SUARA SOREANG - Kasus dugaan pelecehan seksual di Miss Universe Indonesia 2023 menarik perhatian.
Dokter Reisa Broto Asmoro, yang pernah mengikuti kontes kecantikan, merasa prihatin atas pengalaman para finalis yang menjadi korban.
Reisa mengaku terguncang saat membaca laporan tentang kejadian tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa jika hasil investigasi membuktikan benar, itu adalah tindakan pelecehan seksual yang tidak pantas dan harus dihentikan.
Reisa juga berbagi pengalamannya saat berpartisipasi dalam kontes kecantikan pada 2010, di mana ia tidak mengalami proses pemeriksaan tubuh yang tidak wajar.
Ia menilai tindakan body checking yang dilaporkan tidak biasa dilakukan dalam kontes lain.
"Itu sama sekali nggak normal. Saya rasa pageant lain di Indonesia tidak melakukan hal tersebut. Body check ini malah nggak pernah ada sebelumnya," ungkap Reisa dikutip Sabtu (12/8/2023)
Reisa menjelaskan bahwa saat itu hanya ada body fitting untuk persiapan baju yang akan dikenakan pada malam final.
Ia juga menyoroti bahwa jika ada pemeriksaan tubuh yang perlu dilakukan, seharusnya dilakukan oleh dokter dan dengan menjaga privasi peserta. (*)
Baca Juga: Kronologis Bayi Tertukar di Bogor, Satu Tahun Baru Diketahui