"Saat ditelfon sama ayahnya, ayahnya selalu memberikan tekanan. Karena polanya saya selalu pola pendidikan militer," ucap Kang Dedi.
Menurut Kang Dedi, A Ula kini sudah bisa melewati masa-masa traumatik itu dan sudah mengerti dengan pola pendidikan sang ayah.
"Tetapi traumatik-traumatik itu bisa aa lewati ya a, dan bisa memahami apa yang ayah lakukan buat aa sedikit tegas itu buat kebaikan aa," jelas Kang Dedi.
Menurutnya, apa yang dia lakukan semata-mata hanya untuk kebaikan A Ula dalam menjalani kehidupan dan terbiasa dengan berbagai tekanan.
"Agar aa hidupnya bisa melewati daya tekan, karena kehidupan itu nanti banyak yang menghina ada yang apa banyaklah," pungkas Kang Dedi.(*)
Sumber: Youtube/Kang Dedi Mulyadi Channel