Irfan Jauhari kemudian memberikan penjelasan soal aksi dia yang duduk hanya melihat santai saat kericuhan final Sea Games tersebut.
Ia mengatakan jika posisi dirinya dengan keributan yang ada dipinggir lapangan jaraknya jauh.
Maka ia memilih untuk duduk di rumput dan tak ada keinginan untuk terlibat bergabung dengan suasana ricuh tersebut.
"Saya profesional, saya juga memikirkan kedepan masih muda, khawatir juga ada sanksi kedepan," katanya.
Sedangkan Ernando Ari berkisah jika kesuksesan dia berkat doa kedua orang tuanya saat ibadah umroh.
"Dapat kontrak baru Persebaya saya umrohkan orang tua dan tetangga, berdoa di depan Kabah dan alhamdulillah terkabul," katanya.
Tiga punggawa Timnas bertemu dengan Denny Rumba merupakan dalam rangka Apresiasi Udinus Untuk Atlet Indonesia. Termasuk tiga atlet Timnas Indonesia itu, mendapat hadiah beasiswa S2.
Ernando Ari, Irfan Jauhari dan Rio Fahmi adalah mahasiswa S1 Udinus. Sebenarnya Pratama Arhan juga diundang namun sudah berada di Jepang untuk berlatih bersama klubnya Tokyo Verdy.
Denny Rumba mengaku bangga dan senang dengan capaian tiga pemain Timnas U22 yang meraih emas dan mendapat beasiswa kuliah sampai S2 di Udinus.
Baca Juga: Hadiah Beasiswa S2 Udinus Untuk Pratama Arhan, Irfan Jauhari, Ernando Ari, dan Rio Fahmi
"Saya bangga kepada adek-adek ini, karena di jaman saya itu mau kuliah susah, saat sangat terbuka untuk menggapai pendidikan yang tinggi," katanya yang menggeluti bisnis Mini Soccer di Semarang.***