Pramudita Yuristya, Ditentang Orang Tua hingga Emas Asian Games

Rizki Nurmansyah

Rabu, 05 September 2018 | 12:53 WIB
Pramudita Yuristya, Ditentang Orang Tua hingga Emas Asian Games
Tim silat Indonesia, Pramudita Yuristya (kiri), Lutfi Nurhasanah (tengah) dan Gina Tri Lestari (kanan) tampil dalam babak final beregu putri pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini, Jakarta, Rabu (29/8). [Antara/INASGOC/Melvinas Priananda]

Suara.com - Jalan penuh liku harus ditempuh Pramudita Yuristya sebelum mencapai titik tertinggi meraih medali emas Asian Games 2018. Semula dia mendapat tentangan dari orang tua untuk menjadi atlet pencak silat.

Orang tuanya sempat melarang Pramudita berlatih olahraga yang dicintainya itu. Sebab, seringkali mengganggu pendidikannya yang kini sudah mencapai semester akhir di Universitas Garut, Jawa Barat.

Namun larangan itu tak dihiraukan Pramudita. Dia tetap berlatih hingga akhirnya membawa bendera Merah Putih berkibar di puncak tertinggi pada perlombaan nomor seni regu putri, bersama kedua rekannya Gina Tri Lestari dan Lutfi Nurhasanah.

Baca Juga: Peraih Medali Termuda Asian Games, Ini Target Bunga Berikutnya

"Sekarang dia membuktikannya, dulu waktu disuruh berhenti (latihan), dia enggak mau, tetap saja latihan," kata ayah Pramudita, Dani Kurnia, dikutip dari Antara, Rabu (5/9/2018).

Pramudita merupakan satu dari enam atlet pencak silat asal Garut yang meraih medali emas Asian Games ke-18.

Putri dari pasangan Nuryani dan Dani itu akhirnya berhasil meraih medali emas Asian Games 2018 dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

"Alhamdulillah bisa mengharumkan nama bangsa," ujar Dani, bersyukur.

Tim silat Indonesia peraih medali emas Pramudita Yuristya (kiri), Lutfi Nurhasanah (tengah) dan Gina Tri Lestari (kanan) berpose usai upacara penyerahan medali nomor beregu putri pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (29/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Priananda
Tim silat Indonesia peraih medali emas Pramudita Yuristya (kiri), Lutfi Nurhasanah (tengah) dan Gina Tri Lestari (kanan) berpose usai upacara penyerahan medali nomor beregu putri pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini, Jakarta, Rabu (29/8). [Antara/INASGOC/Melvinas Priananda]

Pramudita bersama kelima pesilat lainnya asal Garut sempat diarak keliling kota, sebagai tanda penghormatan atas prestasi mereka membawa nama baik bangsa dan negara.

Orang tua Pramudita sempat meneteskan air mata ketika anaknya membawa medali emas Asian Games 2018 diarak dan disambut antusias warga Garut sepanjang jalan.

Dani mengungkapkan syukur perjuangan putrinya yang sudah menekuni olahraga pencak silat sejak kelas 5 SD itu akhirnya membuahkan hasil.

Baca Juga: Rebut Emas Asian Games, Komang Dapat Tambahan Bonus Rp 100 Juta

Terkait bonus Rp 750 juta yang diterima Pramudita, sebagai penghargaan dari pemerintah atas peraih medali emas Asian Games 2018 nomor regu, Dani berharap bisa menjadi manfaat bagi masa depan anaknya.

"Pemerintah juga telah menjanjikan akan mengangkat peraih medali menjadi PNS," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS

Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Jelang Asian Games 2026, Atlet Terbaik Indonesia Bakal Unjuk Gigi di Grand Final IPL S2

Jelang Asian Games 2026, Atlet Terbaik Indonesia Bakal Unjuk Gigi di Grand Final IPL S2

Sport | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Dukung Guru PPPK Diangkat Jadi PNS, Legislator PDIP Minta Wilayah 3T dan NTT Jadi Prioritas

Dukung Guru PPPK Diangkat Jadi PNS, Legislator PDIP Minta Wilayah 3T dan NTT Jadi Prioritas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Politik di Ruang Pengasuhan: Kecemasan Membesarkan Anak di Negeri Sendiri

Politik di Ruang Pengasuhan: Kecemasan Membesarkan Anak di Negeri Sendiri

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Guru PPPK Ditarik ke Pusat, P2G Ingatkan Pemerintah Soal Status dan Karier Harus Jelas

Guru PPPK Ditarik ke Pusat, P2G Ingatkan Pemerintah Soal Status dan Karier Harus Jelas

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×