New York Times Kritik Habis Arogansi Kepolisian Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Massa

Serang

Rabu, 05 Oktober 2022 | 00:25 WIB
New York Times Kritik Habis Arogansi Kepolisian Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Massa
Polisi tembakan Gas Air Mata untuk membubarkan suporter Arema di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. (istimewa)

Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022 masih menjadi perhatian banyak kalangan. Setelah pengunduran diri seperti Valentino Jebret Simanjuntak, kini muncul pukulan lain, yaitu kritik dari media internasional.

Tragedi itu rupanya tak luput dari sorotan media internasional The New York Times. Media besar di AS itu mengulas dengan menampilkan aksi brutal polisi Indonesia dengan judul " "Deadly Soccer Clash in Indonesia Puts Police Tactics, and Impunity, in Spotlight”.

Media tersebut mengungkapkan bahawa polisi di Indonesia dianggap sangat termiliterisasi, kurang terlatih dalam mengendalikan masa dan hampir tidak pernah dimintai pertanggung jawaban atas kesalahan-kesalahan dari perbuatan mereka.

Berikut Pernyataan Lengkapnya.

(Ilustrasi) Polisi menyemprotkan gas air mata ke demonstran di Palembang Sumatera Selatan [Suara.com/Siti Umnah] [Suara.com/Siti Umnah]
(Ilustrasi) Polisi menyemprotkan gas air mata ke demonstran di Palembang Sumatera Selatan [Suara.com/Siti Umnah] (sumber: Suara.com/Siti Umnah)

Sebuah artikel yang ditulis oleh Sui-Lee Wee, Kepala Biro Asia Tenggara The New York Times, mengatakan bahwa masyarakat Indonesia menghadapi kepolisian yang disebut korup. Mereka menggunakan kekerasan untuk menekan massa. Mereka juga tidak bertanggung jawab kepada siapa pun.

Sui-Lee Wee juga menyoroti peristiwa yang terjadi sebelum dia membuat klaim tersebut. Ia Juga mencantumkan pendapat ekonom politik dari Universitas Murdoch, Jacui Baker. Baginya, tragedi ini mengungkapkan masalah sistemik di kepolisian.

Selanjutnya yang menjadi sorotannya adalah pengendalian massa. Baker mengatakan bahwa pihak kepolisian Indonesia kurang terlatih dalam pengendalian massa.

"Bagi saya, ini benar-benar fungsi dari kegagalan reformasi kepolisian di Indonesia," kata Baker.

Baker juga menyayangkan aktivis hak asasi manusia dan Ombudsman pemerintah yang gagal menyelidiki tindakan polisi selama dua dekade.

Coretan berisi kekecewaan menghiasi dinding Stadion Kanjuruhan Malang pasca tragedi yang menewaskan ratusan suporter Arema FC [Suara.com/Dimas Angga]
Coretan berisi kekecewaan menghiasi dinding Stadion Kanjuruhan Malang pasca tragedi yang menewaskan ratusan suporter Arema FC (sumber: Suara.com/Dimas Angga)

Dia juga mengatakan, “Mengapa kita terus dihadapkan dengan impunitas? Karena tidak ada kepentingan politik untuk benar-benar mewujudkan kepolisian yang profesional."

baca juga

Ada juga video yang tersebar yang memperlihatkan aksi-aksi yang dilakukan polisi dan massa. Terlihat bahwa ada tembakan gas air mata yang ditembakkan ke arah tribun penonton untuk mengendalikan atau membubarkan massa.

Banyak pihak menyayangkan cara kepolisian dalam bertindak untuk mencegah terjadinya keributan. Tragedi berdarah tersebut akhirnya menjadi sejarah kelam Indonesia di bidang persepakbolaan.

Untuk diketahui, The New York Times dikenal sebagai salah satu media besar dan terkemuka di Amerika Serikat. Hal ini justru cukup memalukan bagi Indonesia karena kinerja kepolisian Indonesia menjadi sorotan kritik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gelandang Persib Bandung Beckham Putra Sampaikan Duka Mendalam Terkait Tragedi Kanjuruhan

Gelandang Persib Bandung Beckham Putra Sampaikan Duka Mendalam Terkait Tragedi Kanjuruhan

Bola | Selasa, 04 Oktober 2022 | 23:34 WIB

Sidang Umum OCA Diawali dengan Heningkan Cipta untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Sidang Umum OCA Diawali dengan Heningkan Cipta untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Sport | Selasa, 04 Oktober 2022 | 23:02 WIB

Polri Sampaikan Perkembangan Penyidikan Peristiwa di Stadion Kanjuruhan

Polri Sampaikan Perkembangan Penyidikan Peristiwa di Stadion Kanjuruhan

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 22:33 WIB

Pilu! Arema FC Dijatuhi Sanksi Berat oleh PSSI

Pilu! Arema FC Dijatuhi Sanksi Berat oleh PSSI

Serang | Selasa, 04 Oktober 2022 | 22:22 WIB

Imbas Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Copot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat

Imbas Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Copot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat

Serang | Senin, 03 Oktober 2022 | 20:09 WIB

Wagub Jatim Emil Dardak Ungkap Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Capai 174 orang

Wagub Jatim Emil Dardak Ungkap Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Capai 174 orang

Serang | Senin, 03 Oktober 2022 | 02:29 WIB

Berikut 7 Ancaman Sanksi Indonesia dari FIFA Pasca Tragedi Kanjuruhan

Berikut 7 Ancaman Sanksi Indonesia dari FIFA Pasca Tragedi Kanjuruhan

Serang | Senin, 03 Oktober 2022 | 01:02 WIB

Merinding Haru, La liga Spanyol Beri Penghormatan Pertama Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Merinding Haru, La liga Spanyol Beri Penghormatan Pertama Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Serang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 21:35 WIB

Putri Candrawathi Istri Sambo Resmi Masuk Tahanan Rutan Mabes Polri

Putri Candrawathi Istri Sambo Resmi Masuk Tahanan Rutan Mabes Polri

Serang | Jum'at, 30 September 2022 | 16:15 WIB

Lagi! Pekerja Proyek Trans Papua Ditembaki dan Dibantai Separatis OPM

Lagi! Pekerja Proyek Trans Papua Ditembaki dan Dibantai Separatis OPM

Serang | Jum'at, 30 September 2022 | 13:59 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×