KPK Cabut Pembantaran Lukas Enembe dan Pastikan Penyidikan Korupsi Jalan

Serang

Sabtu, 21 Januari 2023 | 00:31 WIB
KPK Cabut  Pembantaran Lukas Enembe dan Pastikan Penyidikan Korupsi Jalan
Gubernur Papua Lukas Enembe (Suara.com/Alfian Winanto,)

Serang.suara.com - Lukas Enembe resmi menginap di rumah tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi Pomdam Jaya Guntur Jalan Guntur, Jakarta Selatan dan itu terhitung Jumat (20/1/2023).

Alasan penahanan tersebut, saat KPK mencabut pembantaran Lukas Enembe terduga kasus suap dan gratifikasi pembangunan infrastruktur di Papua, setelah tim medis menyatakan kesehatan dari pada suami Yulce Wenda membaik.

Kini Gubernur Papua nonaktif, Lukas Enembe, kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada jurnalis via keterangan resmi, menyampaikan bahwa kesehatan Enembe sudah membaik.

"Penyidik KPK telah mencabut pembantaran terhadap Lukas Enembe, terhitung hari ini," jelas Ali Fikri kepada wartawan dari dalam gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Meski telah mencabut pembantaran tersebut, Komis Pemberantasan Korupsi itu tetap memantau kesehatan Lukas Enembe, terduga kasus korupsi tiga mega proyek pembangunan infrastruktur di Papua, hingga menyeret keluarganya dalam kasus ini.

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan. [Kariadil Harefa]
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan. (sumber: Kariadil Harefa)

 

KPK Pastikan Pembantaran Lukas Enembe Tidak Hambat Penyidikan

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri melanjutkan, meski penyidik telah mencabut pembantaran status terhadap Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe.

Pihaknya memastikan tidak bakal hambat proses penyidikan terhadap terduga kasus korupsi dana mega proyek infrastruktur Provinsi Papua.

Bahkan sebut Ali Fikri kepada jurnalis, Jumat (20/1/2023) malam, tim penyidik terus bekerja mengusut kasus ini. Salah satu bentuk keseriusan itu dengan memeriksa keluarga Lukas Enembe.

Hal tersebut terungkap, Rabu (18/1/2023), dimana istri Lukas Enembe bernama Yulce Wenda dan Astract Bona Timoramo Enembe telah mereka periksa di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

baca juga

Pasalnya, istri dan anak Lukas Enembe merupakan saksi kunci dalam penentuan tiga mega proyek pembangunan infrastruktur senilai 41 miliar rupiah.

Yang membuat PT Tabi Bangun Papua menang tender proyek pembangunan tersebut. Sementara perusahaan itu belum ada rekam jejak dalam hal pembangunan infrastruktur, dan menurut KPK jika perusahaan itu cuma fokus terhadap farmasi.

Bukan itu saja kata Ali Fikri, PT Tabi Bangun Papua beralamat di Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura menyeret direktur perusahaan Rijatono Lakka.

"Tim penyidik KPK mendapat data bahwa tersangka Rijatono Lakka melakukan suap terhadap Lukas Enembe senilai 1 miliar rupiah dari mega proyek puluhan miliar itu," ungkapnya menutup pembicaraan. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berita Terbaru Korupsi Lukas Enembe: Keluarga Adalah Kunci Pemenang Proyek

Berita Terbaru Korupsi Lukas Enembe: Keluarga Adalah Kunci Pemenang Proyek

Serang | Jum'at, 20 Januari 2023 | 18:40 WIB

Saksi Kasus Dugaan Maling Pengadaan Material Kapal Angkut TNI AL Diperiksa KPK

Saksi Kasus Dugaan Maling Pengadaan Material Kapal Angkut TNI AL Diperiksa KPK

Serang | Jum'at, 20 Januari 2023 | 17:38 WIB

Baintelkam Polri Pernah "Bidik" Yunus Wonda Tapi Keder, KPK Bakal Ulang Panggil Kader Demokrat

Baintelkam Polri Pernah "Bidik" Yunus Wonda Tapi Keder, KPK Bakal Ulang Panggil Kader Demokrat

Serang | Kamis, 19 Januari 2023 | 15:25 WIB

Terkini

Apa Itu Mini Velo? Ini 4 Rekomendasi Sepeda Paling Bagus dan Awet untuk Bike To Work

Apa Itu Mini Velo? Ini 4 Rekomendasi Sepeda Paling Bagus dan Awet untuk Bike To Work

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:49 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG

Koperasi Desa Merah Putih Kini Pasok Lele untuk Program MBG

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?

Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin

Analisis Timnas Indonesia vs Vietnam: Lini Tengah Kunci Garuda Raih 3 Poin

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor

Transisi Ekonomi Hijau Dinilai Mustahil Tanpa Kolaborasi Lintas Sektor

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:33 WIB

5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama

5 Lipstik Wardah yang Cocok untuk Ombre, Bibir Lebih Pink dan Tahan Lama

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram

Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:23 WIB

CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!

CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel

Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut

Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:18 WIB

×