CEK FAKTA: Siswa SD di Padang Nyaris Jadi Korban Penculikan Anak, Ini Kata Polisi

Serang

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:28 WIB
CEK FAKTA: Siswa SD di Padang Nyaris Jadi Korban Penculikan Anak, Ini Kata Polisi
Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti Delfina saat bersama orang tua korban korban terduga penculikan anak di Padang, Sumatera Barat, Selasa (31/1/2023). (Polresta Padang/Dokumentasi Pribadi)

Siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 14 Gurun Laweh, Lubuk Begalung nyaris jadi kena korban penculikan saat ke sekolah. Suara Serang kemudian melakukan cek fakta terkait perkara penculikan anak di Padang, Sumatera Barat, Senin (30/1/2022).

Perkara penculikan anak di Padang kini jadi viral, bahkan masyarakat jadi resah. Peristiwa itu terjadi di Lubuk  Begalung, Kota Padang, Sumbar. Ketika seorang siswi Zahra, hendak ke sekolah lalu dihadang orang tidak dikenal.

Memastikan informasi tersebut berikut cek fakta Suara Serang bersama Teraskabarcom di lapangan, Selasa (31/1/2023). Yang sebelumnya dalam laporan calon korban penculikan anak, sempat kabur ke rumah sang nenek, hal itu berdasar penuturan Kepala Sekolah SDN 14 Gurun Laweh, Endriani, 30 Januari 2023.

Mari kita cek fakta anak korban penculikan di Padang yang merupakan siswa SDN 14 Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung Padang.

Informasi awal Polsek Lubuk Begalung melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) dengan mengolah data, keterangan dari korban termasuk orang tua korban.

Termasuk dari pihak sekolah, dengan meminta keterangan kepala sekolah dasar kota setempat.

Selanjutnya, Polresta Padang bersama Polsek Lubuk Begalung melakukan analisis data info keterangan terkait siswa SD di Padang kena culik saat berangkat ke sekolah.

Anggota Polsek Lubuk Begalung, kepala sekolah dan guru SDN 14 Gurun Laweh, Lubuk Begalung, Padang bersama korban percobaan penculikan. [Bhabinkamtibmas Polsek Lubuk Begalung]
Anggota Polsek Lubuk Begalung, kepala sekolah dan guru SDN 14 Gurun Laweh, Lubuk Begalung, Padang bersama korban percobaan penculikan. (sumber: Bhabinkamtibmas Polsek Lubuk Begalung)

"Informasi yang kami terima benar, dan sekarang sedang melakukan penyelidikan aksi percobaan penculikan terhadap siswa SDN 14 Gurun Laweh," kata Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Hary Mariza Putra, kemarin.

Adapun fakta bahwa siswa SD di Padang nyaris jadi korban penculikan saat ke sekolah terungkap, Selasa (31/1/2023).

baca juga

Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Harry Mariza Putra menuturkan, berdasarkan fakta dan cekricek di lapangan, bahwa pernyataan calon korban penculikan cuma settingan cerita korban.

Korban takut berangkat ke sekolah karena takut mendapat teguran dari guru. Fakta selanjutnya, korban naik angkot menuju sekolah dan sudah terlambat, kemudian membuang tas dan sepatu.

Siswa tersebut kemudian melarikan diri ke rumah nenek dan melaporkan kalau ia kena culik.

Nenek siswa SD tersebut membuat laporan ke sekolah

"Jadi korban sudah membuat pengakuan kalau memang ia melakukan settingan cerita seolah-olah diculik orang tidak dikenal," ujar Kompol Harry Mariza Putra.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap didampingi Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti Delfina mengatakan kepada jurnalis, bahwa orang tua dari siswa SDN 14 Gurun Laweh tersebut telah membuat klarifikasi.

Orang tua korban terperanjat saat mendengar penuturan anak di rumah, lalu keesokan harinya (Selasa, 31 Januari 2023) mendatangi Mapolsek Lubuk Begalung dan membuat pernyataan permintaan maaf.

"Itu sudah terlaksana dan atas inisiatif sendiri," ungkapnya.

Polresta Padang juga mengimbau kepada masyarakat Kota Padang, Sumatera Barat untuk tidak panik dan resah dengan info siswa SDN 14 Gurun Laweh di Padang kena culik.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar saling menjaga atau mengawasi anak. Jika memang anak di antar jemput tetap dilakukan, dan bila memang memakai jasa penjemputan harus memastikan orang yang bertangungjawab," tutur Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti Delfina menambahkan.

"Atas insiden ini kami dari polresta juga akan melakukan patroli, mengawasi sekolah dan anak-anak sekolah baik di saat jam pelajaran maupun di saat pulang sekolah," tutup Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap.

Itulah cek fakta terkait perkara siswa SDN 14 Gurun Laweh nyaris kena culik saat berangkat ke sekolah. Artinya, siswi di Padang tersebut tidak sedang diculik seperti dugaan sebelumnya. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar Bocah SD di Padang Diculik, Ternyata Hanya Karangan Takut Dimarahi Guru

Kabar Bocah SD di Padang Diculik, Ternyata Hanya Karangan Takut Dimarahi Guru

Riau | Selasa, 31 Januari 2023 | 16:20 WIB

CEK FAKTA: Densu Bongkar Kasus BPJS Indra Bekti, Aldila Jelita Nangis Ungkap Cicilan Asuransi, Ternyata Hoaks!

CEK FAKTA: Densu Bongkar Kasus BPJS Indra Bekti, Aldila Jelita Nangis Ungkap Cicilan Asuransi, Ternyata Hoaks!

Entertainment | Selasa, 31 Januari 2023 | 16:16 WIB

Penculikan Anak di Padang Ternyata Tak Benar, Pelajar SD Ngaku Ngarang Gegara Takut Dimarahi Terlambat Sekolah

Penculikan Anak di Padang Ternyata Tak Benar, Pelajar SD Ngaku Ngarang Gegara Takut Dimarahi Terlambat Sekolah

Sumbar | Selasa, 31 Januari 2023 | 15:50 WIB

Terkini

Dari Serbalawan, Kursumawati Layani Ribuan Transaksi dan Perkuat Inklusi Keuangan

Dari Serbalawan, Kursumawati Layani Ribuan Transaksi dan Perkuat Inklusi Keuangan

Surakarta | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:05 WIB

Kursumawati Sukses Bangun Kepercayaan Warga sebagai Agen BRILink di Simalungun

Kursumawati Sukses Bangun Kepercayaan Warga sebagai Agen BRILink di Simalungun

Sumbar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:00 WIB

Review Please Look After Mom: Kisah Kehilangan yang Mengajarkan Cara Mencintai Ibu Sebelum Terlambat

Review Please Look After Mom: Kisah Kehilangan yang Mengajarkan Cara Mencintai Ibu Sebelum Terlambat

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:00 WIB

Catat! Jadwal Pembelian Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Ada 2 Tahap

Catat! Jadwal Pembelian Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Ada 2 Tahap

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:00 WIB

'Bukan Saya', Bupati Kuansing Bantah Kasih Amplop Ke Menhut Raja Juli

'Bukan Saya', Bupati Kuansing Bantah Kasih Amplop Ke Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:56 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Seiko untuk Pegawai Bergaji UMK, Semua di Harga Rp2 Jutaan

5 Rekomendasi Jam Tangan Seiko untuk Pegawai Bergaji UMK, Semua di Harga Rp2 Jutaan

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:55 WIB

Balasan Rudal Iran Menyasar Pusat Komando Pasukan Khusus Amerika Serikat di Suriah

Balasan Rudal Iran Menyasar Pusat Komando Pasukan Khusus Amerika Serikat di Suriah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:54 WIB

Sukses Bersama BRI, BRILink Agen Kursumawati Konsisten Layani Warga Sampai Menangkan Grand Prize

Sukses Bersama BRI, BRILink Agen Kursumawati Konsisten Layani Warga Sampai Menangkan Grand Prize

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:43 WIB

5 Varian Sheet Mask Becoming B5 dengan Kandungan Panthenol, Bikin Wajah Auto Glowing dan Kenyal

5 Varian Sheet Mask Becoming B5 dengan Kandungan Panthenol, Bikin Wajah Auto Glowing dan Kenyal

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:43 WIB

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:41 WIB

×