Piala Sudirman 2019: Indonesia vs Jepang, Rudy Hartono Ragu Bisa Juara

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Piala Sudirman 2019: Indonesia vs Jepang, Rudy Hartono Ragu Bisa Juara
Legenda bulutangkis Indonesia, Rudy Hartono saat ditemui di Gedung Jaya Raya, Thamrin, Jakarta, Jumat (26/4/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

"Sampai masuk final saja itu sudah bagus. Jangan terlalu muluk-muluk dulu lah, bebannya berat," pungkas Rudy.

Suara.com - Legenda bulutangkis nasional, Rudy Hartono tak yakin dengan peluang Indonesia menjuarai Piala Sudirman 2019. Hal itu menyusul perjumpaan Tim Indonesia dengan Jepang di semifinal Sudirman Cup 2019.

Indonesia lolos ke semifinal dengan perjuangan susah payah. Kevin Sanjaya Sukamuljo cs harus memainkan lima partai sebelum memastikan kemenangan 3-2 atas China Taipei, Jumat (24/5/2019).

Sementara Jepang tampil sangat meyakinkan di perempat final Piala Sudirman 2019. Kento Momota dan kolega melaju mulus ke semifinal setelah membekuk Malaysia dengan skor telak 3-0.

Rudy Hartono mengatakan, laga melawan Jepang menjadi ujian berat bagi Indonesia. Pasalnya, dari lima sektor yang ada, peluang terbesar Indonesia dinilai hanya di ganda putra.

Sebagaimana diketahui, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan punya head-to-head mentereng saat menghadapi wakil ganda putra Jepang. Hanya Fajar Alfian/Rian Ardianto yang hingga kini belum teruji.

Di luar itu, Jepang lebih diunggulkan, terutama tunggal putri. Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani bisa dibilang belum sebanding dengan Nozomi Okuhara maupun Akane Yamaguchi.

"Sekarang begini, untuk peluang juara itu saya tak yakin. Karena apa? Jepang cukup kuat. Kento Momota juara terus. Sedangkan ganda putra dan campuran mereka kita masih bisa lah (menang). Tapi sektor ganda putri mereka peringkat satu dunia, tunggal putri juga (kuat)," ujar Rudy Hartono saat dihubungi Suara.com, Jumat (24/5/2019).

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie (kiri), mencoba mengembalikan shuttlecock peringkat satu dunia asal Jepang, Kento Momota, di babak kedua Malaysia Open 2019, Kamis (4/4). [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie (kiri), mencoba mengembalikan shuttlecock peringkat satu dunia asal Jepang, Kento Momota, di babak kedua Malaysia Open 2019, Kamis (4/4). [Humas PBSI]

Rudy melontarkan kelakar, bila Indonesia masih punya peluang lolos ke final jika Kento Momota tiba-tiba dibekap cedera.

"Kecuali Momota tiba-tiba kelingking kakinya ada luka, cedera, nah itu namanya kita untung," kelakar Rudy diselingi tawa.

"Tapi kalau dilihat sih, saya memandangnya hanya satu. Sudah, kita berjuang saja, sampai masuk final saja itu sudah bagus. Jangan terlalu muluk-muluk dulu lah, bebannya berat," pungkas Rudy.

Skuat Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019 memberikan dukungan kepada rekan-rekannya yang tengah bertanding. [Humas PBSI]
Skuat Tim Indonesia di Piala Sudirman 2019 memberikan dukungan kepada rekan-rekannya yang tengah bertanding. [Humas PBSI]

Jika Indonesia pada akhirnya mampu mengalahkan Jepang, Jonatan Christie dan kawan-kawan sudah ditunggu lawan berat.

Mereka akan menghadapi pemenang laga semifinal Piala Sudirman 2019 lainnya antara China dan Thailand.

Laga semifinal antara Indonesia vs Jepang akan berlangsung besok, Sabtu (24/5/2019) mulai pukul 17.00 WIB, di Guangxi Sports Center, Nanning, China.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS