Subsidi Hanya Jangka Pendek, PKS Banten Minta Pemerintah Serius Persiapkan Ketahanan Energi Masa Depan

Serang | Suara.com

Rabu, 07 September 2022 | 19:24 WIB
Subsidi Hanya Jangka Pendek, PKS Banten Minta Pemerintah Serius Persiapkan Ketahanan Energi Masa Depan
Ketua DPW PKS Banten, Gembong R. Sumedi (Istimewa)

Suaraserang.id- Karena subsidi merupakan bantuan sementara negara untuk meningkatkan daya beli masyarakat, Gembong R.Sumedi, Ketua DPW PKS Banten, berharap pemerintah memiliki rencana jangka panjang untuk membuat energi aman yang tersedia lebih murah dan lebih bersih untuk seluruh masyarakat.

Memberikan subsidi kepada masyarakat atas perkiraan kenaikan harga BBM dan fluktuasi harga pangan. “Tapi yang perlu dipahami, subsidi itu  sifatnya sementara Tidak permanen

.Jadi kalau  mau subsidi sekarang juga harus  disiapkan program jangka panjangnya agar masyarakat bisa tumbuh mandiri dari subsidi," kata Gembong Sumedi saat dihubungi Selasa kemaren.

Misalnya dalam kasus BBM bersubsidi, katanya, seharusnya jelas bahwa gejolak harga BBM di Indonesia seharusnya tidak terjadi jika pemerintah bisa menyelesaikan akar penyebab masalah energi.


“Indonesia kan punya sumber daya fosil yang cukup banyak. Tapi tidak bisa mengolahnya. Akhirnya, sumber daya itu hanya ditambang lalu dijual ke Singapura untuk diolah menjadi BBM, baru diimpor ke Indonesia. Jadi bisa dibilang pemerintah mau praktisnya saja, terima fee, tapi akhirnya malah memberatkan rakyat,” ujarnya.

Ia mengimbau pemerintah sudah mulai untuk membenahi sektor produksi, sehingga mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Karena kalau kita lihat selama ini, sekali BBM itu naik harganya, walaupun harga minyak dunia turun, BBM di Indonesia ya tidak akan turun. Pemerintah harusnya serius membangun sektor energi ini,” ujarnya lagi.

Kalaupun ingin menyelaraskan dengan keinginan untuk menjaga perubahan iklim, Gembong Sumedi menyatakan pemerintah juga seharusnya mulai secara masif mempersiapkan instalasi untuk energi terbarukan ini.

“Jadi saat subsidi nantinya tidak diberikan lagi, masyarakat sudah bisa mengakses energi yang bersih dan murah. Jangan sampai, untuk energi terbarukan pun kita harus bergantung pada negara luar,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Gembong menyatakan kenaikan harga BBM sudah pasti akan menyakiti rakyat.

“Karena, subsidi diberikan untuk kenaikan harga BBM. Tapi seperti yang kita ketahui, kenaikan harga BBM ini pasti akan mempengaruhi sektor lainnya. Nah, apakah subsidi yang digelontorkan bisa mencover kenaikan dari sektor lainnya itu? Kami dari PKS, berharap BBM tidak perlu dinaikkan. Kasihan masyarakat, akan semakin terbebani,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beneran Butuh? Ajukan Sendiri Syarat Mendapatkan BLT BBM Rp 600 Ribu

Beneran Butuh? Ajukan Sendiri Syarat Mendapatkan BLT BBM Rp 600 Ribu

| Rabu, 07 September 2022 | 19:03 WIB

Jeritan Nelayan Lebak Pasca Kenaikan Harga BBM: Tolong Kita Kewalahan

Jeritan Nelayan Lebak Pasca Kenaikan Harga BBM: Tolong Kita Kewalahan

Banten | Rabu, 07 September 2022 | 18:58 WIB

Ratu Atut lapor ke Bapas Serang usai bebas bersyarat

Ratu Atut lapor ke Bapas Serang usai bebas bersyarat

| Rabu, 07 September 2022 | 18:56 WIB

Terkini

Viral Lagi, Terungkap Kondisi Terkini Orangutan Kurus dan Anaknya di Kutai Timur

Viral Lagi, Terungkap Kondisi Terkini Orangutan Kurus dan Anaknya di Kutai Timur

Kaltim | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:17 WIB

Tak Lolos Liga Champions, Chelsea Terancam Kehilangan Cole Palmer

Tak Lolos Liga Champions, Chelsea Terancam Kehilangan Cole Palmer

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:15 WIB

Ketakutan Kiko Menjelang Hari Raya

Ketakutan Kiko Menjelang Hari Raya

Your Say | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:15 WIB

Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam

Di Tengah Laju Pembangunan Bali, Inisiatif 1.000 Pohon Ini Jadi Alternatif Jaga Ruang bagi Alam

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:15 WIB

ADVAN Resmi Meluncurkan AIGEN Ultra, Laptop AI untuk Pekerja Digital

ADVAN Resmi Meluncurkan AIGEN Ultra, Laptop AI untuk Pekerja Digital

Tekno | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:14 WIB

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:13 WIB

Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?

Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?

Entertainment | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:13 WIB

Apa itu By Name By Address? Sistem Masjid Istiqlal untuk Bagi Daging Kurban

Apa itu By Name By Address? Sistem Masjid Istiqlal untuk Bagi Daging Kurban

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:10 WIB

Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia

Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:07 WIB

Permenhut 6/2026 Dinilai Buka Jalan Proyek Karbon Perhutanan Sosial Masuk Pasar Global, Mengapa?

Permenhut 6/2026 Dinilai Buka Jalan Proyek Karbon Perhutanan Sosial Masuk Pasar Global, Mengapa?

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:00 WIB