Tulis Kalimat Rasis, Penerjemah Lomba Marathon Ini Dipecat

Galih Priatmojo, Andiarsa Nata

Rabu, 20 Februari 2019 | 14:10 WIB
Tulis Kalimat Rasis, Penerjemah Lomba Marathon Ini Dipecat
Ajang marathon Beppu-Oita Mainichi Marathon di Prefektur Oita, Jepang (Screenshoot Youtube: hades channel)

Suara.com - Gara-gara tulisannya di blog, seorang penerjemah pada ajang marathon di Jepang dipecat. Si penerjemah itu diduga menuliskan kalimat rasis

Penerjemah tersebut merupakan seorang sukarelawan di ajang marathon Beppu-Oita Mainichi Marathon di Prefektur Oita, Jepang. Wanita yang tidak disebutkan namanya itu ternyata pernah bekerja dengan para atlet dari Afrika termasuk Maroko, Ethiopia, Kenya, dan Afrika Selatan.

Meski begitu, tulisan di blog-nya itu pun berujung pemecatan terhadap dirinya. Wanita yang diduga berusia 50 tahun lebih itu menulis di blognya pada Minggu (10/2/2019) waktu setempat atau tujuh hari setelah ajang marathon tersebut berakrhir.

Dilansir dari Nextshark, tulisan dalam blognya itu ia menuliskan dengan sebutan bernada rasis untuk menggambarkan atlet dari Afrika tersebut. Namun tulisan itu kini telah lenyap alias sudah dihapus.

Ajang marathon Beppu-Oita Mainichi Marathon di Prefektur Oita, Jepang (Screenshoot Youtube: hades channel)
Ajang marathon Beppu-Oita Mainichi Marathon di Prefektur Oita, Jepang (Screenshoot Youtube: hades channel)

"Rasanya seperti berkomunikasi dengan manusia gua. Mereka simpanse yang pemalu pada awalnya, tetapi sedikit demi sedikit mereka mau terbuka," tulis penerjemah tersebut di blognya.

Bukan hanya itu saja, dalam sebuah video juga ia mengatakan atlet Afrika dengan sebutan "simpanse imut".

Atas perbuatannya tersebut, ia pun dilaporkan ke kantor tempat ia bekerja setelah tulisan di blognya tersebut ditemukan. Wanita penerjamah itu pun mengakui perbuatanya dan menyesalinya.

"Saya tidak punya perasaan rasisme atau niat jahat. Saya menyesali pilihan kata-kata saya yang tidak dipikirkan," kata penerjemah tersebut.

Merasa bertanggung jawab atas apa yang dilakukan pekerjanya, kantor tempat wanita bekerja itu pun turut meminta maaf dan berjanji akan mendidik para pekerja sukarelawannya.

baca juga

"Posting blog itu sangat tidak pantas, dan kami sangat meminta maaf kepada para atlet dan semua orang yang melihatnya. Kami akan berusaha mulai sekarang untuk menekankan pentingnya tanggung jawab kepada sukarelawan kami, dan untuk mendidik mereka," bunyi surat permintaan maaf kantor tersebut. (bolatimes.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perhatikan! Ini Rute Rekayasa Lalu Lintas Marathon Asian Games

Perhatikan! Ini Rute Rekayasa Lalu Lintas Marathon Asian Games

News | Jum'at, 24 Agustus 2018 | 10:55 WIB

Hati-hati, Jangan Sekadar Ikut-ikutan Lomba Marathon!

Hati-hati, Jangan Sekadar Ikut-ikutan Lomba Marathon!

Health | Jum'at, 06 November 2015 | 06:47 WIB

Terkini

Diikuti Atlet dari 31 Negara, Jakarta Resmi Gelar Turnamen Padel Internasional FIP 2026

Diikuti Atlet dari 31 Negara, Jakarta Resmi Gelar Turnamen Padel Internasional FIP 2026

Sport | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:43 WIB

Owi-Butet Turun Gunung! Audisi Umum PB Djarum 2026 Resmi Dimulai di Pekanbaru

Owi-Butet Turun Gunung! Audisi Umum PB Djarum 2026 Resmi Dimulai di Pekanbaru

Sport | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:32 WIB

Tragedi Aspal 60 Derajat di Sirkuit Jerez: Aksi Berani Ramadhipa Bikin Jantungan di Moto3 Spanyol

Tragedi Aspal 60 Derajat di Sirkuit Jerez: Aksi Berani Ramadhipa Bikin Jantungan di Moto3 Spanyol

Sport | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:43 WIB

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 22:11 WIB

Jakarta Tuan Rumah FIP Bronze 2026, Lebih dari 200 Atlet Padel Dunia Siap Bertarung

Jakarta Tuan Rumah FIP Bronze 2026, Lebih dari 200 Atlet Padel Dunia Siap Bertarung

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 15:26 WIB

Ungukan Car Free Day, Avrist Purple Move 2026 'Pecah' di Sudirman

Ungukan Car Free Day, Avrist Purple Move 2026 'Pecah' di Sudirman

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 14:41 WIB

Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula

Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 00:18 WIB

Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman

Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:43 WIB

Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games

Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:04 WIB

International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo

International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo

Sport | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:10 WIB

×