Ini Alasan Muda-Mudi Tumplek Blek di Itaewon Saat Halloween

Semarang | Suara.com

Minggu, 30 Oktober 2022 | 17:23 WIB
Ini Alasan Muda-Mudi Tumplek Blek di Itaewon Saat Halloween
(Antara)

SUARA SEMARANG – Tragedi Halloween di Itaewon menjadi perhatian internasional. Korban meninggal dikabarkan mencapai 151 jiwa.

Banyaknya korban meninggal disebabkan karena berdesak-desakan, terhimpit, terinjak-injak dan kekurangan oksigen.

Video-video yang beredar di media sosial menunjukkan betapa padatnya area tersebut saat perayaan Halloween yang seharusnya jatuh pada 31 Oktober mendatang, namun dirayakan pada malam tadi (29/10/2022), karena bertepatan dengan akhir pekan.

Tak sedikit yang bertanya-tanya, mengapa banyak sekali yang tertarik merayakan Halloween di Itaewon, hingga pengunjung berjubel?

Youtuber Korea, Jang Hansol melalui kanal youtube-nya pun mengatakan, bahwa malam tersebut ia sebetulnya juga berencana untuk mengunjungi dan membuat konten di Itaewon, namun ia urungkan.

Youtuber yang lama tinggal di Malang ini mengatakan, Itaewon adalah salah satu tempat di Seoul yang sangat multicultural, kebudayaan di area ini sangat beragam.

“International road, beragam banget kebudayaannya. Banyak sekali makanan-makanan internasional. Turki, Resto Indonesia, Resto Malaysia, India. Bahkan makanan halal juga banyak banget di sana,”katanya dikutip dari kanal Youtube Korea Reomit.

Keberagaman tersebut, kata Hansol, salah satunya karena dulu terdapat basecamp tentara Amerika yang terletak tak jauh dari tempat tersebut.

“Tiap Halloween, mungkin orang-orang berpikir untuk pergi ke Itaewon,”katanya.

Terlebih, pada bulan Oktober dinilai sebagai waktu yang tepat, karena masih musim gugur, belum sedingin musim saldu dan tidak sepanas saat musim panas.

“Udaranya sejuk. Cocok untuk jalan-jalan. Jadi kalau pakai make up dan kostum seperti apa pun ngga bakal keringetan. Jadi banyak orang yang datang ke Itaewon,”ujarnya.

Selain itu, di Itaewon juga terdapat banyak bar, tempat minum dan tempat pesta. “Sehingga orang bisa jalan-jalan dan menikmati pesta di sana,”katanya.

Terkait tragedi tersebut, youtuber korea yang juga terkenal berbahasa Jawa medok ini pun turut berduka, dan ia pun membatalkan niatnya untuk mendatangi area kejadian pada hari ini.

“Kalau untuk ngerekam, bisanya mungkin bisa. Tapi saya rasa kurang pantas,”ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Pesta Halloween Itaewon, KBRI Korsel: Tak Ada WNI yang Jadi Korban

Tragedi Pesta Halloween Itaewon, KBRI Korsel: Tak Ada WNI yang Jadi Korban

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 08:33 WIB

Tragedi Halloween di Seoul Renggut Lebih dari 100 Korban Jiwa

Tragedi Halloween di Seoul Renggut Lebih dari 100 Korban Jiwa

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 06:14 WIB

SM Entertainment Batalkan Pesta Halloween setelah Tragedi Itaewon

SM Entertainment Batalkan Pesta Halloween setelah Tragedi Itaewon

| Minggu, 30 Oktober 2022 | 05:20 WIB

Hansol Ternyata Suka Banget Rawon

Hansol Ternyata Suka Banget Rawon

| Sabtu, 03 September 2022 | 19:03 WIB

Terkini

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Sumsel | Jum'at, 17 April 2026 | 00:03 WIB

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 00:00 WIB

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:55 WIB

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:48 WIB

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

Kalbar | Kamis, 16 April 2026 | 23:46 WIB

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 23:37 WIB

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Lampung | Kamis, 16 April 2026 | 23:36 WIB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

Bogor | Kamis, 16 April 2026 | 23:30 WIB

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 23:26 WIB

Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan

Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 23:10 WIB