Gelar Silatnas III Para Bu Nyai Bahas Aneka Masalah di Pondok Putri

Semarang

Jum'at, 04 November 2022 | 21:13 WIB
Gelar Silatnas III Para Bu Nyai Bahas Aneka Masalah di Pondok Putri
Dok. Semarang.suara.com

SUARA SEMARANG - Para pengasuh pesantren putri atau disebut Bu Nyai bakal berkumpul di acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) IIII 2022 pada Senin hingga Selasa (7-8/11/2022) di Hotel Patra Semarang.

Mereka para Bu Nyai ini tergabung dalam naungan Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI), yaitu lembaga NU yang mengurusi Asosisasi Pondok Pesantren.

Para Bu Nyai memilki peran yang sangat penting dalam pengasuhan Pondok Putri, terutama masalah yang dihadapi para santriwati.

Dalam Silatnas III para Bu Nyai sebagai ulama perempuan akan membahas segala persoalan pesantren putri.

Pasalnya, akhir-akhir ini banyak terjadi peristiwa buruk mencuat dari pondok pesantren. Diantaranya kekerasan seksual pada santri putri. Namun perhatian publik cenderung kepada pelaku.

Alhasil hukuman pelaku hanya dihujat, pemerintah turun tangan, norma hukum ditegakkan. Ketika pelaku dijatuhi hukuman berat, masyarakat merasa sudah puas. 

Padahal yang harus lebih diperhatikan adalah korbannya. Si korban sudah pasti menjadi terganggu kegiatan belajarnya, kacau jadwal belajar ilmu dan mengajinya. Juga menderita tekanan batin alias trauma kejiwaan yang sangat berat. 

Pemerintah maupun LSM, sangat terbatas aksesnya memberi advokasi. Satu-satunya pihak yang paling dekat pada masalah tersebut dalam lingkungan tinggal korban yakni pondok pesantren adalah Ibu Nyai. 

Pengasuh pesantren putri inilah yang kemudian hadir untuk berusaha mengatasi masalah tersebut sebagai seorang ibu yang berjuang selama dua puluh empat jam sehari, tujuh hari seminggu untuk anak-anaknya dalam hal ini santri-santri putrinya. 

baca juga

Wakil Ketua Panitia Silatnas III Bu Nyai Nusantara, Nyai Hajjah Royannach Ahal mengatakan, tanggungjawab mengasuh santri putri jauh lebih berat dari santri putra. 

Santri putri, ujar Pengasuh Ponpes Putri Permata, Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah ini, punya masalah lebih banyak, dan penanganannya lebih sulit  daripada santri putra. 

Bu Nyai asal pondok pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon Jabar  yang yang akrab dipanggil ning Yannah ini memberi contoh. Ketika terkena perundungan (bulliying), butuh waktu lama menyembuhkan trauma korbannya. 

“Kalo santri putra, ada yang diejek sampai berkelahi, mudah selesai rukun kembali. Sedangkan santri putri, diejek temannya, bisa ngambek tak mau mengaji berhari-hari bahkan memutuskan keluar dari pondok pesantren,” kata istri Kiai Mujibur Rachman Ma’mun  Kajen, Pati ini. 

Di sampaiakannya, terkadang ditemukan santri putri melanggar aturan atau nakal misalnya, mengatasinya tidaklah mudah. Bisa tidak mempan ditakzir (diberi sanksi oleh pengurus). 

Harus memakai pendekatan khusus yang hanya bisa dilakukan oleh wanita kepada wanita, ibu kepada putrinya.

“Santri putri bermasalah di pondok, kerapkali setelah ditelusuri sumber masalah awalnya dari rumah, karena bapak dan ibunya tidak rukun atau broken home begitu, disitulah kemudian bu nyai ikut serta berperan mengisi kekosongan tersebut untuk santri putri yang merasa kehilangan kasih sayang orang tuanya" tutur Yannah usai rapat panitia panitia Silatnas III Bu Nyai nusantara di Hotel Pandanaran di Semarang, Jum’at, (4/11/2022). 

Dia beberkan, Silatnas III ini juga akan dimeriahkan pameran produk usaha kecil baik berupa makanan, minuman , desain pakaian muslimah dan jilbab hasil karya para pengasih perempuan pesantren atau para Ibu Nyai.

Dari bazar dan ekshebishon perempuan pesantren tersebut diharapkan akan menjadi awal yang baik sehingga terjalin program berkelanjutan bagi ekonomi kreatif mandiri perempuan pesantren dibawah naungan RMI NU.

Sehingga itu dianggap bagian penting untuk penguatan ekonomi kreatif yang perlu dibahas dalam salah satu Halaqoh yang ada dalam rangkaian acara Silatnas III Bu Nyai Nusantara. (ambar)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perbaiki Pertahanan, PSIS Semarang Tambah Staf Pelatih

Perbaiki Pertahanan, PSIS Semarang Tambah Staf Pelatih

Jawa Tengah | Jum'at, 04 November 2022 | 15:18 WIB

Jalan Terjal Menuntut Keadilan Saksi Korupsi yang Tewas Terbunuh, Keluarga Iwan Budi Tak Menyerah dan Bersurat ke Jokowi

Jalan Terjal Menuntut Keadilan Saksi Korupsi yang Tewas Terbunuh, Keluarga Iwan Budi Tak Menyerah dan Bersurat ke Jokowi

Jawa Tengah | Jum'at, 04 November 2022 | 14:53 WIB

Idrus Gunawan Masuk Jajaran Tim Pelatih PSIS Semarang

Idrus Gunawan Masuk Jajaran Tim Pelatih PSIS Semarang

Semarang | Jum'at, 04 November 2022 | 10:39 WIB

Pelatih Bojan Hodak Pamer Prestasi, Dirumorkan Merapat ke PSIS Semarang

Pelatih Bojan Hodak Pamer Prestasi, Dirumorkan Merapat ke PSIS Semarang

Semarang | Jum'at, 04 November 2022 | 09:29 WIB

5 Kabar Seru Oto: Cara Cetak STNK Setelah Bayar Online, GIIAS 2022 Tampil di Semarang, Wuling Almaz Hybrid Meluncur

5 Kabar Seru Oto: Cara Cetak STNK Setelah Bayar Online, GIIAS 2022 Tampil di Semarang, Wuling Almaz Hybrid Meluncur

Otomotif | Jum'at, 04 November 2022 | 09:13 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×