Kementerian Agama membantu biaya perawatan para korban ambruknya tembok Madrasah
Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19, Pondok Labu, Jakarta Selatan.
"Sudah komitmen untuk baik ketika berada di rumah sakit, pemulasaraan dan biaya lainnya.
Terkait dengan pemakaman semuanya itu adalah biaya dari Kemenag," kata Wakil Humas MTsN
19, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Gozali saat ditemui di MTsN 19, Pondok Labu, Jakarta Selatan,
Sabtu.
Gozali menambahkan, Kementerian Agama Kemenag juga mengajak Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta mencari lahan bagi pembangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19, Pondok Labu,
Jakarta Selatan.
Selain itu, Kementerian Agama mengarahkan pembelajaran para siswa MTsN 19 dipindah
sementara ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 11 mulai pekan depan.
Selain dari Kementerian Agama, pihak MTsN 19 juga telah menerima banyak bantuan dari
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan sejumlah kementerian.
Bantuan ini langsung diterima para korban, keluarga dan pihak sekolah yang mengalami kerugian
hingga kerusakan akibat banjir pada Kamis (6/10) lalu.
Bantuan itu juga berupa barang elektronik untuk perbaikan dokumen yang rusak akibat banjir.
"Saat ini kita mengadakan pendataan barang-barang tersebut nanti untuk disampaikan. Kemudian
nanti kita tinggal tunggu bantuan tersebut," tuturnya.
Pada Sabtu ini, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri mengamankan puing tembok
usai olah tempat kejadian perkara (TKP) di MTsN 19, Pondok Labu, Jakarta Selatan, sebagai
barang bukti untuk diuji laboratorium
Sumber:ANTARA
Baca Juga: Eki Cahayadi Pengamen di Jakarta Juara di Italia, Kini melaju ke The Voice Rumania