Suara.com - Start buruk dialami pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Mereka gagal meraih poin di laga perdana penyisihan Grup B BWF World Tour Finals 2018, Rabu (12/12/2018).
Menghadapi pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, Hendra/Ahsan tak mampu mengembangkan permainan. Hasilnya, mereka kalah telak 4-21 dan 18-21 di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, Cina.
Sejak game pertama berlangsung, Hendra/Ahsan langsung mendapat tekanan hebat dari ganda putra ranking delapan dunia tersebut hingga tertinggal jauh 4-9.
Bahkan, selepas interval, empat poin yang dicatatkan Hendra/Ahsan tak lagi berubah. Sejak kedudukan 4-9, Hiroyuki/Yuta berhasil mencatatkan 12 poin beruntun hingga mengunci game pertama dengan skor 4-21.
Memasuki game kedua, Hendra/Ahsan mulai bisa mengembangkan permainan. Pasangan juara dunia 2013 dan 2015 itu mampu unggul jauh 11-7 saat jeda interval.
Namun, kesalahan demi kesalahan mulai ditunjukan The Daddies—julukan Hendra/Ahsan. Akibatnya, Hiroyuki/Yuta mampu berbalik unggul menjadi 11-12.
Hendra/Ahsan memang mampu kembali memperlebar jarak setelah mencatatkan empat poin beruntun hingga skor berubah 15-12.
Tapi, selepas itu mereka terlihat lengah hingga kalah dengan skor 18-21.
Kekalahan ini membuat Hendra/Ahsan belum mengumpulkan poin di Grup B BWF World Tour Finals 2018.
Mereka masih punya dua pertandingan sisa menghadapi dua ganda Cina Taipei, Chen Hung-Ling/Wang Chi-Lin dan Liao Min Chun/Su Ching Heng.
Hendra/Ahsan akan menghadapi Chen/Wang besok, Kamis (13/12/2018). Mereka wajib menang untuk menjaga harapan lolos ke semifinal BWF World Tour Finals 2018.