Doni Tata Buka-bukaan Pengalaman di MotoGP hingga Kriteria Cewek Idaman

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Kamis, 03 Januari 2019 | 19:51 WIB
Doni Tata Buka-bukaan Pengalaman di MotoGP hingga Kriteria Cewek Idaman
Doni Tata Pradita saat ditemui di bengkel Doni Tata Sport Plaza. [Mobimoto.com/Husna Rahmayunita]

Suara.com - Bagi para pencinta kejuaraan dunia balap MotoGP, tentunya sudah tak asing mendengar nama Doni Tata Pradita.

Ya, dia lah orang Indonesia pertama yang terjun ke dunia balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.

Lama tak kedengaran kabarnya, lantas ke manakah Doni Tata saat ini?

Usut punya usut rupanya kini dia lebih banyak menghabiskan waktu di kota kelahirannya Yogyakarta, disamping bolak-balik ke luar kota setiap ada event balap.

Kesehariannya dihabiskan dengan kegiatan berolahraga dan mengurus dua bengkel motor miliknya. Selain itu, dia juga disibukkan dengan melatih anak didiknya sekolah balap miliknya yang diberi nama Doni Tata Racing School (DTRS).

Perjalanan karier Doni Tata. [Mobimoto.com/Ema Rohimah]
Perjalanan karier Doni Tata. [Mobimoto.com/Ema Rohimah]

Beberapa waktu lalu, Mobimoto.com—jaringan Suara.com—jaringan berkesempatan menemui langsung rider 28 tahun itu di Yogyakarta.

Tanpa sungkan, Doni Tata pun membagikan kisah perjalanan kariernya, tampil di ajang MotoGP hingga kriteria cewek idamannya.

Bakat dari Orang Tua

Bak pepatah buah jatuh tak jauh dari pohonnya, bakat yang dimiliki Doni Tata ternyata warisan dari kedua orang tuanya, Kiswadi dan Haryani. Dua sosok tersebut dikenal sebagai pebalap nasional di eranya.

Melihat profesi yang dijalani kedua orang tuanya, Doni Tata akhirnya mengikuti jejak mereka pada usia 9 tahun dengan mengikuti berbagai kejuaraan daerah.

Selang setahun, ia memulai debut di kancah nasional dengan mengikuti Yamaha Asean Cup kelas underbone 110 cc.

Balapan itu menjadi yang paling berkesan bagi Doni Tata lantaran bisa merebut gelar juara selama dua tahun berturut-turut (2003-2004).

Memiliki potensi di atas rata-rata, sebuah wildcard diberikan tim Yamaha kepada Doni Tata. Di tahun 2007 dan 2008, ia terjun ke MotoGP kelas 125cc dan 250cc.

Pebalap Indonesia, Doni Tata Pradita, saat tampil di ajang Moto2 2013 bersama tim Suter. [AFP/Paul Crock]
Pebalap Indonesia, Doni Tata Pradita, saat tampil di ajang Moto2 2013 bersama tim Suter. [AFP/Paul Crock]

Setelah itu, ia juga berlaga di Moto2, Suzuka 4 Jam dan akhir-akhir ini fokus menjadi pebalap Supermoto dan kejuaraan internasional Trial Game Asphalt 2018.

Yang cukup membanggakan, di tahun 2018 ini Doni Tata berhasil menyabet gelar kampiun nasional Supermoto kelas 450cc dan runner-up untuk kelas 250cc.

Selain itu, ia baru saja sukses mempertahankan gelar juara umum Trial Game Asphalt 2018 FFA kelas 250cc mengulang keberhasilan di tahun sebelumnya.

Sementara untuk prestasi lainnya, Doni Tata pernah finis di posisi ke-15 ajang Moto2 dan menempati peringkat ke-28 kelas 250cc dan Moto2 di tahun 2007 dan 2013.

Lemari trofi Doni Tata Pradita. [Mobimoto.com/Husna Rahmayunita]
Lemari trofi Doni Tata Pradita. [Mobimoto.com/Husna Rahmayunita]

Berbagai trofi dan piala terlihat dipajang di bengkel motornya. Bahkan, saking banyaknya Doni Tata tak jarang memberikan pialanya ke sponsor.

"Karena sudah terlalu banyak, piala kejuaraan daerah biasanya enggak saya bawa pulang dan saya berikan ke sponsor," tuturnya.

Idolai Valentino Rossi

Prestasi yang didapat Doni Tata di berbagai ajang bukan tanpa kerja keras. Disamping itu hal itu juga berkat inspirasi dari kedua idolanya, Hendriansyah dan Valentino Rossi.

"Waktu kecil dulu, saya mengidolakan Hendriansyah, tapi kalau sekarang tetap Valentino Rossi karena meski sudah berumur 39 tahun, dia memiliki skill yang bagus dan bisa naik podium," ujar Doni Tata.

Pebalap gaek MotoGP dari tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi. [AFP/Tiziana Fabi]
Pebalap gaek MotoGP dari tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi. [AFP/Tiziana Fabi]

Berbeda halnya saat ditanya mengenai rival terberat. Sebuah jawaban yang cukup mencengangkan keluar dari mulut anak sulung dari dua bersaudara itu.

"Saya tidak pernah menganggap lawan adalah musuh besar. Musuh terberat saya adalah diri sendiri. Saya harus bisa mengalahkan diri sendiri untuk menjadi yang terbaik," tegasnya.

Mantan pebalap Yamaha itu kemudian membagikan beberapa tips sukses kepada para pebalap junior agar bisa berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

Menurutnya, skill balap saja tidak cukup, harus ada unsur keberuntungan dan keterampilan berkomunikasi.

"Pebalap muda harus semangat, disiplin tinggi untuk meraih impian, smart, kerja keras, memiliki keberuntungan dan skill berbahasa Inggris yang baik agar dekat dengan tim, sponsor dan bisa eksis di Asia dan MotoGP," tutur Doni Tata.

Balapan MotoGP di Indonesia

Sebagai orang yang sudah lama berkecimpung di dunia balap, Doni Tata juga memberikan komentarnya tentang dunia balap di Indonesia.

Berdasarkan pengakuannya, Indonesia sebenarnya memiliki banyak potensi untuk terjun ke MotoGP kelas 250cc sampai 600cc.

Tapi sayangnya kurang mendapat dukungan dari pemerintah khususnya tentang fasilitas, jadi banyak bakat yang tidak bisa tersalurkan dengan baik.

"Kenapa Indonesia tidak bisa menyaingi Malaysia dan Thailand yang sudah memiliki sirkuit yang bagus, semua karena minimnya dukungan dari pemerintah," tegasnya.

Doni Tata Pradita saat berlaga dalam ajang Supermoto. [Dok. Doni Tata]
Doni Tata Pradita saat berlaga dalam ajang Supermoto. [Dok. Doni Tata]

Ia pun juga menyayangkan status Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat yang kabarnya mulai tahun depan tidak layak untuk dijadikan tuan rumah balap Asia.

"Saya dengar, Sentul tahun depan sudah tidak layak untuk balapan, alangkah lebih baik jika pemerintah memikirkan ini," ungkap Doni Tata.

Sementara itu, saat ditanya tentang pendapatnya terkait rumor dibangunnya Sirkuit MotoGP 2021 di Mandalika, Lombok, NTB, Doni Tata memberikan jawaban yang cukup diplomatis.

"Itu masih lama, belum tentu pasti. Tapi, kalau memang sudah ada wujudnya pasti banggalah," jawab Doni Tata sambil tersenyum.

Kriteria Cewek Idaman

Dikenal sebagai pebalap motor, Doni Tata nyatanya memiliki hobi lain, yakni bersepeda. Tak banyak yang tahu, jika dirinya pernah mengikuti kejuaraan balap sepeda di tahun 2010/2011.

Tapi sayangnya, hobi itu tidak diteruskan karena lebih berat dan membutuhkan stamina fisik yang kuat.

Di sisi lain, dia punya bakat lain yaitu berakting. Terbukti saat tahun 2015, ia pernah membintangi sinetron Anak Jalanan yang ditayangkan sebuah televisi swasta.

Meski tak berpartisipasi lama, sosok Doni Tata berhasil mencuri perhatian penggemar.

Doni Tata Pradita dan motor balap kesayangan. [Mobimoto.com/Husna Rahmayunita]
Doni Tata Pradita dan motor balap kesayangan. [Mobimoto.com/Husna Rahmayunita]

Lantas bagaimana dengan urusan asmara? Siapa sangka pria yang murah senyum ini ternyata masih single.

Terkait cewek idaman, Doni Tata rupanya tak memiliki kriteria yang neko-neko.

"Yang penting seiman, mendukung karier, pengertian, putih dan tinggi," ungkap Doni Tata malu-malu.

Yang tak kalah menarik, mantan pebalap Yamaha itu mulai mempersiapkan masa depannya jika sudah pensiun nanti.

Selain bengkel dan sekolah balap, ia memiliki cita-cita menjajal bisnis kuliner.

"Sekarang sih rajin menabung dan berinvestasi. Selain itu, masih cari peluang untuk membuka bisnis resto, enggak tahu tapi buka di Yogyakarta atau Jakarta," pungkas Doni Tata.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dapat Tawaran Kemitraan dari Aprilia, VR46 Racing Tetap Pilih Ducati

Dapat Tawaran Kemitraan dari Aprilia, VR46 Racing Tetap Pilih Ducati

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:56 WIB

Jadi Tuan Rumah GP Brasil, Ini Perjalanan Diogo Moreira Sampai di MotoGP

Jadi Tuan Rumah GP Brasil, Ini Perjalanan Diogo Moreira Sampai di MotoGP

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:25 WIB

Jadwal MotoGP Brasil 2026: Diogo Moreira Balapan di Kampung Halaman

Jadwal MotoGP Brasil 2026: Diogo Moreira Balapan di Kampung Halaman

Your Say | Senin, 16 Maret 2026 | 10:30 WIB

Blak-Blakan! Valentino Rossi Ogah Naik Motor MotoGP Lagi

Blak-Blakan! Valentino Rossi Ogah Naik Motor MotoGP Lagi

Your Say | Minggu, 15 Maret 2026 | 11:17 WIB

Kecewa Berat, Fabio Quartararo Akui Terlalu Optimis dengan Motor Yamaha V4

Kecewa Berat, Fabio Quartararo Akui Terlalu Optimis dengan Motor Yamaha V4

Your Say | Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:36 WIB

Target Hanya 5 Besar, Raul Fernandez Raih Podium Ganda di GP Thailand 2026

Target Hanya 5 Besar, Raul Fernandez Raih Podium Ganda di GP Thailand 2026

Your Say | Minggu, 08 Maret 2026 | 11:14 WIB

Kontrak Joan Mir-Luca Marini Habis Tahun Ini, Siapa Opsi Penggantinya?

Kontrak Joan Mir-Luca Marini Habis Tahun Ini, Siapa Opsi Penggantinya?

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:17 WIB

Aprilia Melawan, Marc Marquez Makin Sulit Pertahankan Gelar Juara Dunia?

Aprilia Melawan, Marc Marquez Makin Sulit Pertahankan Gelar Juara Dunia?

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 09:36 WIB

Bagai Langit dan Bumi, Performa Pedro Acosta dan Maverick Vinales Disorot

Bagai Langit dan Bumi, Performa Pedro Acosta dan Maverick Vinales Disorot

Your Say | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:45 WIB

Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz

Marc Marquez Masuk Nominasi Laureus World Sportsman of the Year 2026, Bersaing dengan Alcaraz

Sport | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:03 WIB

Terkini

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:15 WIB

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:12 WIB

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:09 WIB

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:05 WIB

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara

Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara

Sport | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:58 WIB

Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar

Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar

Sport | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:13 WIB

Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup

Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup

Sport | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:38 WIB

Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar

Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar

Sport | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:33 WIB

Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games

Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games

Sport | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:55 WIB

NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025

NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025

Sport | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:51 WIB