semarang

PW Aisyiyah Jateng: Perempuan Jangan jadi Objek Politik Semata

Semarang Suara.Com
Sabtu, 02 September 2023 | 16:51 WIB
PW Aisyiyah Jateng: Perempuan Jangan jadi Objek Politik Semata
Pembekalan & Dialog Ideopolitor bagi Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah Periode Muktamar Ke-48 di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah, Sabtu 2 September 2023 (Suara Semarang)

SUARA SEMARANG - Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jateng Eny Winaryati menyerukan supaya perempuan jangan mau jadi objek politik semata, terlebih jelang Pemilu 2024.

Eny Winaryati yang juga pengajar di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menguraikan bila perempuan punya kapasitas yang lebih.

"Politik sekarang ini, perempuan jadi objek politik apakah sebatas pemenuhan 30 persen kuota saja dan lainnya," kata Eny Winaryati usai Pembekalan & Dialog Ideopolitor bagi Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah Periode Muktamar Ke-48 di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah, Sabtu 2 September 2023.

Dalam agenda bertajuk  'Membangun Komitmen dan Sinergitas Pimpinan untuk Aisyiyah Berkemajuan' itu Eny Winaryati mengatakan perempuan agar menguatkan lagi ideologi di Aisyiyah khususnya.

"Perempuan itu juga yang paling banyak didekati (kepentingan politik) karena sangat beragam," katanya.

Maka dari itu, kata dia perempuan perlu ada penguatan peran, agar jangan sampai hanya jadi objek politik semata.

"Perempuan punya kapasitas, dan jadi bagian yang diperhitungkan," kata dia.

Meski demikian, pihaknya tak melarang ada anggota Aisyiyah yang terlibat dalam politik kebangsaan maupun politik praktis.

"Boleh saja misalnya terlibat di Bawaslu sebagai politik kebangsaan, atau partai politik sebagai politik praktis," katanya.

Baca Juga: Cak Imin Resmi Dipinang Anies Sebagai Cawapres, Gus Yahya: Bukan Calon Atas Nama NU


Tentu, lanjut Eny, dengan mekanisme yang disampaikan misalnya kalau sedang nyaleg bisa cuti dulu pada keanggotaannya, nanti aktif kembali.

Hal ini agar anggota tak mencampur-adukkan antara kepentingan politik dan organisaai.


"Kita beri kebebasan untuk aktualisasi diri di partai atau lainnya. Kalau politik kebangsaan kita dorong, kalau praktis silahkan. Tapi kalau pada masa kampanye ya istirahat dulu (keorganisasiannya)," ucap dia.

Lebih jauh, pihaknya juga berpesan untuk anggota dan masyarakat agar tak terjebak politik uang dalam Pwmilu.

"Jangan sampai hanya uang tak seberapa tapi tergiur. Maka ketahui karakter siapa orang yang akan dipilih, yang jujur dan amanah," kata Eny.

Teknologi Informasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI