Tahun Politik, Ketua DPD PSI Kota Semarang Ingatkan Netralitas ASN

Semarang

Senin, 13 Maret 2023 | 15:22 WIB
Tahun Politik, Ketua DPD PSI Kota Semarang Ingatkan Netralitas ASN
Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang, Melly Pangestu

SUARA SEMARANG - Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang, Melly Pangestu, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot, kecamatan hingga kelurahan harus netral dalam Pemilu 2024.

Tak hanya itu saja, sikap netral juga harus diterapkan jajaran hingga tingkat RW dan RT. Menurutnya, netralitas tersebut harus ditunjukkan mulai sekarang yang notabene memasuki tahun politik.

"Di tahun politik ini, kami mengingatkan seluruh ASN, dari Pemkot, jajaran kecamatan, kelurahan, RW hingga RT harus netral," kata Melly, Senin (13/3/2023).

Netralitas ASN tersebut, lanjutnya, telah diatur dalam beberapa peraturan. Di antaranya Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan SKB antara Menpan RB, Mendagri, Plt. Kepala BKN, Ketua KASN dan Ketua Bawaslu.

Dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, termaktub bahwa ASN dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik. ASN pun diamanatkan untuk tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

"Ketidaknetralan adalah bukti dari bobroknya demokrasi dan mental demokrasi. Karena itu, ASN harus pada aturan birokrasi, bukan aturan dari partai tertentu," ujar Melly yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Semarang itu.

Pada momentum Pemilu, seringkali dijumpai figur calon yang merupakan suami atau istri pejabat tertentu. Kondisi tersebut sangat rawan terjadinya mobilisasi ASN untuk mendukung atau memberikan suara pada figur tersebut.

"Kami menyarankan agar suami/istri kepala dinas hingga camat dan lurah tidak maju sebagai Caleg partai. Karena pasti memunculkan ketidaknetralan dalam jalannya demokrasi. Gesekan-gesekan pasti terjadi apalagi di masa tahun politik, seperti yang sudah terjadi sebelumnya," tandasnya.

Pelanggaran netralitas ASN selalu terjadi di setiap Pemilu. Dari data Pilkada 2020, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mencatat ada 917 pelanggaran netralitas ASN.

baca juga

Terdiri dari 484 kasus memberikan dukungan pada satu pasangan calon di media sosial, 150 kasus menghadiri sosialisasi partai politik, dan 103 kasus melakukan pendekatan ke partai politik.

Kemudian 110 kasus mendukung satu pasangan calon, dan terakhir 70 kasus kepala desa mendukung satu pasangan calon.

"Pelanggaran yang terjadi sebelumnya sudah seharusnya menjadi pembelajaran bersama pentingnya menjaga demokrasi agar Pemilu berjalan dengan jujur dan adil," jelasnya.

Sebagai bentuk semangat mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil, PSI juga menyatakan mendukung pelaksanaan Pemilu dengan sistem proporsional terbuka.

Sikap itu diwujudkan kader-kader PSI dengan menggelar aksi simpatik dan edukatif di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) saat berlangsungnya sidang judicial review sistem Pemilu.

Pada aksi itu, para kader PSI melakukan aksi teatrikal. Sebagian kader membawa karung berisi boneka kucing dan mengenakan tutup kepala kotak hitam sebagai ilustrasi sebagai sistem Pemilu proporsional tertutup. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lahan Hotel Sultan Kembali ke Negara, PSI: Sudahi Polemik, Saatnya Tata Ulang Senayan

Lahan Hotel Sultan Kembali ke Negara, PSI: Sudahi Polemik, Saatnya Tata Ulang Senayan

News | Senin, 13 Maret 2023 | 14:28 WIB

Kebakaran Pertamina Plumpang Hanguskan Banyak Dokumen Penting Warga, PSI ke Pemprov DKI: Harus Diurus Segera!

Kebakaran Pertamina Plumpang Hanguskan Banyak Dokumen Penting Warga, PSI ke Pemprov DKI: Harus Diurus Segera!

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 13:36 WIB

Melly Pangestu Usulkan Pembentukan Perda Toleransi di Kota Semarang, Ini Alasannya

Melly Pangestu Usulkan Pembentukan Perda Toleransi di Kota Semarang, Ini Alasannya

Semarang | Minggu, 05 Maret 2023 | 13:36 WIB

Terkini

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:55 WIB

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:54 WIB

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

×