan pangan di Indonesia. Dukungan itu berupa inovasi teknologi perlindungan tanaman dan benih jagung untuk meningkatkan produktivitas dan mutu tanaman demi kebutuhan nasional dan pasar ekspor.

"Contohnya tanaman padi, saat ini rata-rata produktivitasnya 5,3 ton per hektare. Jika produktivtias dapat ditingkatkan 10% saja, hasil per hektare bisa mencapai 5,8 ton yang dapat berkontribusi terhadap PDB sebesar US$1,5 miliar," kata Presiden Direktur Syngenta Indonesia Kazim Hasnain dalam keterangan resminya, Rabu (15/3). 

"Ini mungkin terjadi karena penerapan praktik pertanian yang baik serta manajemen pengendalian hama dan penyakit yang tepat," lanjut Kazim dalam diskusi di Stasiun Riset dan Pengembangan Perlindungan Tanaman Syngenta, Cikampek, Jawa Barat.

Pada akhir 2022, Syngenta meluncurkan ekosistem pertanian baru bernama Centrigo untuk membantu meningkatkan keuntungan petani melalui pendekatan model bisnis dari hulu ke hilir.

"Ekosistem pertanian baru ini bukti upaya kami mengawali perubahan pertanian yang lebih maju di Indonesia," kata dia.

Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), Indonesia termasuk 10 besar negara penghasil jagung terbesar di dunia. Selain sebagai bahan pangan, permintaan jagung untuk pakan ternak meningkat tiap tahun. 

"Saat ini Syngenta adalah pemimpin terdepan dalam pasar jagung di Indonesia. Ini sangat mendukung tujuan besar pemerintah yaitu pencapaian swasembada jagung berkelanjutan," jelas Fauzi Tubat, Seed Business Head Syngenta Indonesia.

Inovasi pertanian dari hulu ke hilir jadi salah satu kunci mencapai keunggulan pasar dan peningkatan keuntungan bagi petani. Misalnya di hulu, peran riset dan pengembangan jagung Syngenta membantu akselerasi seleksi benih jagung.

Dengan menggunakan teknologi pemuliaan yang lebih maju, waktu untuk menghadirkan satu varietas benih hibrida baru menjadi lebih singkat, dari sebelumnya 6-8 tahun menjadi 3-4 tahun.

Di bagian hilir, kata Fauzi, pihaknya melakukan inovasi digitalisasi untuk menjangkau sekitar 7 juta petani jagung di Indonesia. 

PeTani Apps adalah aplikasi yang dikembangkan Syngenta untuk memberi akses satu pintu bagi petani jagung.

Dalam hal ini, untuk memperoleh informasi budidaya jagung, termasuk solusi agronomi, prakiraan cuaca, jadwal tanam, rekomendasi produk, perhitungan keuntungan, hingga ketersediaan produk benih dari kios pertanian terdekat.

"Selain itu, pada 2023 kami juga merambah e-commerce untuk menjual produk benih jagung hibrida secara daring," tutur Fauzi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wanita Tani Indonesia HKTI Diharapkan Jadi Prioner Gerakkan Perempuan Bangun Sektor Pertanian

Wanita Tani Indonesia HKTI Diharapkan Jadi Prioner Gerakkan Perempuan Bangun Sektor Pertanian

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:24 WIB

Upah Petani di Indonesia Rendah karena Minim Akses Teknologi

Upah Petani di Indonesia Rendah karena Minim Akses Teknologi

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2022 | 21:52 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pertanian Indonesia Perlu Lakukan Inovasi

Perkuat Ketahanan Pangan, Pertanian Indonesia Perlu Lakukan Inovasi

Bisnis | Jum'at, 23 September 2022 | 22:17 WIB

Terkini

Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu

Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:56 WIB

Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian

Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:55 WIB

Slank Puji Penonton Palembang, Konser HS Hey Slank Tetap Kondusif Meski Membludak

Slank Puji Penonton Palembang, Konser HS Hey Slank Tetap Kondusif Meski Membludak

Sumsel | Senin, 25 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuntutan 5 Tahun Penjara Dianggap 'Fiksi', Noel Sebut Jaksa Paksakan Fakta di Kasus K3

Tuntutan 5 Tahun Penjara Dianggap 'Fiksi', Noel Sebut Jaksa Paksakan Fakta di Kasus K3

News | Senin, 25 Mei 2026 | 15:46 WIB

Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head

Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 15:45 WIB

Jokowi Siap Keliling Indonesia, Ini Daerah yang akan Dikunjungi Pertama

Jokowi Siap Keliling Indonesia, Ini Daerah yang akan Dikunjungi Pertama

Surakarta | Senin, 25 Mei 2026 | 15:45 WIB

Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan

Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 15:45 WIB

5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan

5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 15:44 WIB

RAN Remake Video Klip Pandangan Pertama, Bikin Nostalgia Era YouTube Awal

RAN Remake Video Klip Pandangan Pertama, Bikin Nostalgia Era YouTube Awal

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 15:40 WIB

Viral Bocah Hafal Lagu MBG "Mas Bahlil Ganteng", Dikira Buah Beneran: Buahlil Itu Stroberi Yah?

Viral Bocah Hafal Lagu MBG "Mas Bahlil Ganteng", Dikira Buah Beneran: Buahlil Itu Stroberi Yah?

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 15:37 WIB