Saksi Kasus Dugaan Maling Pengadaan Material Kapal Angkut TNI AL Diperiksa KPK

Serang | Suara.com

Jum'at, 20 Januari 2023 | 17:38 WIB
Saksi Kasus Dugaan Maling Pengadaan Material Kapal Angkut TNI AL Diperiksa KPK
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan. (Kariadil Harefa)

Legowo Budi Harjo dkk kena periksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (20/1/2023). Atas laporan dugaan maling pengadaan material pembangunan kapal angkut Tank-1 dan Tank TNI-AL.

Pengadaan tersebut atas desposisi di Kementerian Pertahanan tahun 2012-2018. KPK memeriksa Legowo Budi Harjo selaku pimpinan Proyek Kapal AT2 dari tahun 2013 - 2020 bersama enam saksi lain dugaan kasus tersebut.

Beberapa dari mereka antara lain, Direktur Utama PT Bumiloka Tegar Perkasa, Nanang Hamdani Basnawi, Staf Keuangan PT BTP, Nurwasiah dan Sugeng Riyadi kurir di PT Bumiloka Tegar Perkasa.

"KPK memeriksa mereka sebagai saksi, dan para saksi itu serangkai mulai dari direktur perusahaan sampai kurir," kata Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri kepada jurnalis di gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat 20 Januari 2023.

Ali Fikri melanjutkan, para saksi lainnya seperti koordinator Penyelesaian Pembangunan Kapal Baru Proyek Kapal AT1, AT2, dan Kapal Perintis 750 DWT di lingkungan PT Dok, Syamsul Sidik, dan Direktur Utama PT DKB tahun 2014 -2015, Tjahyadi DP Manulang termasuk mantan Direktur Utama PT DOK dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero), Riry Syeried Jetta.

Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri [Antara]
Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri (sumber: Antara)

 

Sudah Kantongi Nama Tersangka Dugaan Maling Kapal Angkut

KPK sudah mengantongi nama-nama terduga maling pengadaan material pembangunan kapal angkut Tank-1 dan Tank-2 TNI Angkatan Laut (AL) yang di desposisi Kemenhan 2012-2018.

"Kami akan umumkan dalam waktu dekat, dan sekarang pemeriksaan para saksi di gedung Merah Putih," kata Ali Fikri kepada jurnalis melansir dari Suara.com, Jumat (20/1/2023).

Lembaga anti-rasuah itu telah melakukan pulbaket terhadap kasus termasuk pasal untuk para tersangka.

"Tim penyidik anggap cukup atas pulbaket atau pengumpulan alat bukti oleh KPK. Tinggal ditetapkan sebagai tersangka," kata Ali Fikri, Kamis malam (19/1/2023).

Bagaimana dengan kerugian negara bang ? "Kalau kerugian negara atas kasus perkara korupsi ini mencapai puluhan miliar," ujar. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korupsi Lukas Enembe, Wakil Ketua DPR Papua Yunus Wonda Dipanggil KPK untuk Diperiksa Soal APBD dan Dana Otsus

Korupsi Lukas Enembe, Wakil Ketua DPR Papua Yunus Wonda Dipanggil KPK untuk Diperiksa Soal APBD dan Dana Otsus

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 17:17 WIB

Dugaan Korupsi di Kementerian Pertahanan KPK, Panggil 7 Saksi Direktur Perusahaan hingga Kurir

Dugaan Korupsi di Kementerian Pertahanan KPK, Panggil 7 Saksi Direktur Perusahaan hingga Kurir

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 16:38 WIB

Istri dan Anak Lukas Enembe Diduga Terlibat Penentuan Pemenangan Proyek pada Dugaan Suap APBD Papua

Istri dan Anak Lukas Enembe Diduga Terlibat Penentuan Pemenangan Proyek pada Dugaan Suap APBD Papua

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 16:31 WIB

Terkini

Promo Bahan Baku Bikin Opor dan Nastar di Alfamart Persiapan Lebaran 2026

Promo Bahan Baku Bikin Opor dan Nastar di Alfamart Persiapan Lebaran 2026

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:20 WIB

Tanpa Thom Haye di FIFA Series, Timnas Indonesia Unjuk Transformasi Baru?

Tanpa Thom Haye di FIFA Series, Timnas Indonesia Unjuk Transformasi Baru?

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:17 WIB

Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya

Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya

Riau | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:17 WIB

Jaksa Banding! Meski Lolos dari Hukuman Mati, Nasib Fandi Ramadhan Cs Masih di Ujung Tanduk

Jaksa Banding! Meski Lolos dari Hukuman Mati, Nasib Fandi Ramadhan Cs Masih di Ujung Tanduk

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:15 WIB

Kisah Salim: Menggugat Ketidakadilan Sosial Lewat Kacamata Kebingungan

Kisah Salim: Menggugat Ketidakadilan Sosial Lewat Kacamata Kebingungan

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:15 WIB

Dar Penyamaran Ikonik ke Panggung Nasional: Kisah Iptu Sukandi dan Lagu I Love You Bhayangkari

Dar Penyamaran Ikonik ke Panggung Nasional: Kisah Iptu Sukandi dan Lagu I Love You Bhayangkari

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:14 WIB

Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah

Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:12 WIB

Prabowo Ingin Tertibkan Pengamat, Legislator PDIP Singgung Risiko Pilihan Rakyat

Prabowo Ingin Tertibkan Pengamat, Legislator PDIP Singgung Risiko Pilihan Rakyat

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:11 WIB

Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan

Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:11 WIB

Kisah 'Militan' 10 Rekan Sekantor Kompak 'War' Tiket Demi Mudik Berjamaah ke Semarang

Kisah 'Militan' 10 Rekan Sekantor Kompak 'War' Tiket Demi Mudik Berjamaah ke Semarang

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:07 WIB