Polemik PB Djarum-KPAI, PBSI Sebut Bulutangkis Indonesia Tengah Diobok-obok

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Minggu, 08 September 2019 | 16:51 WIB
Polemik PB Djarum-KPAI, PBSI Sebut Bulutangkis Indonesia Tengah Diobok-obok
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (13/8/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI Susy Susanti sangat menyayangkan polemik yang terjadi antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Polemik yang tengah terjadi itu, disebut Susy, secara tak langsung tengah 'mengobok-obok' ekosistem bulutangkis Indonesia yang sejatinya tengah berjuang ke arah yang lebih baik.

Sebagaimana diketahui, PB Djarum memutuskan menghentikan audisi umum pencarian bakat bulutangkis yang telah mereka selenggarakan sejak 2006. Penghentian itu akan dimulai pada 2020.

Keputusan itu diambil PB Djarum lantaran dituding KPAI telah melakukan praktik eksploitasi anak lewat program pencarian bakat.

Penggunaan brand Djarum pada kaos masing-masing peserta audisi, dianggap KPAI sebagai sarana iklan rokok terselubung yang memanfaatkan tubuh anak sebagai medianya.

"Kami sangat prihatin, salah satu penyuplai bibit-bibit (atlet berprestasi) dipermasalahkan. Saat ini kami sedang berjuang untuk mempopulerkan bulutangkis, tapi sebagian pihak justru ingin menghentikannya," ujar Susy saat dihubungi Suara.com, Minggu (8/9/2019).

"Ini cabang olahraga bulutangkis sedang naik loh, kok istilahnya dalam arti kasar, justru 'diobok-obok' dengan (alasan) yang kurang relevan," sambungnya.

Audisi umum pencarian bakat PB Djarum. [Dok. PB Djarum]
Audisi umum pencarian bakat PB Djarum. [Dok. PB Djarum]

Susy tak menampik bila PB Djarum menjadi salah satu klub yang secara konsisten menyediakan bibit-bibit pebulutangkis berkualitas.

baca juga

Contohnya Tontowi Ahmad, Mohmamad Ahsan, hingga Kevin Sanjaya Sukamuljo merupakan atlet binaan PB Djarum sebelum sukses memberi banyak gelar bagi Indonesia.

Peraih medali emas olimpiade 1992 itu mengatakan bahwa penghentian audisi umum PB Djarum pastinya bakal berdampak pada proses regenerasi atlet di masa mendatang.

Susy berharap, pihak yang sejak awal ingin menghentikan program audisi ini bisa segera memberikan solusi nyata, dalam hal membuat wadah pencarian bibit-bibit atlet bulutangkis yang minimal setara dengan apa yang selama ini dilakukan PB Djarum.

"Pencarian bibit atlet ini kan berhubungan juga ke PBSI. Mencari bibit unggul kan tidak mungkin PBSI yang mengadakannya sendiri (tanpa bantuan pihak lain, seperti klub)," ujar Susy.

"Sekarang istilahnya siapa yang punya tugas untuk mengumpulkan bibit-bibit atlet bulutangkis, mencarinya hingga ke pelosok-pelosok Tanah Air?" pungkasnya.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppi Rasimin. [Dok. PB Djarum]
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppi Rasimin. [Dok. PB Djarum]

Sebelumnya, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppi Rasimin dalam acara konferensi pers, Sabtu (7/9/2019) di Hotel Aston, Purwokerto mengumumkan bila audisi PB Djarum untuk sementara undur diri pada 2020.

"Pada audisi kali ini (2019) juga saya sampaikan sebagai ajang untuk pamit sementara waktu, karena di tahun 2020 kita memutuskan untuk menghentikan audisi umum," ujar Yoppy dikutip dari laman resmi PB Djarum, Minggu (9/8/2019).

"Memang ini disayangkan banyak pihak, tetapi demi kebaikan bersama kita hentikan dulu, biar reda dulu, dan masing-masing pihak agar bisa berpikir dengan baik," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik PB Djarum dan KPAI, KOI Akan Panggil Kedua Belah Pihak

Polemik PB Djarum dan KPAI, KOI Akan Panggil Kedua Belah Pihak

Sport | Minggu, 08 September 2019 | 16:21 WIB

Audisi PB Djarum Dihentikan, KPAI Tak Merasa Bersalah

Audisi PB Djarum Dihentikan, KPAI Tak Merasa Bersalah

Sport | Minggu, 08 September 2019 | 16:11 WIB

Audisi Umum PB Djarum Dihentikan, Legenda Bulutangkis Kecewa

Audisi Umum PB Djarum Dihentikan, Legenda Bulutangkis Kecewa

Sport | Minggu, 08 September 2019 | 16:01 WIB

PB Djarum Hentikan Audisi Umum Bulutangkis Mulai 2020, Polemik dengan KPAI?

PB Djarum Hentikan Audisi Umum Bulutangkis Mulai 2020, Polemik dengan KPAI?

News | Minggu, 08 September 2019 | 15:58 WIB

Audisi Umum PB Djarum Dihentikan, Menpora Imam Nahrawi Kaget

Audisi Umum PB Djarum Dihentikan, Menpora Imam Nahrawi Kaget

Sport | Minggu, 08 September 2019 | 15:05 WIB

Terkini

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:10 WIB

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:05 WIB

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:04 WIB

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:52 WIB

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:45 WIB

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 07:36 WIB

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:34 WIB

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

×