Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

MOJO Garap 8 Resort di Lombok, Kuta Mandalika Kian Diburu Investor

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:12 WIB
MOJO Garap 8 Resort di Lombok, Kuta Mandalika Kian Diburu Investor
Pantai Kuta Mandalika (Dokumentasi Pribadi/Hafsah J.)
baca 10 detik
  • MOJO garap 8 proyek resort di Lombok Selatan.
  • Rimba dan Secret Villas sudah sold out.
  • Mandalika jadi magnet baru investasi hospitality.

Suara.com - Aktivitas pengembangan properti di kawasan selatan Lombok terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Di tengah meningkatnya minat investor terhadap sektor hospitality, MOJO Developments menjadi salah satu pengembang yang saat ini menggarap sejumlah proyek resort secara bersamaan di kawasan Kuta Mandalika dan sekitarnya.

Perusahaan tersebut tercatat memiliki delapan proyek yang berada dalam berbagai tahap pengembangan, mulai dari perencanaan hingga konstruksi. Salah satu proyek utama mereka, Rimba, dijadwalkan rampung pada Mei 2026 dan dilaporkan telah terjual habis. Proyek lain seperti Secret Villas juga sudah sold out.

Sementara itu, sejumlah proyek lain masih dalam tahap pemasaran dan pembangunan. The Swell, Sora, dan The Retreat masih dipasarkan kepada investor, sedangkan proyek Zaya dan Casa Brava tengah memasuki fase konstruksi. MOJO juga menyiapkan satu proyek tambahan bernama Aera sebagai pengembangan berikutnya.

MOJO didirikan oleh Gorka, Jorge, dan Shane. Dengan tim sekitar 15 orang, mayoritas tenaga kerja perusahaan berasal dari wilayah Nusa Tenggara Barat.

Menurut Gorka, keputusan perusahaan untuk berinvestasi di Lombok merupakan bagian dari strategi jangka panjang melihat potensi pertumbuhan kawasan tersebut, terutama setelah berkembangnya kawasan Mandalika Special Economic Zone.

“Kami memilih berinvestasi di Lombok karena melihat potensi pertumbuhan kawasan ini dalam jangka panjang. Dengan berada dekat dengan proyek, kami juga bisa memastikan setiap proses berjalan sesuai standar yang kami tetapkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, model bisnis yang dijalankan MOJO dirancang untuk menjawab kebutuhan investor yang ingin memiliki aset properti tanpa harus terlibat langsung dalam pengelolaan operasional harian.

Dalam skema tersebut, investor membeli unit villa melalui pembayaran bertahap mengikuti progres pembangunan. Setelah proyek selesai, unit akan dikelola sebagai bagian dari operasional resort dan investor memperoleh pendapatan dari hasil penyewaan.

Pengembangan proyek dilakukan di sejumlah titik strategis di Lombok Selatan, termasuk kawasan sekitar sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit dan perbukitan Kuta. Penyebaran lokasi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjangkau pasar wisatawan dan investor yang lebih luas.

baca juga

Jorge mengatakan, sejak awal perusahaan memang tidak dirancang untuk mengembangkan satu proyek semata, melainkan membangun portofolio jangka panjang di kawasan tersebut.

“Kami ingin membangun portofolio yang berkelanjutan di kawasan ini. Bukan hanya satu proyek, tetapi ekosistem yang bisa berkembang dalam jangka panjang,” katanya.

Menurutnya, pertumbuhan sektor pariwisata dan pembangunan infrastruktur di kawasan Mandalika menjadi faktor utama yang mendukung prospek pengembangan properti di Lombok Selatan.

Dari sisi konstruksi, MOJO melibatkan kontraktor serta tenaga kerja lokal. Tim teknik berbasis Lombok menangani pembangunan proyek secara langsung dengan pengawasan manajemen perusahaan. Selain tenaga kerja lokal, sebagian anggota tim juga berasal dari Jakarta dan Yogyakarta.

Sejumlah proyek yang saat ini berjalan diperkirakan masih akan terus berlanjut dalam beberapa tahun mendatang. Penyelesaian proyek Rimba pada 2026 akan menjadi proyek pertama yang mulai beroperasi penuh di bawah pengelolaan MOJO.

Meningkatnya perhatian investor terhadap Lombok sebagai kawasan pertumbuhan baru dinilai mendorong perubahan pola pengembangan properti di sektor hospitality. Pengembang kini tidak hanya fokus membangun proyek, tetapi juga mengintegrasikan sistem pengelolaan untuk menciptakan model bisnis jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:15 WIB

Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!

Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 14:05 WIB

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:33 WIB

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:40 WIB

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:14 WIB

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:07 WIB

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:35 WIB

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:02 WIB

×