SUARA SEMARANG - Berkas sudah dinyatakan P21 akhirnya polisi berupaya untuk jemput paksa Medina Zein.
Medina Zein bos kosmetik dijemput paksa polisi terkait kasus pencemaran nama baik Marissya Icha.
Hal tersebut juga dikarenakan Medina Zein sudah dua kali mangkir dari panggilan.
Polisi akhirnya lakukan upaya jemput paksa Medina Zein dengan status sebagai tersangka.
"Medina Zein telah dijemput paksa dengan surat perintah membawa dalam kasus LP korban Marissya Icha," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Kamis (7/7/2022), melansir Suara.com.
Zulpan juga menegaskaan penjemputan paksa ini terkait kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Marissya Icha.
Menurut Zulpan, Medina saat ini sudah dibawa ke RS Polri untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Selanjutnya, hasil dari pemeriksaan medis dan Medina Zein akan diserahkan ke pihak Kejaksaan.
"Dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan kesehatan," katanya.
Sementara itu, sebelumnya pada Rabu (6/7/2022) kuasa hukum Marissya Icha, Ahmad Ramzy mengakui jika asudah dua kali kliennya mangkir panggilan polisi.
Padahal berkas laporan dugaan pencemaran nama baik dari Marissya Icha dinyatakan lengkap atau P21 sejak 11 April 2022.
"Sudah dua kali dipanggil, tapi selalu mangkir," ujar kuasa hukum Marissya Icha, Ahmad Ramzy ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Ia berdalih jika Medina Zein msih sakit saat diminta memenuhi panggilan penyidik. Karenanya, ia meminta polisi melakukan tes kesehatan ke eks bos kosmetik.
"Sebelum penyidik melimpahkan ke kejaksaan, biasanya penyidik akan melakukan cek kesehatan. Nanti kita buktikan, apakah benar-benar sakit atau tidak," kata Ramzy.
Medina Zein dikabarkana mengidap penyakit bipolar sejak lama hingga butuh perawatan medis.
Medina Zein dikabarkan tersandung dugaan penipuan terhadap Uya Kuya dan Denise Chariesta dalam transaksi jual beli mobil pada awal Mei 2022.
Uya Kuya diduga jadi korban penipuan Medina Zein dalam transaksi jual beli mobil.
Saat itu Medina Zein menawarkan dua mobil kepada Uya dengan dalih butuh uang untuk menebus biaya administrasi rumah sakit.
Karena iba, Uya Kuya lantas menyepakati transaksi jual beli dua mobil dan mengirim uang Rp100 juta sebagai bukti Down Payment (DP).
Namun setelah ditelusuri, dua mobil yang ditawarkan kepada Uya Kuya ternyata bukan milik Medina Zein.
Sedang Denise Chariesta diduga ditipu Medina Zein dalam transaksi tukar tambah satu unit mobil Mercedes-Benz dengan Toyota Alphard keluaran tahun 2020.