Tanggapi Kenaikan CHT, Pengamat: Jutaan Buruh Rokok Akan Menganggur

Serang | Suara.com

Senin, 12 September 2022 | 23:57 WIB
Tanggapi Kenaikan CHT, Pengamat: Jutaan Buruh Rokok Akan Menganggur
Buruh pabrik rokok di Kudus tengah mengolah tembakau. (Antara)

Rencana pemerintah menaikkan target penerimaan cukai sebesar 11,6 persen pada tahun 2023 diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap Industri Hasil Tembakau (IHT), khususnya di segmen Sigaret Kretek Tangan (SKT) padat karya.


Keberadaan segmen SKT yang melibatkan ratusan ribu tenaga kerja telah menghambat perkembangan ekonomi di beberapa daerah dan mendukung upaya pemerintah untuk memulihkan perekonomian nasional.


Guru Besar Hotman Siahaan dari Universitas Airlangga (Unair) mengatakan, pemerintah pusat harus menyadari efek domino dampaknya terhadap laju perekonomian daerah dengan menetapkan kenaikan cukai hasil tembakau atau CHT.


"Dengan naiknya CHT, maka industri rokok akan melakukan efisiensi besar-besaran. Mereka dapat mengalihkan produksinya dari rokok SKT ke Sigaret Kretek Mesin (SKM). Artinya ribuan bahkan jutaan pekerja SKT akan menganggur karena akan digantikan oleh mesin,” ujarnya kepada wartawan, Senin (12/9/2022).


Selain itu, katanya, pekerja SKT banyak yang merupakan ibu rumah tangga yang telah membantu menopang perekonomian keluarga.


"Kalau mereka menganggur, berarti daya beli keluarga akan rendah," ujar Hotman.


Ketika konsumsi rumah tangga lemah, pada akhirnya, konsumsi rumah tangga melambat, ekonomi di daerah juga melambat. Situasi ini juga akan berdampak negatif terhadap perekonomian nasional dan pemulihan ekonomi pascapandemi.

Bahkan baru-baru ini  sebuah pabrik SKT di Blitar harus tutup. Sebanyak 890 buruh pabrik tersebut terpaksa di-PHK.


Tidak hanya buruh, nasib petani tembakau pun tak kalah miris. Kenaikan cukai dapat menyebabkan harga tembakau turun dan petani merugi.


“Ujung-ujungnya, produktivitas pertanian tembakau turun,  padahal ini bahan baku (komoditas) yang sangat dibutuhkan. Apakah kita ingin seperti itu? Kan tidak. Semua tergantung pemerintah," tegas Hotman.

(suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masindo: Perokok Dewasa Berhak Atas Informasi Produk Tembakau Alternatif

Masindo: Perokok Dewasa Berhak Atas Informasi Produk Tembakau Alternatif

Bisnis | Minggu, 11 September 2022 | 10:10 WIB

Menkeu Sri Mulyani Diminta Lanjutkan Penyederhanaan Tarif Cukai Rokok Jadi Tiga Lapisan

Menkeu Sri Mulyani Diminta Lanjutkan Penyederhanaan Tarif Cukai Rokok Jadi Tiga Lapisan

Bisnis | Rabu, 07 September 2022 | 21:45 WIB

Harga BBM Sudah Naik, Pedagang Pasar Minta Cukai Rokok Tak Naik Tahun Depan

Harga BBM Sudah Naik, Pedagang Pasar Minta Cukai Rokok Tak Naik Tahun Depan

Bisnis | Selasa, 06 September 2022 | 17:47 WIB

Tembakau Alternatif, Solusi Mengurangi Perokok Untuk Hidup Sehat

Tembakau Alternatif, Solusi Mengurangi Perokok Untuk Hidup Sehat

| Jum'at, 02 September 2022 | 23:38 WIB

Konsumsi Rokok di Indonesia Tinggi, Tembakau Alternatif Jadi Solusi?

Konsumsi Rokok di Indonesia Tinggi, Tembakau Alternatif Jadi Solusi?

Bisnis | Jum'at, 02 September 2022 | 18:34 WIB

Terkini

Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun

Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun

Kalbar | Selasa, 28 April 2026 | 23:46 WIB

Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac

Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac

Kalbar | Selasa, 28 April 2026 | 23:40 WIB

Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah

Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 23:29 WIB

Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP

Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP

Jakarta | Selasa, 28 April 2026 | 23:27 WIB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jakarta | Selasa, 28 April 2026 | 23:08 WIB

Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi

Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 22:53 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?

Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui

Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui

Lampung | Selasa, 28 April 2026 | 22:09 WIB