LDII Gelar Silaturahmi Kebangsaan, Ganjar: Pentingnya Toleransi Untuk Generasi Kedepan

Semarang | Suara.com

Minggu, 30 Juli 2023 | 10:46 WIB
LDII Gelar Silaturahmi Kebangsaan, Ganjar: Pentingnya Toleransi Untuk Generasi Kedepan
DPW LDII Jawa Tengah gelar Silaturahmi Kebangsaan dan media gathering. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, membuka acara Silaturahim Kebangsaan Jilid III”. Acara tersebut diinsiasi oleh DPW LDII Jawa Tengah bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang berlangsung di Hotel Santika, Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (29/7).

Di hadapan sekira 200 peserta dan 2.300 peserta lainnya yang mengikuti secara daring, Ganjar Pranowo dalam sambutannya menyatakan pentingnya silaturahim dalam membangun bangsa.

Ia menegaskan para pendiri bangsa, termasuk para tokoh politisi, ulama, dan tokoh masyarakat dari berbagai profesi, menyatukan langkah dalam membangun Indonesia yang sejahtera dan maju.

“Sehingga masyarakat menginginkan Indonesia yang sejahtera, toleransi, saling menghargai, hak asasi dan bonus demografi Indonesia 2045,” ujarnya.

Ganjar menambahkan, toleransi, saling menghargai, dan menghormati hak asasi manusia adalah nilai-nilai dasar yang terus ditekankan dalam rangka mencapai cita-cita bersama.

"Selain itu, bonus demografi pada tahun 2045 menjadi target yang diharapkan dapat tercapai melalui upaya bersama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tuturnya.

Dalam visi Indonesia Emas 2045, anak-anak Indonesia yang akan menjadi generasi pemimpin di masa mendatang perlu disiapkan dengan baik. 

“Persiapan tersebut mencakup dua aspek penting, yaitu pendidikan yang layak dan ruang untuk diskusi serta berdialog,” tuturnya

Selain itu, ruang untuk diskusi dan berdialog juga menjadi hal yang tak kalah penting. 

Melalui dialog dan kolaborasi, generasi muda dapat mengasah kemampuan berpikir kritis, menghargai perbedaan pendapat, dan mencari solusi terbaik dalam menghadapi berbagai masalah yang dihadapi oleh bangsa.

“Ruang untuk berdialog juga menjadi sarana bagi mereka untuk berbagi gagasan, mendengarkan berbagai sudut pandang, dan memahami kompleksitas isu-isu yang dihadapi,” ujarnya.

Sementara itu, menjelang tahun politik, situasi akan hangat. Ganjar memberikan kunci untuk mendinginkan adalah sikap toleransi masyarakat. 

“Perbedaan dalam pesta politik adalah ujian yang harus dihadapi. Jika bisa melewati ujian tersebut merupakan penghormatan tertinggi untuk masyarakat,” ujarnya.

Terakhir, mantan Anggota DPR RI ini menyatakan, Indonesia itu memang banyak perbedaan, namun bukan untuk disama-samakan, yang bisa adalah dipersatukan. 

“Pelangi itu indah karena karena warnanya banyak dan berbeda-berbeda. Namun kalau hanya satu warna itu tidak menarik,” pungkasnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Adu Cepat Kejuaraan Balap Traktor di Klaten

Adu Cepat Kejuaraan Balap Traktor di Klaten

Foto | Minggu, 30 Juli 2023 | 07:48 WIB

Kompak Kenakan Baju Kotak-kotak, Ganjar Singgung Pernah Jadi Timses Prabowo Subianto

Kompak Kenakan Baju Kotak-kotak, Ganjar Singgung Pernah Jadi Timses Prabowo Subianto

News | Sabtu, 29 Juli 2023 | 22:25 WIB

Soal Siapa Yang Didukung Jokowi, Ganjar: Masa Dukungannya Dua

Soal Siapa Yang Didukung Jokowi, Ganjar: Masa Dukungannya Dua

News | Sabtu, 29 Juli 2023 | 18:51 WIB

Terkini

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final

Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:00 WIB

Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah

Menelusuri Lorong Gelap Larung: Dari Hasrat hingga Sejarah yang Berdarah

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:00 WIB

Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda

Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup

Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:55 WIB

Di Balik Thanksgiving Berdarah: Misteri Kelam Keluarga Sam Holland

Di Balik Thanksgiving Berdarah: Misteri Kelam Keluarga Sam Holland

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:55 WIB

Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United

Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB