Kenalkan : Kabaddi, Salah Satu Martial Arts di Asian Games 2018

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 20 Agustus 2018 | 04:30 WIB
Kenalkan : Kabaddi, Salah Satu Martial Arts di Asian Games 2018
Nuchanart Maiwan, pemain kabaddi dari Thailand tengah beraksi dalam Asian Indoor and Martial Arts Games di Incheon, Korea Selatan [Shutterstock].

Suara.com - Tak salah bila pers Barat, di antaranya BBC Sport menyebut bahwa Asian Games 2018 atau pesta olahraga bangsa-bangsa Pan Asia adalah sebuah Olimpiade Plus. Apa pasal? Macam cabang olah raga (cabor) yang dipertandingkan lebih banyak dibandingkan Olimpiade musim panas atau musim dingin, juga terdapat sederet olah raga martial arts yang tidak dikenal di dunia Barat.

Beberapa cabor martial arts nasional dan regional ini antara lain adalah pencak silat, sepak takraw, dan kini mari kita kenal satu lagi, berjuluk kabaddi, terkadang ditulis kabbadi atau kabadi. Sebuah olah raga nasional asal Bengal, Bangladesh.

Di mana ada komunitas warga Bangladesh, di situlah martial arts ini dimainkan. Tak terkecuali yang ditemui Suara.com di Singapura. Khususnya kawasan Kranji, dekat lapangan pacuan kuda.

Usai hujan atau di tanah basah, di sanalah sekelompok lelaki berdiri saling berhadapan dan adu kekuatan. Namun selaras kebutuhan, olah raga ini bisa dimainkan indoor dengan lantai matras. Juga dipertandingkan untuk kaum Hawa.

Prinsipnya, dua tim saling bertarung dari sisi berseberangan dan secara individu setiap pemain berusaha merobek pertahanan lawan sampai menginjakkan kaki di wilayah musuh. Paling baik tentu saja bergerak cepat tanpa tertangkap, nanun yang terjadi adalah pergumulan sehingga gerakan macam gulat tak terhindarkan. Sembari menyerang, pemain akan berseru "kabaddi, kabaddi!"

Kabaddi muncul pertama kali sebagai cabor demonstrasi dalam Olimpiade 1936, dan dipertandingkan dalam Asian Games 1990. Uniknya, sebagai pencetus martial arts ini, tim Bangladesh hanya memenangkan medali perak.  Bahkan dalam Asian Games 2006 dan 2010, malahan terus bertahan meraih medali perunggu.

Selain Bangladesh, permainan senada kabaddi bisa dijumpai di beberapa negara Asia, seperti hututu di India barat, hadodo di India bagian timur, chedu-gudu di India selatan, gudu di Sri Lanka, dan theechub di Thailand.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Alasan Teknis, Mengapa Jokowi Lincah Beraksi dengan FZ1

Inilah Alasan Teknis, Mengapa Jokowi Lincah Beraksi dengan FZ1

Otomotif | Minggu, 19 Agustus 2018 | 20:30 WIB

Naik Moge di Pembukaan Asian Games 2018, Ini Helm Jokowi

Naik Moge di Pembukaan Asian Games 2018, Ini Helm Jokowi

Otomotif | Minggu, 19 Agustus 2018 | 20:15 WIB

Pembukaan Asian Games 2018 Jadi Trending Topic di Medsos Dunia

Pembukaan Asian Games 2018 Jadi Trending Topic di Medsos Dunia

News | Minggu, 19 Agustus 2018 | 18:00 WIB

Apa Kata Dunia Tentang Seremoni Pembukaan Asian Games 2018?

Apa Kata Dunia Tentang Seremoni Pembukaan Asian Games 2018?

Sport | Minggu, 19 Agustus 2018 | 15:00 WIB

Terkini

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:47 WIB

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:45 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:33 WIB

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:30 WIB

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:28 WIB

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

×