Sugianto, Peraih Emas Asian Games Terinspirasi Wiro Sableng

Rizki Nurmansyah

Rabu, 05 September 2018 | 16:45 WIB
Sugianto, Peraih Emas Asian Games Terinspirasi Wiro Sableng
Pesilat Indonesia Sugianto berpose dengan membawa bendera merah putih usai meraih medali emas dalam final tunggal putra pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini, Jakarta, Rabu (29/8). [Antara/INASGOC/Tri Budi Prianto]

Suara.com - Cucuran keringat Sugianto selama berlatih di pelatnas pencak silat akhirnya tak sia-sia. Dia meraih nilai tertinggi dalam final nomor seni tunggal putra Asian Games 2018 pada 29 Agustus lalu.

Sugianto mendapat total skor 471 dari juri atas kepiawaiannya dalam mempertontonkan jurus tangan kosong, golok, dan toya. Nilai ini tak mampu disaingi dua pesaingnya, Ilyas Sadara dan Almohaidib Abad.

Ilyas hanya mendapat skor 460 dan meraih medali perak Asian Games ke-18. Sedangkan, Almohaidib membawa pulang medali perunggu setelah mendapat total skor 455 dari juri.

Baca Juga: Asian Games 2018 Usai, Wisma Atlet untuk Asian Para Games 2018

Medali emas yang diraih Sugianto sekaligus jadi yang ke-25 dari total 31 medali emas yang diraih kontingen Merah Putih di Asian Games 2018.

"Rasanya luar biasa, senang, bangga dan haru bisa meraih medali emas Asian Games. Medali emas ini saya persembahkan untuk anak saya. Mungkin ini rezekinya," kata Sugianto saat ditemui beberapa waktu lalu.

Atas prestasi besarnya meraih medali emas Asian Games 2018 membuat pemerintah pun memberikan hadiah uang Rp 1,5 miliar bagi Sugianto sebagaimana janji sebelumnya.

Pemberian bonus dilakukan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, beberapa jam sebelum Upacara Penutupan Asian Games 2018.

Awal Perjumpaan

Perjumpaan pertama Sugianto dengan seni bela diri asli Indonesia ini bermula ketika dirinya masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar (SD).

Sugianto mengisahkan, seorang teman di sekolahnya kala itu melihat dia sering bercanda dengan teman-temannya dengan beraksi layaknya seperti di film laga.

Zaman itu, kata Sugianto, dirinya memang sangat menggemari film-film laga yang dibintangi aktor mandarin, seperti Jet Lee dan Jackie Chan, dan juga sinetron Wiro Sableng.

Baca Juga: Bonus Asian Games, Atlet Anak Pekerja Migran Diberi Rp 50 Juta

"Awalnya diajak teman saat SD kelas 4. Diajak mau ikut latihan pencak silat atau tidak. Waktu istirahat sekolah, saya suka bercanda dengan teman-teman dengan berperan aksi seperti di film action. Mungkin dari situ teman saya melihat saya punya bakat," kata Sugianto.

"Saat itu saya memang mengidolai Jet Lee dan Jackie Chan dan juga sinetron Wiro Sableng yang dibintangi Ken Ken. Mungkin dari situ inspirasi saya suka bela diri," tambahnya.

"Yang bikin tertarik dari pencak silat karena budaya bangsa ada nilai spiritualnya juga. Pencak silat itu, batinnya mencari Tuhan, lahirnya mencari kawan dan silat itu silaturahim," ujar Sugianto.

Baca Juga: Rebut Emas Asian Games, Komang Dapat Tambahan Bonus Rp 100 Juta

Selama dua tahun Sugianto menempa diri di sebuah perguruan pencak silat. Setelah lulus SD, dia sempat vakum belajar pencak silat setelah lokasi perguruannya pindah ke tempat lain.

Takdir mempertemukan lagi pesilat kelahiran Jakarta, 11 Agustus 1989, dengan seni bela diri yang dicintainnya itu saat bersekolah di SMA Bunda Kandung, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Waktu SMA saya mengikuti ekstrakulikuler pencak silat dan basket. Tapi yang lebih intens mengikuti pencak silat. Awalnya juga cuma hobi saja, tak ada kepikiran jadi atlet, cuma untuk mengambil sabuk saja," ungkap Sugianto.

Dilarang Orang Tua

Keseriusan Sugianto menekuni pencak silat membuatnya kerap mengikuti kejuaraan-kejuaraan. Namun, Sugianto yang saat itu turun di nomor tanding, gagal memboyong trofi.

Oleh pelatihnya dia lantas disuruh belajar nomor seni atau TGR (Tunggal, Ganda, Regu). Semula dia males-malesan belajar TGR karena lebih terobsesi di nomor tarung.

"Setelah ikut kejuaraan pelajar se-Jakarta Selatan tahun 2005, kira-kira saat usia 15 tahun, akhirnya saya menang. Setelah itu ditekuni lagi. Ya mungkin rezekinya di nomor seni tunggal," tutur Sugianto.

Baca Juga: Bonus Asian Games, Atlet Bulutangkis dan Wushu Diberi Logam Mulia

Sugianto bukan tak mendapat hambatan di dunia pencak silat. Tantangan terbesar datang dari keluarganya sendiri. Orang tuanya sempat melarang dia berlatih pencak silat.

Alasan orang tuanya karena khawatir putra mereka ini jatuh sakit karena punya riwayat penyakit tipes (tifus).

"Menurut orang tua kan kalau punya tipes tidak boleh capek. Tapi saya tetap bandel," tuturnya.

"Pertama kali juara, waktu itu bentuknya piala saya kasih ke orang tua. Dan Alhamdulillah setelah itu orang tua mengizinkan saya latihan hingga saat ini," ujar Sugianto.

Target Berikutnya

Kesuksesan Sugianto meraih medali emas Asian Games 2018 tak membuatnya berpuas diri. Target terdekat, dia berharap bisa mengharumkan nama Indonesia di pentas SEA Games 2019 Filipina.

Ambisi Sugianto tampil di SEA Games 2019 sepertinya lantaran ingin mewujudkan obsesi meraih medali emas di pesta olahraga se-ASEAN tersebut.

Maklum saja, dalam dua perhelatan SEA Games sebelumnya Sugianto harus puas hanya mampu membawa pulang medali perak.

Baca Juga: Gagal di Asian Games, Karateka Cantik Ini Ingin Tebus di SEA Games

Pada SEA Games 2015 di Singapura misalnya, Sugianto kalah bersaing dengan pesilat Vietnam, Hoang Quang Trung, yang meraih medali emas.

Dua tahun berikutnya di Malaysia, Sugianto gagal menandingi pesilat tuan rumah, Muhammad Afifi Nordin, yang tampil sebagai pemenang.

"Insya Allah kalau masih bisa (tampil di SEA Games 2019). Saya maunya ikut terus sampai batas usia. Batas usia di pencak silat itu sampai 35 tahun. Setelah itu enggak boleh ikut lagi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal

Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal

Sport | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pesan Jokowi ke Kader PSI: Jangan Dikit-Dikit ke Solo

Pesan Jokowi ke Kader PSI: Jangan Dikit-Dikit ke Solo

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Jokowi Dinobatkan Jadi Sesepuh Raja-raja Timor, Ribuan Warga Kupang Berebut Abadikan Momen

Jokowi Dinobatkan Jadi Sesepuh Raja-raja Timor, Ribuan Warga Kupang Berebut Abadikan Momen

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT

Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:01 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

Tak Risih Ada Kabinet Bayangan, Gibran: Demokrasi akan Semakin Matang

Tak Risih Ada Kabinet Bayangan, Gibran: Demokrasi akan Semakin Matang

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:05 WIB

Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?

Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:55 WIB

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

Beda dengan SBY dan Jokowi, Tren Elektabilitas Prabowo Melemah di Awal Masa Jabatan

Beda dengan SBY dan Jokowi, Tren Elektabilitas Prabowo Melemah di Awal Masa Jabatan

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:41 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×