Tragis! India Alami Kecelakaan Kereta Api Paling Buruk dalam Beberapa Dasawarsa.

Semarang

Minggu, 04 Juni 2023 | 19:34 WIB
Tragis! India Alami Kecelakaan Kereta Api Paling Buruk dalam Beberapa Dasawarsa.
Tragis! India Alami Kecelakaan Kereta Api Paling Buruk dalam Beberapa Dasawarsa. (Ilustrasi dari Pexels.)

SUARA SEMARANG - India telah mengalami kecelakaan kereta api paling mematikan dalam  beberapa dasawarsa.

Pihak berwenang India mengumumkan bahwa operasi penyelamatan telah selesai setelah kecelakaan tragis tersebut.

Kecelakaan ini menewaskan setidaknya 275 orang dan melukai hampir 1.200 orang.

Kecelakaan terjadi ketika sebuah kereta penumpang menabrak kereta barang yang tidak bergerak dan keluar dari jalur, kemudian menabrak kereta penumpang lain yang melintas dari arah berlawanan di dekat distrik Balasore.

Kereta Api India, yang mengangkut lebih dari 13 juta orang setiap hari, telah berusaha meningkatkan keselamatan dengan infrastruktur yang menua.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengunjungi tempat kejadian untuk memberikan dukungan kepada para petugas penyelamat dan menemui korban yang terluka.

Dia menyatakan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas kecelakaan ini akan dihukum dengan tegas.

Modi, yang akan menghadapi pemilihan umum tahun depan, ingin memastikan bahwa langkah-langkah yang tepat diambil untuk mengatasi masalah keselamatan dalam sistem kereta api negara tersebut.

Investigasi awal menunjukkan bahwa kecelakaan ini terjadi karena kegagalan sinyal.

baca juga

Coromandel Express, yang menuju Chennai dari Kolkata, keluar dari jalur utama dan memasuki jalur melingkar yang digunakan untuk memarkir kereta.

Akibatnya, tabrakan terjadi antara Coromandel Express dan kereta barang yang sedang diparkir di jalur melingkar.

Kereta penumpang lain yang melaju dari arah berlawanan juga terlibat dalam kecelakaan ini.

Pasca kecelakaan, pekerja dengan alat berat telah bekerja keras membersihkan jalur kereta yang rusak, memperbaiki kereta yang rusak, dan memperbaiki kabel listrik yang terkena dampak.

Lebih dari 1.000 orang terlibat dalam operasi penyelamatan yang berlangsung selama beberapa hari.

Para korban kecelakaan telah dibawa ke pusat bisnis untuk identifikasi, keluarga yang terkena dampak sedang menunggu dengan penuh kekhawatiran, banyak yang menangis dan memegang kartu identitas serta foto orang-orang terkasih yang hilang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejarah Kelam: Kemiripan Kecelakaan Kereta Api di Odisha India dan Tragedi Bintaro 1987

Sejarah Kelam: Kemiripan Kecelakaan Kereta Api di Odisha India dan Tragedi Bintaro 1987

News | Sabtu, 03 Juni 2023 | 15:57 WIB

7 Insiden Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Dunia, Termasuk di Odisha India

7 Insiden Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Dunia, Termasuk di Odisha India

News | Sabtu, 03 Juni 2023 | 15:21 WIB

Ramah Lingkungan dan Lawan Stigma, Perempuan India Buat Pembalut Inovasi

Ramah Lingkungan dan Lawan Stigma, Perempuan India Buat Pembalut Inovasi

Video | Minggu, 04 Juni 2023 | 08:00 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×