Agostini: Marquez Bodoh, Tapi Dia Tidak Perlu Didiskualifikasi

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Rabu, 11 April 2018 | 07:37 WIB
Agostini: Marquez Bodoh, Tapi Dia Tidak Perlu Didiskualifikasi
Pebalap Repsol Honda MotoGP, Marc Marquez. [AFP/Jure Makovec]

Suara.com - Legenda balap MotoGP, Giacomo Agostini memberikan opininya terkait insiden senggolan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi pada balapan MotoGP Argentina, akhir pekan lalu.

Menurutnya, Marquez terlalu ceroboh dan bersalah. Namun begitu, dia tidak setuju jika Marquez didiskualifikasi dalam sebuah balapan sebagai konsekuensi atas kesalahannya dalam insiden dengan Rossi.

"Itu aksi yang bodoh. Saya mengatakan itu sebagai seorang teman," kata Agostini kepada Virgin Radio, dikutip dari laman resmi MotoGP, Rabu (11/4/2018).

"Marquez berhasil melewati banyak pebalap. Dia seharusnya bersabar di tikungan selanjutnya yang mana mungkin lebih baik untuknya dalam menyalip Rossi. Tapi, dia malah tetap mencoba menyalip dari sisi dalam, namun tak berhasil--sehingga terjadi senggolan yang membuat Rossi terjatuh," lanjut juara dunia 15 kali.

"Saya tidak akan melakukan itu, tapi kita juga harus melihat situasinya. Terjadi ketegangan saat itu, dan Anda tidak akan bisa berpikir sejernih seperti duduk di atas meja."

"Marquez salah dan dia telah meminta maaf. Kita berharap dia tidak mengulanginya lagi. Namun, dia tidak perlu didiskualifikasi, karena sudah dihukum saat balapan kemarin," ujar Agostini.

Seruan untuk mendiskualifikasi Marquez sendiri datang dari banyak pihak. Salah satunya oleh pengamat MotoGP, Carlo Pernat.

Pernat menilai jika Dorna, penyelenggara MotoGP, tidak menjatuhkan sanksi diskualifikasi terhadap Marquez, maka itu akan menjadi tinta hitam dalam sejarah balapan MotoGP.

"Dorna harus mendiskualifikasi Marquez untuk satu balapan. Jika tidak, maka itu akan menjadi bayangan hitam bagi seluruh balapan," tutur Pernat, dilansir GP One.

Baca Juga: Ogah Temui Marquez, Rossi: Dia Tak Punya Nyali Datang Sendiri

"Saya masih ingat ketika (Loris) Capirossi didiskualifikasi dari balapan di Barcelona setelah insiden dengan (Marcellino) Lucchi di Mugello," lanjut Pernat.

"Tapi keadaannya lebih buruk di Rio Hondo. Marquez harus memperbaiki dirinya. Dia tidak bisa melakukan sesukanya, karena itu aksi yang salah," pungkas Pernat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI