Pedagang Obat Pasar Pramuka Merugi, Pemerintah diminta beri Penjelasan terkait Obat Sirup yang Dilarang

Serang | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 21:13 WIB
Pedagang Obat Pasar Pramuka Merugi, Pemerintah diminta beri Penjelasan terkait Obat Sirup yang Dilarang
obat sirup anak dilarang (ANTARA FOTO/Jojon/rwa)

Ketua Paguyuban Pedagang Obat Pasar Pramuka, Yoyon, berharap pemerintah segera memperjelas batas waktu penghentian sementara penjualan obat sirup penurun demam.

"Ada batas waktu obat ini untuk kadaluarsa. Kawan-kawan (penjual obat) ini bukan cuma rugi Rp 10 juta atau Rp 20 juta, tapi bisa rugi ratusan juta. Walaupun kecil tapi jumlahnya kan banyak," kata Yoyon.

Diketahui sebelumnya, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan pemerintah memberlakukan penghentian sementara penjualan obat sirup  di apotek atau toko obat.

Larangan penjualan obat penurun demam jenis obat sirup tersebut diberlakukan selama dilakukannya penyelidikan terhadap risiko infeksi, setelah kemunculan kasus gangguan gagal ginjal akut secara misterius pada anak.

Himbauan penghentian peredaran penjualan obat cair tertulis dalam Surat Edaran (SE) No. SR.01.05/III/3461/2022, yang mengatur tentang kewajiban melakukan penyelidikan epidemiologi dan pelaporan kasus penyakit ginjal akut atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) pada anak-anak.

Situs resmi Kementerian Kesehatan mencatat, bahwa terdapat kasus gagal ginjal akut misterius yang menyerang anak usia 6 bulan hingga 18 tahun mengalami peningkatan selama dua bulan terakhir.

Hingga 18 Oktober 2022, ada sebanyak 206 kasus gagal ginjal akut misterius yang telah dilaporkan. Dari jumlah tersebut, sebagian besar dialami oleh anak-anak berusia 1 hingga 5 tahun.

Sedangkan jumlah kematian misterius dari kasus gagal ginjal akut tersebut mencapai 99 anak. Berdasarkan dari jumlah itu, angka kematian pasien gagal ginjal akut misterius pada anak yang dirawat di RSCM adalah 65 persen.

"Kami akan terus melakukan investigasi dan melakukan beberapa hal untuk mengidentifikasi kelainan ginjal akut pada anak ini, salah satunya adalah penyebab infeksi dari obat-obatan," kata Dante di Jakarta, Rabu (19/10/2022). 

"Obat-obatan itu telah dilakukan pemeriksaan di laboratorium pusat forensik dan saat ini kami sedang identifikasi lagi obat mana yang dapat menyebabkan kelainan ginjal," lanjutnya.

Dante juga mengungkapkan, pemerintah tidak melarang penggunaan paracetamol, tetapi melarang penggunaan obat-obatan berbentuk sirup cair yang mungkin terkontaminasi etilen glikol (EG).

Hingga kini, Badan Pengawasan Obat dan Minuman (BPOM) belum mengeluarkan daftar resmi obat sirup yang dilarang dikonsumsi oleh anak-anak. Namun, sejumlah merk obat yang diduga penyebab penyakit gagal ginjal akut itu kini telah beredar luas di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bandung Barat Laporkan Satu Orang Terkonfirmasi Gagal Ginjal Akut

Bandung Barat Laporkan Satu Orang Terkonfirmasi Gagal Ginjal Akut

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 20:21 WIB

Pelarangan Penjualan Obat Sirup, Pedagang di Pasar Pramuka Mengeluh Sepi Pembeli

Pelarangan Penjualan Obat Sirup, Pedagang di Pasar Pramuka Mengeluh Sepi Pembeli

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 20:12 WIB

Obat Sirup Tercemar Etilen Glikol Bakal Dimusnahkan BPOM, Ini Merek Serta Harganya di Pasaran

Obat Sirup Tercemar Etilen Glikol Bakal Dimusnahkan BPOM, Ini Merek Serta Harganya di Pasaran

Health | Kamis, 20 Oktober 2022 | 20:00 WIB

Berikut Ini Daftar Obat Yang Disampaikan BPOM Diduga Mengandung Cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) Diatas Batas Aman.

Berikut Ini Daftar Obat Yang Disampaikan BPOM Diduga Mengandung Cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) Diatas Batas Aman.

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 19:59 WIB

Kemenkes Resmi Larang Apotek Jual Obat Sirup Anak

Kemenkes Resmi Larang Apotek Jual Obat Sirup Anak

Foto | Kamis, 20 Oktober 2022 | 19:34 WIB

Dilarang Konsumsi, Cara Menurunkan Demam pada Anak selain Paracetamol Sirup

Dilarang Konsumsi, Cara Menurunkan Demam pada Anak selain Paracetamol Sirup

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:11 WIB

65 Persen Kematian Anak di RSCM Akibat Gagal Ginjal Akut Misterius

65 Persen Kematian Anak di RSCM Akibat Gagal Ginjal Akut Misterius

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:46 WIB

Terkini

Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara

Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 06:17 WIB

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

News | Selasa, 28 April 2026 | 06:10 WIB

Momen Dramatis Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

Momen Dramatis Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

Foto | Selasa, 28 April 2026 | 06:10 WIB

Kisah Kangen Band Diangkat ke Layar Lebar Lewat Film Mencari Yolanda

Kisah Kangen Band Diangkat ke Layar Lebar Lewat Film Mencari Yolanda

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 06:00 WIB

Potret Ngeri Tabrakan KA Argo Bromo-KRL, Gerbong Ringsek

Potret Ngeri Tabrakan KA Argo Bromo-KRL, Gerbong Ringsek

Foto | Selasa, 28 April 2026 | 05:50 WIB

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:21 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:01 WIB

Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah

Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah

Sumsel | Senin, 27 April 2026 | 23:57 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

News | Senin, 27 April 2026 | 23:52 WIB

Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya

Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya

Jakarta | Senin, 27 April 2026 | 23:50 WIB