Bos Yoyok Sukawi Ubah Nama PSIS Semarang Usai Lakukan Studi Banding Stadion

Semarang | Suara.com

Rabu, 19 Juli 2023 | 09:37 WIB
Bos Yoyok Sukawi Ubah Nama PSIS Semarang Usai Lakukan Studi Banding Stadion
CEO Yoyok Sukawi ubah nama PSIS Semarang. (youtube/Catur Wisanggeni)

SUARA SEMARANG - Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengganti nama klub yang sudah ia besarkan.

Ada indikasi perubahan nama PSIS Semarang oleh CEO Yoyok Sukawi ini usai melakukan "studi banding" ke stadion mewah yang digunakan oleh Persita Tangerang.

Pernyataan perubahan nama klub PSIS Semarang itu disampaikan langsung oleh Yoyok Sukawi saat masih berada di stadion tersebut.

Semula Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi membicarakan perihal keberhasilan Persita Tangerang mengontrak Stadion Indomilk.

Tak tanggung-tanggung, masa kontrak 30 tahun membuat Yoyok Sukawi iri dan menginginkan PSIS bisa melakukan hal yang sama.

Andai PSIS Semarang bisa mengontrak Stadion Jatidiri maupun Stadion Citarum dalam jangka waktu yang lama dinilai akan menguntungkan kedua belah pihak.

Namun, hal itu masih sulit dilakukan oleh PSIS Semarang dan Yoyok Sukawi memaparkan kendala-kendalanya.

Yoyok Sukawi menyatakan belum ada payung hukum dari pemerintah yang bisa digunakan PSIS Semarang untuk melakukan hal itu.

"Aku kan nyari payung hukumnya. Peraturan pemerintah nggak ada, Pergub nggak ada, Perbup nggak ada," ujar Yoyok Sukawi.

Mengacu pada Persita Tangerang, PSIS Semarang dan Yoyok Sukawi diminta mencari celah kerjasama dengan skema KPBU atau Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha.

Dengan KPBU maka akan ada kerjasama pemerintah Kota Semarang atau Pemprov Jateng dan PSIS Semarang dalam operasional stadion dan pemeliharaannya.

Persita Tangerang juga "mengajari" PSIS Semarang terkait legal opinion dari kejaksaan karena stadion dinilai sebagai aset oleh pemerintah sebagai pemiliknya.

Dengan skema tersebut, pemerintah dinilai akan untung dan klub termasuk PSIS Semarang juga akan untung.

Alasanya, semua biaya operasional ditanggung oleh pihak kedua atau klub dan Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi siap untuk biaya-biaya itu.

Sementara Pemerintah bisa Rp 0 dalam anggaran pemeliharaan stadion dan semuanya ditanggung klub.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Vitinho Absen 2 Pekan, Gali Freitas Berpotensi Jadi Starter saat PSIS Semarang vs PSS Sleman

Vitinho Absen 2 Pekan, Gali Freitas Berpotensi Jadi Starter saat PSIS Semarang vs PSS Sleman

| Rabu, 19 Juli 2023 | 07:13 WIB

Ze Valente Bela Brylian Aldama yang Dihujat Netizen Usai Gagal Bobol Gawang PSIS Semarang

Ze Valente Bela Brylian Aldama yang Dihujat Netizen Usai Gagal Bobol Gawang PSIS Semarang

| Selasa, 18 Juli 2023 | 07:19 WIB

Pelatih PSIS Lihat Kehebatan Alfeandra Dewangga sebagai Gelandang saat SEA Games

Pelatih PSIS Lihat Kehebatan Alfeandra Dewangga sebagai Gelandang saat SEA Games

| Selasa, 18 Juli 2023 | 06:30 WIB

Cair! Bonus Kemenangan PSIS Semarang vs Persebaya Total Rp 200 Juta, Yoyok Sukawi sampai Tepok Jidat

Cair! Bonus Kemenangan PSIS Semarang vs Persebaya Total Rp 200 Juta, Yoyok Sukawi sampai Tepok Jidat

| Selasa, 18 Juli 2023 | 06:06 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB