Aksi Heboh di Lapangan! Pelatih PSIS Semarang Terperangkap Emosi Hingga Lakukan Tindakan Kontroversial

Semarang

Rabu, 16 Agustus 2023 | 13:20 WIB
Aksi Heboh di Lapangan! Pelatih PSIS Semarang Terperangkap Emosi Hingga Lakukan Tindakan Kontroversial
Aksi Heboh di Lapangan! Pelatih PSIS Semarang Terperangkap Emosi Hingga Lakukan Tindakan Kontroversial. (instagram @psisfcofficial)

SUARA SEMARANG - Para pecinta sepak bola Indonesia kembali dikejutkan oleh insiden kontroversial pelatih PSIS Semarang yang terjadi di lapangan hijau.

Manajemen PSIS Semarang mendapatkan surat pemberitahuan tak menyenangkan dari Komisi Disiplin PSSI pada Rabu (16/8).

Ternyata, kabar mengejutkan ini melibatkan sang pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius, yang terlibat dalam peristiwa menghebohkan di pinggir lapangan.

Dalam insiden yang terjadi baru-baru ini, Gilbert Agius dilaporkan melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023. Aksinya menghempaskan dan membanting botol minuman di pinggir lapangan menjadi sorotan utama.

Tindakan tersebut dianggap sebagai bentuk protes keras terhadap perangkat pertandingan. Bukti-bukti yang dihadirkan oleh Komisi Disiplin PSSI mendukung klaim bahwa pelanggaran disiplin telah terjadi.

Reaksi dari Komisi Disiplin PSSI tak tanggung-tanggung. Mereka memberikan teguran keras kepada Gilbert Agius sebagai tindakan preventif agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

Para penggemar sepak bola pun tak dapat menyembunyikan rasa kecewa dan keheranannya atas tindakan yang dilakukan oleh pelatih favorit mereka.

Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi, dengan bijak dan kepala dingin merespons insiden ini.

Ia menyatakan rasa lega atas tindakan tegas yang diambil oleh Komisi Disiplin PSSI. Yoyok Sukawi juga mengambil momen ini untuk memberikan pengingat kepada seluruh official team PSIS agar dapat mengendalikan emosi mereka saat berada di tengah pertandingan.

“Kami menerima sanksi buat official karena memang kemarin panas situasinya di pertandingan dan ke depan kami akan kembali saling mengingatkan untuk lebih tertib," ujar Yoyok Sukawi seperti dilansir dari laman resmi.

Pernyataan ini menunjukkan komitmen PSIS Semarang dalam mengambil langkah-langkah konstruktif untuk memastikan integritas dan profesionalisme timnya di masa mendatang.

Insiden ini tentu saja memberikan pelajaran berharga bagi semua pihak terkait dalam dunia sepak bola.

Sikap sportifitas dan pengendalian emosi saat berada di lapangan merupakan hal yang sangat penting.

Kejadian ini seharusnya menjadi pengingat bahwa ketenangan dan sikap profesionalisme harus selalu diutamakan, bahkan dalam situasi paling tegang sekalipun.

Dengan insiden ini, dunia sepak bola Indonesia kembali memperoleh pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga etika dan perilaku sportifitas di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kok Bisa Yoyok Sukawi Tegur Gilbert Agius di Tengah Tren Menang PSIS? Ternyata ada Surat Cinta dari PSSI...

Kok Bisa Yoyok Sukawi Tegur Gilbert Agius di Tengah Tren Menang PSIS? Ternyata ada Surat Cinta dari PSSI...

| Rabu, 16 Agustus 2023 | 12:55 WIB

Senjata Baru Persib Bandung Jegal PSIS Semarang, Bojan Hodak Datangkan Personel Anyar Jerman Kroasia

Senjata Baru Persib Bandung Jegal PSIS Semarang, Bojan Hodak Datangkan Personel Anyar Jerman Kroasia

| Selasa, 15 Agustus 2023 | 19:02 WIB

Jalan Tertatih Kesakitan Saat Tiba di Thailand, Alfeandra Dewangga Absen Lawan Malaysia di Piala AFF U-23 2023?

Jalan Tertatih Kesakitan Saat Tiba di Thailand, Alfeandra Dewangga Absen Lawan Malaysia di Piala AFF U-23 2023?

Bola | Selasa, 15 Agustus 2023 | 15:45 WIB

Terkini

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Jakarta | Senin, 01 Juni 2026 | 00:00 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Jakarta | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:45 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Kalbar | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:28 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

Bogor | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:23 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB