Nantinya, Salatiga akan kembali mendapat vaksin untuk PMK sebanyak 55 botol untuk 5.500 ekor ternak. Vaksin itu akan segera disuntikkan secepatnya ke hewan ternak.
Dia mendata, di Kota Salatiga untuk hewan ternak yang kena PMK sebanyak 586 ekor.
Dari jumlah itu, delapan ekor mati dan terdiri dari 2 induk, 1 jantan, dan 5 pedhet.
"Penanganannya yang sakit otomatis harus diobati karena tidak bisa divaksin. Ketika pengobatan, maka itu menjadi tanggung jawab kabupaten/kota karena provinsi maupun pusat untuk pengobatan, sifatnya stimulan," terangnya.
Hari ini, pihaknya juga meluncurkan mobil Unit Reaksi Cepat. Pihaknya berharap, warga yang mengenali mobil URC akan melaporkan ke petugas perihal ternaknya yang mengalami PMK.
Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo atas distribusi vaksin untuk ternak ke Kota Salatiga.
Setelah sebelumnya menerima 1.500 dosis vaksin PMK, Provinsi Jawa Tengah mendapatkan alokasi vaksin untuk penyakit kuku dan mulut, Kamis (23/6/2022).
Sebanyak 75.500 dosis vaksin PMK kini disimpan pada fasilitas cold storage Disnakeswan Jateng akan mendistribusikan ke 35 wilayah di Jateng.
Adapun, dari 1.500 dosis vaksin yang telah datang terlebih dahulu ada delapan daerah yang telah mendapatkan alokasi.
Baca Juga: Wabah PMK Meluas Jelang Idul Adha, Penjualan Hewan Kurban Dinilai Menurun Tajam
Yaitu Boyolali 400 dosis, Kabupaten Semarang 300 dosis, Klaten 200 dosis, Sukoharjo 200 dosis, Salatiga 100 dosis, Kabupaten Magelang 100 dosis, Kota Semarang 100 dosis dan Wonosobo 100 dosis.